Back to Bali – 16 April 2026 | Jakarta – Sorotan publik kembali tertuju pada selebriti kontroversial Nikita Mirzani setelah sejumlah media sosial menyebarkan klaim bahwa ia telah mengalami kebangkrutan sejak penahanannya pada awal tahun ini. Beredar pula informasi bahwa bisnis kuliner dan lini perawatan kulit (skincare) miliknya tutup, menimbulkan keprihatinan atas kondisi keuangan sang artis serta nasib anak–anaknya.
Asal‑usul rumor kebangkrutan
Isu tersebut pertama kali muncul lewat unggahan foto-foto penjara dan catatan pengeluaran yang diklaim berasal dari sumber dekat. Beberapa netizen mengaitkan penahanan Nikita dengan penurunan pendapatan, mengingat ia tidak dapat mengelola usahanya secara langsung selama masa tahanan. Dalam hitungan hari, rumor tersebut menyebar luas, memicu diskusi hangat di ruang‑ruang daring.
Pernyataan manajer: “Tidak ada tanda kebangkrutan”
Manajer pribadi Nikita, yang meminta anonim demi melindungi privasinya, membantah keras tudingan kebangkrutan. Dalam sebuah pernyataan resmi yang disampaikan melalui tim humas, ia menegaskan bahwa semua outlet kuliner dan produk skincare masih beroperasi dengan orderan yang “ramai”. Ia menambahkan bahwa meskipun beberapa cabang mengalami penurunan penjualan, perusahaan tetap memiliki likuiditas yang cukup untuk menutupi biaya operasional dan gaji karyawan.
Sumber pendapatan yang masih mengalir
Berikut ini merupakan aliran pendapatan utama Nikita Mirzani selama masa penahanan, yang tetap berjalan meski kontrol pribadi terbatas:
- Bisnis kuliner – Restoran dan kafe yang dikelola oleh tim manajemen tetap menerima pemesanan via layanan pesan‑antar, serta pendapatan dari franchise.
- Lini skincare “Nikita Beauty” – Penjualan produk perawatan kulit melalui e‑commerce dan distributor resmi terus meningkat, dengan sebagian besar order berasal dari luar kota.
- Penampilan televisi dan acara hiburan – Meskipun tidak dapat hadir secara fisik, Nikita tetap menjadi narasumber melalui rekaman video, menghasilkan honorarium yang signifikan.
- Endorsement digital – Akun media sosialnya yang memiliki jutaan pengikut masih menjadi platform promosi bagi merek‑mereknya fashion, makanan, dan layanan kecantikan.
- Investasi properti – Portofolio properti yang dimiliki secara pribadi memberikan pendapatan sewa yang stabil.
Nasib anak‑anak Nikita
Berita mengenai kondisi anak‑anak Nikita, terutama dua buah hati yang masih kecil, turut menambah keprihatinan publik. Beberapa foto yang beredar menunjukkan perubahan fisik yang mencolok, memicu spekulasi bahwa keluarga mengalami kesulitan keuangan. Manajer menegaskan bahwa kesejahteraan anak‑anak tetap terjamin, karena dana pendidikan dan kebutuhan dasar mereka dikelola melalui rekening khusus yang tidak terpengaruh oleh fluktuasi bisnis harian.
Reaksi publik dan perspektif ke depan
Netizen terbagi antara yang tetap mendukung sang selebriti dan yang skeptis terhadap kemampuan keuangannya. Sebagian besar komentar menyoroti pentingnya transparansi dari pihak manajemen, sementara yang lain menilai rumor kebangkrutan sebagai upaya menjatuhkan citra publik. Di sisi lain, para analis pasar hiburan mencatat bahwa popularitas Nikita tetap tinggi, yang memungkinkan ia untuk tetap mengamankan kontrak iklan dan penampilan meski dalam format virtual.
Ke depan, tim manajemen berjanji akan mengadakan audit keuangan yang dapat diakses publik, guna menegaskan kondisi keuangan yang sebenarnya. Sementara itu, Nikita sendiri dikabarkan fokus pada proses hukum dan persiapan kembali ke dunia hiburan setelah masa tahanan selesai.













