Video Viral Prajurit Beli Sabu, TNI AD Ungkap Fakta dan Tindakan Hukum

Back to Bali – 29 Maret 2026 | Jakarta, 27 Maret 2026 – Sebuah video yang menampilkan seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) sedang melakukan..

Video Viral Prajurit Beli Sabu, TNI AD Ungkap Fakta dan Tindakan Hukum

Back to Bali – 29 Maret 2026 | Jakarta, 27 Maret 2026 – Sebuah video yang menampilkan seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) sedang melakukan transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Berlan, Matraman, Jakarta Timur, menggemparkan publik. Rekaman tersebut pertama kali diunggah di akun Instagram @lbj_jakarta dan segera menjadi sorotan media serta masyarakat. Menanggapi viralnya video, Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) dan TNI AD memberikan keterangan resmi mengenai kasus ini.

Penggalian Fakta oleh Polisi

Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKP Suminto, menjelaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Menurutnya, pelaku yang terlihat dalam video bukan warga setempat, melainkan oknum luar daerah yang kemungkinan terhubung dengan jaringan narkoba yang lebih luas. “Pelaku tidak tinggal di tempat kejadian perkara (TKP), untuk saat ini masih dilidik,” tegas Suminto.

Polisi mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika. Tim penyidik menelusuri jejak transaksi, rekaman CCTV, dan saksi mata di sekitar lokasi. Hingga kini, belum ada penangkapan tambahan selain pelaku utama yang diketahui.

Penjelasan Resmi TNI AD

Kadispenad TNI AD, Brigjen Donny Pramono, mengonfirmasi keberadaan anggota yang terlibat dalam video tersebut. Ia menyebut bahwa pelaku adalah Koptu YP (Penyidik Perwira) dari satuan Puspalad. Hasil tes urine menunjukkan bahwa Koptu YP positif mengkonsumsi narkotika, dan ia mengaku melakukan pembelian serta penggunaan sabu.

“Koptu YP mengakui telah melakukan pembelian dan menggunakan narkoba, dimana diperkuat dengan hasil tes urine yang bersangkutan dengan hasil positif,” kata Donny dalam keterangan tertulis. Pelaku telah ditahan oleh Provost Puspalad untuk pemeriksaan lanjutan, dan akan diproses sesuai mekanisme hukum militer.

Donny menegaskan bahwa tindakan Koptu YP merupakan perilaku oknum yang tidak mencerminkan nilai‑nilai keprajuritan. Ia menolak kaitan antara video dengan mobil dinas TNI yang terlihat dalam rekaman. Mobil tersebut merupakan kendaraan Kostrad yang sedang dikendarai oleh Pratu Laode yang sedang mengunjungi rumah temannya, dan tidak terlibat dalam transaksi narkoba.

“Namun demikian, pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan secara internal, dan apabila di kemudian hari ditemukan adanya indikasi pelanggaran, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” imbuh Donny.

Reaksi Publik dan Dampak Kebijakan

Kasus ini menuai kecaman luas dari warganet yang menilai pelanggaran narkoba oleh anggota militer sebagai pelanggaran serius terhadap kepercayaan publik. Beberapa pihak menuntut transparansi penuh dalam proses hukum serta tindakan preventif yang lebih ketat di lingkungan TNI.

Di sisi lain, TNI AD menegaskan komitmennya untuk memberantas penyalahgunaan narkoba di kalangan prajurit. Program rehabilitasi, edukasi anti‑narkoba, serta peningkatan pengawasan internal akan terus diperkuat, sesuai dengan kebijakan internal TNI yang telah diatur dalam Peraturan Kepala TNI tentang Pencegahan Narkoba.

Polri juga menegaskan akan memperluas kerja sama dengan TNI dalam penindakan jaringan narkoba yang melibatkan oknum militer. Koordinasi lintas lembaga diharapkan dapat mempercepat penangkapan pelaku tambahan serta pemutusan aliran narkotika ke wilayah perkotaan.

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi institusi militer dan kepolisian untuk menjaga integritas serta menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Upaya bersama antara aparat keamanan dan masyarakat sangat krusial dalam memerangi peredaran narkoba yang semakin canggih.

Dengan proses hukum yang sedang berjalan, masyarakat diharapkan dapat menunggu hasil penyelidikan yang transparan. Sementara itu, pihak berwenang terus mengingatkan pentingnya peran serta publik dalam melaporkan aktivitas mencurigakan demi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan bersih dari narkotika.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar