Pembangunan PSEL Benoa untuk Pengelolaan Sampah Modern

Back to Bali – 12 Juni 2026 | Pemerintah Kota Denpasar bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pemanfaatan lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan Pelabuhan Benoa. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) beserta sarana pendukungnya. Penandatanganan PKS ini dilakukan…

Pembangunan PSEL Benoa untuk Pengelolaan Sampah Modern

Back to Bali – 12 Juni 2026 | Pemerintah Kota Denpasar bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pemanfaatan lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di kawasan Pelabuhan Benoa. Lahan ini akan digunakan untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) beserta sarana pendukungnya.

Penandatanganan PKS ini dilakukan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Gerakan Bali Bersih Sampah menuju Bali 100 Persen Memilah Sampah. Kegiatan ini disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Bali, dan jajaran Forkopimda Provinsi Bali.

Pembangunan PSEL diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir dan menghasilkan energi terbarukan yang bermanfaat. Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah berbasis teknologi di Kota Denpasar.

Menteri Lingkungan Hidup juga memberikan apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah di Bali dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Di akhir kegiatan, seluruh peserta rapat koordinasi menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan Bali 100 persen memilah sampah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar