Back to Bali – 01 April 2026 | Raksasa cloud dan database, Oracle, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 491 karyawan di negara bagian Washington, yang mencakup dua kantor utama di Seattle serta sejumlah pekerja remote. Pengumuman tersebut tercatat dalam surat pemberitahuan WARN yang diajukan ke Departemen Keamanan Kerja Washington dan resmi berlaku mulai 1 Juni 2026.
Rincian Pemutusan Kerja
PHK ini menargetkan lebih dari 230 pengembang perangkat lunak dari berbagai level senioritas, serta tambahan 48 staf dengan jabatan pengembangan perangkat lunak. Posisi yang terdampak meliputi senior director, wakil presiden, manajer, pengembang produk, manajer produk, manajer program, insinyur keandalan situs, analis teknis, serta desainer pengalaman pengguna. Secara keseluruhan, pemutusan kerja ini menambah deretan aksi restrukturisasi yang telah dilakukan Oracle pada tahun sebelumnya, yaitu 161 PHK pada Agustus 2025 dan 101 PHK pada Oktober 2025.
Penyebab: AI dan Efisiensi Biaya
Dalam panggilan earnings pada 10 Maret 2026, Mike Sicilia, co‑CEO Oracle, menjelaskan bahwa adopsi alat pemrograman berbasis kecerdasan buatan (AI) memungkinkan tim teknik yang lebih kecil menghasilkan solusi yang lebih lengkap dan lebih cepat bagi pelanggan. Menurut Sicilia, penggunaan AI telah menghasilkan efisiensi operasional yang signifikan, memaksa perusahaan untuk menyesuaikan ukuran tenaga kerjanya.
Selain dorongan AI, Oracle juga menghadapi tekanan biaya tinggi terkait pengembangan dan operasional pusat data baru. Sebuah laporan Bloomberg sebelumnya menyinggung bahwa perusahaan sedang menyiapkan investasi besar untuk infrastruktur cloud, yang menambah beban keuangan dan mendorong upaya pemotongan biaya melalui pengurangan tenaga kerja.
Dampak terhadap Ekosistem Seattle
Seattle selama dekade terakhir telah menjadi magnet bagi talenta teknologi, dengan Oracle, Amazon, Microsoft, dan raksasa lainnya bersaing memperebutkan sumber daya manusia. Pada akhir 2025, LinkedIn mencatat sekitar 3.800 karyawan Oracle berada di wilayah Seattle. PHK terbaru ini menurunkan jumlah tersebut secara signifikan, mempengaruhi tidak hanya para profesional teknologi tetapi juga ekosistem pendukung seperti penyedia layanan, konsultan, dan startup yang bergantung pada kolaborasi dengan Oracle.
Penurunan tenaga kerja di sektor teknologi tidak eksklusif bagi Oracle. Perusahaan seperti Meta dan T‑Mobile juga mengumumkan PHK dalam skala seratusan karyawan di Washington, mencerminkan tren industri yang lebih luas dalam menyesuaikan operasi terhadap realitas ekonomi pasca‑pandemi dan percepatan digitalisasi berbasis AI.
Reaksi dan Prospek Kedepan
Reaksi awal dari karyawan yang terdampak menampakkan keprihatinan mendalam, dengan beberapa mengungkapkan perasaan kehilangan pekerjaan secara mendadak melalui platform profesional. Meskipun Oracle menegaskan bahwa kedua kantor di Seattle tidak akan ditutup, perusahaan belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai rencana restrukturisasi internal atau dukungan transisi bagi yang terpaksa keluar.
Para analis memperkirakan bahwa Oracle akan terus memanfaatkan AI untuk memperkecil tim teknik, namun tetap harus menyeimbangkan antara inovasi teknologi dan kebutuhan akan tenaga kerja berpengalaman. Jika AI dapat menggantikan sebagian fungsi pengkodean rutin, peluang baru bagi spesialis AI, data science, dan arsitektur cloud dapat muncul, namun transisi ini membutuhkan pelatihan ulang dan penyesuaian strategi sumber daya manusia.
Ke depan, Oracle diperkirakan akan memperkuat investasi di pusat data generasi berikutnya, sekaligus mengoptimalkan biaya operasional melalui otomatisasi. Namun, keberhasilan strategi ini akan sangat tergantung pada kemampuan perusahaan dalam menjaga kepuasan pelanggan serta mempertahankan reputasi sebagai pemberi kerja yang kompetitif di pasar teknologi yang sangat dinamis.
Secara keseluruhan, gelombang pemotongan kerja ini menandai fase kritis bagi Oracle dalam menavigasi transformasi digital berbasis AI, sambil tetap mempertahankan posisi kompetitifnya melawan rival‑rival utama di industri cloud.













