Back to Bali – 01 April 2026 | Dalam sebuah laga penentuan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, Bosnia dan Herzegovina berhasil mengalahkan Italia melalui adu penalti, memastikan tempat pertama mereka di Piala Dunia FIFA 2026. Gol penyama waktu reguler yang dicetak oleh Haris Tabaković menjadi titik balik penting dalam pertandingan yang berakhir 1-1 setelah perpanjangan waktu, sementara Esmir Bajraktarević mengeksekusi tendangan penalti penentu pada adu tendangan.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Italia sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat Moise Kean yang memanfaatkan kesalahan kiper Bosnia. Namun, serangan balik Bosnia tak lama berselang, ketika Haris Tabaković menembus pertahanan Italia dan mencetak gol penyama pada menit ke-57, mengembalikan kedudukan menjadi imbang 1-1.
Usai gol Tabaković, kedua tim berusaha memanfaatkan peluang, namun pertahanan masing-masing tampak rapat. Italia sempat kehilangan seorang pemain penting ketika Alessandro Bastoni menerima kartu merah setelah menolak peluang mencetak gol lawan, menambah tekanan pada skuad Azzurri.
Pertandingan melanjutkan ke perpanjangan waktu tanpa tambahan gol. Kedua tim menampilkan taktik defensif yang ketat, dan wasit tidak meninjau VAR untuk insiden kontroversial yang melibatkan Demirović. Akhirnya, keputusan harus ditentukan melalui adu penalti.
Adu Penalti yang Menegangkan
Di babak adu penalti, tekanan terasa kian berat. Italia gagal mengeksekusi dua tendangan, sementara Bosnia tetap tenang. Esmir Bajraktarević mengambil tendangan terakhir dan mengeksekusi dengan presisi, memastikan kemenangan 4-3 dalam adu penalti. Dengan kemenangan ini, Bosnia dan Herzegovina mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 dan akan menjamu Kanada dalam pertandingan pembuka mereka pada 12 Juni di BMO Field, Toronto.
Peran Krusial Haris Tabaković
Haris Tabaković, pemain sayap kiri yang sebelumnya bermain di liga domestik Bosnia, tampil sebagai pahlawan utama. Golnya tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga mengangkat moral tim di saat mereka berada di bawah tekanan besar. Penampilan Tabaković menegaskan pentingnya kontribusi pemain lokal dalam kancah internasional, terutama pada turnamen sekelas Piala Dunia.
Tabaković, yang dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dribblingnya, menunjukkan ketenangan luar biasa dalam situasi kritis. Golnya menjadi bukti bahwa pemain Bosnia mampu bersaing dengan bintang-bintang dunia, sekaligus menambah kepercayaan diri tim menjelang turnamen besar.
Reaksi dan Dampak Kualifikasi
Para pendukung Bosnia meluapkan sorak sorai, menyalakan kembang api, dan mengibarkan bendera nasional setelah kemenangan dramatis ini. Pelatih Bosnia, nama pelatih, memuji keberanian tim dan menyoroti peran penting Tabaković serta Bajraktarević dalam meraih hasil akhir.
Sementara itu, Italia harus meratapi kegagalan mereka. Tim Azzurri, yang sebelumnya diharapkan menjadi favorit, kini harus menerima kenyataan pahit tidak lolos ke turnamen pertama mereka sejak 2018. Kritik meluas terhadap keputusan taktik dan kegagalan mengeksekusi peluang di babak pertama pertandingan.
Kualifikasi Bosnia membuka peluang baru bagi sepak bola Balkan, menegaskan bahwa negara kecil pun dapat menembus panggung dunia dengan kerja keras dan strategi tepat. Keberhasilan ini diperkirakan akan meningkatkan minat sponsor, investasi infrastruktur, serta menginspirasi generasi muda di Bosnia.
Dengan tiket ke Piala Dunia kini berada di tangan Bosnia, persiapan intensif sudah dimulai. Tim akan berlatih di fasilitas modern, sementara federasi sepak bola Bosnia menyiapkan kamp pra-turnamen di luar negeri untuk menyesuaikan diri dengan standar kompetisi internasional.
Kesimpulannya, gol penyelamat Haris Tabaković dan keberhasilan Bosnia dalam adu penalti menandai babak baru dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Kualifikasi ini tidak hanya menambah kebanggaan nasional, tetapi juga menegaskan posisi Bosnia sebagai kompetitor yang patut diperhitungkan di panggung Piala Dunia 2026.













