Back to Bali – 11 April 2026 | Belgrano kembali menunjukkan ketangguhan di ajang Apertura Argentina setelah mengamankan tiga poin penting melawan Aldosivi dalam laga kandang yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026. Pertandingan yang berlangsung di stadion lokal itu berakhir dengan skor 1-0, berkat gol tunggal Lucas Zelarayan pada babak pertama, meskipun tim tuan rumah harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Emiliano Rigoni menerima kartu merah pada menit ke-51.
Detik-detik Kemenangan Belgrano
Zelarayan membuka keunggulan Belgrano pada menit ke-28 setelah berhasil menembus kerumunan di dalam kotak penalti lawan dan melepaskan tembakan yang meluncur tepat ke sudut gawang. Gol itu menjadi penentu dalam pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi.
- Gol pertama: Lucas Zelarayan, menit 28.
- Kartu merah: Emiliano Rigoni (Belgrano), menit 51, karena tindakan keras.
- Penjaga gawang heroik: Thiago Cardozo (Belgrano), melakukan serangkaian penyelamatan krusial di babak kedua.
Setelah pengusiran Rigoni, Belgrano harus mengatur taktik dengan satu pemain kurang. Pelatih mengganti formasi menjadi 4-4-1, menempatkan Cardozo sebagai sandaran terakhir dan menambah tekanan pada lini tengah. Aldosivi, yang mengharapkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan, menciptakan beberapa peluang, namun semuanya gagal berbuah karena refleks tajam Cardozo.
Kondisi Grup B dan Implikasi Poin
Dengan hasil ini, Belgrano naik ke posisi keempat klasemen Grup B yang berisi 15 tim, mengumpulkan 22 poin. Kemenangan tersebut memperlebar jarak mereka dari Aldosivi yang kini berada di posisi keempat belas dengan selisih 16 poin. Pencapaian ini meneguhkan ambisi Belgrano untuk tetap berada di zona kualifikasi dan berpotensi bersaing untuk tempat di fase knockout.
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 4 | Belgrano | 22 |
| 14 | Aldosivi | 6 |
Statistik tim menunjukkan bahwa Belgrano kini mencatatkan rata-rata kepemilikan bola 54% dan tembakan tepat sasaran sebanyak 7 kali selama lima pertandingan terakhir. Sementara Aldosivi harus memperbaiki pertahanan, khususnya dalam mengatasi serangan balik cepat yang menjadi ancaman utama Belgrano.
Reaksi dan Prospek Kedepan
Pelatih Belgrano, yang tidak disebutkan namanya dalam laporan, menyatakan kepuasannya atas kemenangan meski harus bermain dengan sepuluh pemain. Ia menekankan pentingnya konsistensi pertahanan dan menilai penampilan Cardozo sebagai contoh komitmen tim.
Di sisi lain, manajer Aldosivi menilai hasil tersebut sebagai pelajaran berharga. Ia menekankan perlunya memperbaiki disiplin pemain agar tidak kembali mengalami pengusiran yang dapat mengubah dinamika pertandingan.
Laga selanjutnya bagi Belgrano akan melawan tim papan atas Grup B, yang akan menjadi ujian serius bagi strategi tanpa Rigoni. Sementara Aldosivi berupaya bangkit dengan memperbaiki lini pertahanan dan menambah efisiensi serangan untuk menghindari degradasi lebih lanjut.
Secara keseluruhan, kemenangan tipis ini menegaskan bahwa Belgrano mampu bertahan dalam situasi sulit dan tetap bersaing di zona kualifikasi. Dengan performa solid dari gelandang hingga kiper, tim ini menunjukkan bahwa tantangan selanjutnya dapat dihadapi dengan percaya diri.













