Back to Bali – 28 Maret 2026 | Geely Auto, raksasa otomotif asal Tiongkok, resmi mengumumkan pembentukan Geely Technology Europe, sebuah pusat riset dan pengembangan (R&D) terpadu yang berlokasi di Swedia dan Jerman. Inisiatif ini dirancang untuk mempercepat proses peluncuran mobil global, menurunkan jeda waktu antara pasar domestik dan internasional menjadi kurang dari enam bulan.
Visi Strategis di Benua Biru
CEO Geely Technology Europe, Giovanni Lanfranchi, menegaskan pentingnya Eropa sebagai tolok ukur global dalam industri otomotif. \”Eropa lebih dari sekadar pasar utama, ia adalah standar keunggulan otomotif dunia,\” ujarnya dalam konferensi pers di Stockholm. Dengan integrasi tim teknik di Swedia, Jerman, dan China, Geely berharap menciptakan alur kerja R&D tanpa batas yang dapat menghasilkan platform kendaraan global sejak tahap konsep.
Fokus Pengembangan Utama
- Arsitektur Kendaraan Global: Tim akan merancang rangka dasar yang dapat diadaptasi untuk berbagai merek Geely, termasuk Zeekr, Lynk & Co, serta brand utama Geely.
- Optimalisasi Produk: Penyesuaian spesifikasi teknis sesuai regulasi dan preferensi pasar regional, termasuk sistem suspensi, efisiensi bahan bakar, dan material ringan.
- Teknologi AI dan Driver Assistance: Pengembangan sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut (ADAS) bernama G‑ASD, yang pada Maret 2026 berhasil memperoleh sertifikasi UN R171 dari otoritas penguji Eropa.
Kolaborasi Tiongkok‑Eropa
Geely Technology Europe tidak beroperasi secara terpisah, melainkan berkoordinasi erat dengan Geely Research Institute di Beijing. Kerjasama ini memperkuat alur data, uji coba virtual, dan validasi keamanan kendaraan. Selain itu, fasilitas pengujian keselamatan otomotif di Tiongkok diperluas, memungkinkan simulasi lintas pasar yang lebih cepat dan akurat.
Sejarah Kemitraan dengan Volvo
Langkah ini merupakan kelanjutan dari kemitraan Geely dengan Volvo yang dimulai pada 2013 di Gothenburg, Swedia. Selama lebih dari satu dekade, kolaborasi tersebut telah menghasilkan transfer teknologi dan pengetahuan manufaktur, yang kini menjadi fondasi bagi pendirian hub R&D Eropa.
Dampak terhadap Konsumen Global
Dengan target peluncuran produk di bawah enam bulan, konsumen di seluruh dunia dapat menikmati model terbaru hampir bersamaan dengan peluncuran di pasar Tiongkok. Kecepatan ini diharapkan meningkatkan kepuasan pelanggan, mengurangi risiko penurunan penjualan akibat keterlambatan, serta memperkuat posisi Geely sebagai pemain utama dalam mobilitas cerdas.
Selain percepatan waktu, sertifikasi UN R171 untuk G‑ASD membuka pintu resmi bagi kendaraan berbasis AI Geely memasuki pasar Uni Eropa. Sistem ini mencakup fitur-fitur seperti pengereman darurat otomatis, pengenalan pejalan kaki, dan kontrol kecepatan adaptif, yang sesuai dengan standar keselamatan paling ketat di dunia.
Pusat riset baru ini juga menargetkan pengembangan kokpit pintar berbasis kecerdasan buatan, yang memungkinkan pengalaman digital terpersonalisasi bagi pengemudi. Integrasi teknologi infotainment, asisten suara, dan layanan konektivitas akan menjadi nilai jual utama pada model-model mendatang.
Secara keseluruhan, Geely Technology Europe menandai evolusi penting dalam strategi global Geely, menggabungkan keunggulan teknik Eropa, kapasitas produksi massal Tiongkok, dan inovasi AI yang terdepan. Langkah ini tidak hanya mempercepat siklus peluncuran, tetapi juga menegaskan ambisi Geely untuk menjadi standar baru dalam industri otomotif dunia.













