Back to Bali – 13 April 2026 | Sabtu malam (12/4/2026) menjadi saksi gemerlap aksi tiga laga penting dalam rangka pekan ke-24 Championship 2025/2026. Pertandingan yang diselenggarakan secara bersamaan di tiga stadion berbeda menghasilkan dua kemenangan meyakinkan bagi tuan rumah sekaligus satu hasil imbang yang menegangkan bagi tamu. Hasil-hasil tersebut tidak hanya menambah poin bagi masing-masing tim, tetapi juga mengubah posisi klasemen sementara, memperkaya narasi kompetisi yang semakin kompetitif.
PSPS Pekanbaru Dominasi di Kandang, Menang 3-1 atas Persikad
Laga pembuka dijalankan di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, pukul 19.00 WIB. PSPS Pekanbaru menampilkan serangan cepat dan taktik menekan tinggi sejak menit pertama. Gol pembuka datang pada menit ke-19 melalui Douglas, yang memanfaatkan umpan terobosan Asir. Tak lama kemudian, pada menit ke-27, Asir menambah keunggulan dengan tembakan jarak menengah yang melesat ke sudut kanan gawang lawan.
Persikad sempat menanggapi melalui gol tunggal Rosalvo pada menit ke-3, namun serangan balik PSPS tak terhentikan. Asir kembali memperpanjang keunggulan pada menit ke-87, menutup skor menjadi 3-1. Kemenangan ini menegaskan kekuatan ofensif PSPS dan memberikan tiga poin penting yang mengangkat mereka dalam persaingan zona aman.
Kendal Tornado FC Memukau Solo, Menang Telak 3-0 atas Persiba Balikpapan
Di Stadion Sriwedari, Solo, Kendal Tornado FC menampilkan permainan yang terorganisir dan mematikan. Pertandingan dimulai dengan tempo sedang, namun pada menit ke-45, Patrick Cruz membuka skor lewat tembakan kuat dari luar kotak penalti. Gol pertama menjadi pemicu semangat tim, yang kemudian menguasai babak pertama hingga berakhir dengan keunggulan 1-0.
Babak kedua berlangsung lebih dinamis. Muhammad Ragil menambah keunggulan pada menit ke-52 dengan penyelesaian satu lawan satu di dalam kotak penalti. Tak berhenti di situ, Patrick Cruz kembali mempertegas dominasi Laskar Badai Pantura dengan mencetak dua gol tambahan pada menit ke-73, menutup pertandingan dengan skor 3-0. Kemenangan ini menempatkan Kendal Tornado FC pada peringkat keempat klasemen dengan total 44 poin, sementara Persiba Balikpapan tetap berada di zona bawah dengan 17 poin.
Sumsel United Menahan Serangan FC Bekasi City, Pertandingan Berakhir Imbang
Pertandingan ketiga berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang. FC Bekasi City langsung mengancam sejak menit ke-15 ketika Saldi mencetak gol pembuka. Namun, Sumsel United tidak tinggal diam. Tim asuhan pelatih muda tersebut menata serangan balasan dengan pola passing pendek dan penekanan tinggi.
Setelah hampir setengah jam berlalu, Sumsel United berhasil menyamakan kedudukan melalui gol balasan pada menit ke-30, yang dikerjakan oleh pemain sayap kanan mereka. Kedua tim kemudian saling beradu strategi, namun pertahanan masing-masing berhasil menahan serangan lanjutan. Laga berakhir dengan skor imbang 1-1, memberi satu poin bagi masing-masing tim. Bagi Sumsel United, hasil ini merupakan titik balik penting untuk menghindari zona degradasi, sementara FC Bekasi City harus puas dengan satu poin ekstra dalam upaya memperbaiki posisi klasemen mereka.
Secara keseluruhan, malam itu menampilkan tiga cerita berbeda: dominasi PSPS di rumahnya, kehancuran pertahanan Persiba oleh Kendal Tornado, serta duel sengit yang berakhir imbang antara Sumsel United dan FC Bekasi City. Semua hasil tersebut akan berpengaruh pada susunan klasemen sementara, dimana tiga poin tambahan bagi PSPS dan Kendal Tornado memperkuat posisi mereka di zona tengah atas, sementara Sumsel United berusaha menstabilkan poin demi menghindari zona relegasi.
Ke depan, pekan berikutnya diprediksi akan menambah ketegangan, terutama bagi tim-tim yang masih berada di ambang zona turun. Pertandingan-pertandingan selanjutnya akan menjadi ajang pembuktian bagi para pelatih dalam mengatur taktik, serta bagi pemain untuk menunjukkan konsistensi performa mereka di lapangan.













