Back to Bali – 07 Mei 2026 | Persis Solo kembali menggelar tiga laga terakhirnya di BRI Super League dengan target kuat mempertahankan posisi papan atas. Klub yang dimiliki oleh Kaesang Pangarep ini tidak hanya berjuang demi prestasi, melainkan juga menyiapkan diri untuk menegaskan eksistensi sebagai proyek sepakbola modern yang mengedepankan profesionalisme dan pengembangan talenta lokal.
Jadwal Tiga Laga Terakhir Persis Solo
- 17 Mei 2026 – Persis Solo vs. PSIS Semarang (Stadion Manahan)
Pertandingan pembuka pekan ini menjadi ujian pertama setelah jeda internasional. Persis Solo mengandalkan skuat utama dengan striker Andi Pratama kembali fit setelah cedera. Kemenangan di kandang diharapkan menjadi pijakan untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan di rumah. - 24 Mei 2026 – Persis Solo vs. PSM Makassar (Stadion Gelora B.J. Habibie)
Laga tandang melawan PSM yang sedang berada di zona tengah klasemen menuntut strategi defensif yang rapi. Pelatih veteran, Budi Santoso, diprediksi akan menurunkan formasi 4-3-3 dengan penekanan pada serangan balik cepat. - 31 Mei 2026 – Persis Solo vs. Persebaya Surabaya (Stadion Manahan)
Pertarungan melawan Persebaya menjadi pertandingan krusial menjelang akhir pekan pertama. Kedua tim berada di zona persaingan gelar, sehingga hasil pertandingan ini berpotensi mengubah posisi klasemen secara signifikan.
Pertaruhan Nasib Klub Kaesang Pangarep di Super League
Kaesang Pangarep, putra Presiden Joko Widodo, menaruh harapan besar pada Persis Solo sebagai wadah menyalurkan semangat kompetitif dan inovasi manajemen sepakbola. Investasi yang telah dikeluarkan tidak hanya mencakup pembangunan fasilitas latihan baru, tetapi juga program akademi usia dini yang menargetkan penemuan bakat-bakat muda di Jawa Tengah.
Secara finansial, klub mengandalkan sponsor lokal dan dukungan pemerintah daerah untuk menutupi anggaran operasional. Namun, performa di lapangan tetap menjadi faktor utama dalam menarik sponsor nasional yang dapat meningkatkan pendapatan komersial. Tiga laga terakhir menjadi arena penentu apakah strategi jangka panjang dapat terwujud menjadi hasil nyata di papan skor.
Di sisi lain, tekanan dari suporter semakin terasa. Persis Solo dikenal memiliki basis pendukung yang fanatik, dan harapan mereka tidak hanya pada hasil pertandingan, melainkan juga pada penampilan menarik serta kebijakan transparan dalam manajemen klub. Kaesang berkomitmen untuk meningkatkan interaksi dengan suporter melalui platform digital dan program komunitas yang melibatkan anak muda.
Target Poin dan Posisi Klasemen
| Laga | Target Poin | Posisi Setelah Laga |
|---|---|---|
| Persis vs. PSIS | 3 | 2nd |
| Persis vs. PSM | 1 | 3rd (tergantung hasil) |
| Persis vs. Persebaya | 3 | 1st (kemungkinan) |
Jika Persis Solo berhasil mengamankan enam poin dari tiga pertandingan tersebut, klub berpeluang menancapkan diri di zona juara. Kegagalan meraih setidaknya empat poin dapat menurunkan morale dan menurunkan peluang masuk ke fase akhir kompetisi.
Secara keseluruhan, tiga laga terakhir ini tidak hanya menjadi penentu perjalanan Persis Solo di musim ini, melainkan juga menjadi cermin keberhasilan proyek Kaesang Pangarep dalam mengelola sebuah klub sepakbola profesional. Keberhasilan di lapangan akan membuka pintu bagi investasi lebih besar, pengembangan akademi, serta meningkatkan popularitas klub di kancah nasional.
Dengan strategi yang terintegrasi antara manajemen, pelatih, pemain, dan suporter, Persis Solo berada pada posisi yang tepat untuk menantang dominasi klub-klub tradisional dan mengukir sejarah baru di BRI Super League.













