Drama Lee Zii Jia Berakhir, Malaysia Fokus pada Duo Pearly/Thinaah di Thomas & Uber Cup 2026

Back to Bali – 14 April 2026 | Turnamen paling bergengsi dalam bulu tangkis beregu, Thomas & Uber Cup 2026, akan digelar di Horsens, Denmark..

3 minutes

Read Time

Drama Lee Zii Jia Berakhir, Malaysia Fokus pada Duo Pearly/Thinaah di Thomas & Uber Cup 2026

Back to Bali – 14 April 2026 | Turnamen paling bergengsi dalam bulu tangkis beregu, Thomas & Uber Cup 2026, akan digelar di Horsens, Denmark pada 24 April hingga 3 Mei. Malaysia menatap kompetisi tersebut dengan skuad yang telah disahkan, menekankan stabilitas di lini tunggal putra dan menaruh harapan besar pada pasangan ganda putri Pearly Tan / Thinaah Muralitharan.

Setelah sempat menimbulkan keraguan di tengah sesi latihan, Lee Zii Jia tetap dipertahankan oleh Badminton Association of Malaysia (BAM) sebagai pemain andalan tunggal putra. Meskipun baru-baru ini absen karena masalah kebugaran, Lee kembali masuk dalam daftar 10 pemain putra yang akan berjuang di Thomas Cup. Peringkat dunia Lee yang turun di luar 40 besar memaksa manajemen tim menyiapkan skenario cadangan, termasuk kemungkinan menurunkannya menjadi pemain tunggal ketiga atau bahkan cadangan.

Daftar Pemain Malaysia untuk Thomas Cup 2026

  • Lee Zii Jia – tunggal putra (opsi utama, dengan peran cadangan bila diperlukan)
  • Leong Jun Hao – tunggal putra
  • Justin Hoh – tunggal putra
  • Shole Aidil – tunggal putra
  • Ganda putra: pasangan yang belum diumumkan secara resmi, namun diperkirakan melibatkan pemain muda yang menunjukkan performa bagus di sirkuit internasional.

Keputusan untuk tetap mengangkat Lee Zii Jia tidak lepas dari intervensi mantan legenda Malaysia, Lee Chong Wei, yang menegaskan bahwa BAM tidak akan memaksa pemain yang tengah cedera untuk berkompetisi. “Jika kondisi fisik belum optimal, kami tidak akan memaksakan mereka,” ujar Lee Chong Wei dalam pernyataan resmi. Namun, tekanan dari media dan harapan publik membuat BAM menilai Lee masih memiliki peran penting untuk mengangkat moral tim.

Pearly Tan / Thinaah Muralitharan, Harapan Utama di Uber Cup

Di sisi wanita, pasangan ganda putri Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan menjadi sorotan utama. Kedua pemain muda ini berhasil menorehkan hasil impresif di ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2026, menembus babak semifinal dan mengamankan medali perunggu. Keberhasilan mereka menambah keyakinan bahwa mereka mampu menantang pasangan top dunia di fase grup Uber Cup.

Dalam skuad Uber Cup, selain Pearly/Thinaah, Malaysia menyiapkan sejumlah pemain muda yang akan mengisi lini ganda putri dan tunggal putri. Fokus pelatihan intensif diadakan setelah BAC, dengan program pemusatan latihan di Horsens minggu sebelum kompetisi untuk menyesuaikan diri dengan iklim dan kondisi lapangan.

Jadwal Thomas & Uber Cup 2026 dan Tantangan Grup

Turnamen dimulai pada 24 April, dengan Malaysia masuk dalam Grup D untuk Thomas Cup bersama Thailand, Prancis, dan Aljazair. Di Uber Cup, tim wanita akan beradu di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia. Jadwal grup menempatkan Malaysia menghadapi lawan yang kuat pada fase awal, sehingga persiapan mental dan taktik menjadi kunci utama.

Berikut ringkasan jadwal fase grup:

Hari Waktu (WIB) Pertandingan
24 April 23.00 Indonesia vs Aljazair (Thomas Cup)
25 April 17.00 Indonesia vs Kanada (Uber Cup)
26 April 13.30 Indonesia vs Thailand (Thomas Cup)
26 April 23.30 Indonesia vs Australia (Uber Cup)
28 April 15.00 Indonesia vs Taiwan (Uber Cup)
28 April 23.30 Indonesia vs Perancis (Thomas Cup)

Walaupun tabel di atas menampilkan jadwal tim Indonesia, kalender serupa berlaku bagi Malaysia dengan menyesuaikan lawan grup masing‑masing. Kedua turnamen dijadwalkan selesai pada awal Mei, memberi ruang bagi tim nasional untuk mempersiapkan Olimpiade 2028.

Harapan dan Strategi Akhir

Dengan Lee Zii Jia yang kembali mendapat kepercayaan, serta Pearly Tan/Thinaah Muralitharan yang menjadi tumpuan di Uber Cup, Malaysia berharap dapat mengembalikan kejayaan yang sempat meredup sejak era Lee Chong Wei. Pelatih kepala tim menekankan pentingnya konsistensi, kebugaran, dan kerja sama tim dalam menghadapi tekanan grup yang ketat.

Jika Lee dapat mengatasi masalah kebugaran dan menampilkan permainan agresifnya, ia berpotensi menjadi faktor penentu pada fase knockout. Sementara itu, Pearly/Thinaah diharapkan dapat memanfaatkan kecepatan dan ketajaman taktik untuk mengalahkan pasangan-pasangan berpengalaman dari Asia dan Eropa.

Seluruh skuad Malaysia kini berada dalam fase akhir persiapan, dengan sesi latihan intensif yang mencakup teknik, taktik, serta simulasi pertandingan. Antusiasme para suporter di Malaysia pun memuncak, menanti momen dramatis di mana drama Lee Zii Jia berakhir dan pasangan Pearly/Thinaah menjadi sorotan utama dalam upaya mengangkat trofi Thomas & Uber Cup 2026.

About the Author

Bassey Bron Avatar