Back to Bali – 19 April 2026 | Pohang Steelers, klub sepak bola bersejarah asal Korea Selatan, kembali menapaki jalur kompetisi paling bergengsi di benua Asia, AFC Champions League. Setelah beberapa tahun menghabiskan masa transisi, tim yang dikenal dengan julukan “Steelmen” ini menampilkan skuad yang lebih muda namun tetap berpengalaman, siap menantang dominasi klub-klub Jepang yang kini tengah bersinar.
Sejarah Gemilang Pohang Steelers
Didirikan pada tahun 1973, Pohang Steelers telah mengukir sejumlah prestasi luar biasa di kancah domestik dan internasional. Klub ini menjadi salah satu tim paling sukses dalam sejarah K-League, dengan lima gelar juara liga, tiga kali menjuarai FA Cup, serta dua trofi AFC Champions League pada tahun 1997 dan 2009. Keberhasilan tersebut menegaskan posisi Pohang sebagai salah satu pilar sepak bola Asia.
- 5x K-League Champion (1992, 2007, 2013, 2017, 2022)
- 2x AFC Champions League Winner (1997, 2009)
- 3x Korean FA Cup Winner (1996, 2008, 2012)
Performa Musim Ini di K-League
Di musim 2023/2024, Pohang Steelers menempati posisi empat besar pada paruh pertama kompetisi, menunjukkan konsistensi dalam menyerang dan bertahan. Pemain bintang seperti Lee Seung-woo dan Kim Min-jae kembali menjadi tulang punggung lini tengah dan pertahanan, sementara striker muda Hwang In-beom mencatatkan sepuluh gol dalam 15 pertandingan. Pelatih kepala, Park Hang-seo, menekankan taktik pressing tinggi serta rotasi pemain yang fleksibel, sehingga tim mampu mengatasi cedera dan kelelahan.
Tantangan di AFC Champions League
Keikutsertaan Pohang Steelers di fase grup AFC Champions League kali ini tidaklah mudah. Grup mereka diisi oleh tiga klub kuat: Al Hilal (Saudi Arabia), Ulsan Hyundai (Korea Selatan), dan Vissel Kobe (Jepang). Pertandingan melawan Vissel Kobe menjadi sorotan khusus mengingat klub Jepang tersebut tengah menunjukkan performa impresif di liga domestik, serta potensi menjadi bagian dari final all-Japanese yang dibicarakan belakangan ini.
Jika Vissel Kobe dan Machida Zelvia berhasil menembus final, Pohang harus bersaing melawan klub yang mengandalkan taktik teknis dan kecepatan. Namun, pengalaman bertahun-tahun di kompetisi Asia memberi keunggulan taktis bagi Steelers. Mereka mengandalkan soliditas pertahanan dan serangan balik yang cepat, strategi yang terbukti efektif melawan tim-tim dengan lini tengah yang menguasai bola.
Prospek Menghadapi Klub Jepang
Klub Jepang seperti Vissel Kobe, dengan bintang internasional dan strategi bermain modern, telah menjadi ancaman nyata bagi tim-tim Korea. Namun, Pohang Steelers memiliki beberapa keunggulan yang dapat dimanfaatkan:
- Kekuatan fisik: Pemain belakang seperti Kim Min-jae dikenal dengan duel udara yang dominan, mampu menahan serangan bola tinggi dari pemain Jepang.
- Pengalaman kompetisi Asia: Dua gelar AFC Champions League menjadikan mereka terbiasa dengan tekanan besar di panggung internasional.
- Strategi pressing tinggi: Pelatih Park Hang-seo menekankan tekanan intensif pada lini lawan, memaksa kesalahan dalam penguasaan bola.
Selain itu, perkembangan pemain muda seperti Hwang In-beom memberikan dinamika serangan yang tak terduga. Dengan kecepatan dan kelincahan, ia dapat menembus pertahanan ketat Vissel Kobe, menciptakan peluang gol yang berbahaya.
Harapan Fans dan Dampak Ekonomi
Para pendukung Pohang Steelers menantikan kembali kejayaan di kancah Asia. Kembalinya tim ke babak final AFC Champions League tidak hanya meningkatkan kebanggaan lokal, tetapi juga berdampak signifikan pada ekonomi klub. Pendapatan dari hak siar, penjualan merchandise, serta peningkatan tiket masuk dapat mengalirkan dana penting untuk pengembangan akademi muda dan fasilitas latihan.
Secara keseluruhan, meski menghadapi tantangan berat dari klub-klub Jepang yang tengah berada di puncak performa, Pohang Steelers memiliki kombinasi pengalaman, taktik, dan semangat juang yang dapat mengantarkannya kembali ke puncak Asia. Jika mereka berhasil mengatasi rintangan ini, tidak menutup kemungkinan mereka akan menuliskan kembali sejarah gemilang klub ini, sekaligus memperkaya warisan sepak bola Korea Selatan di kancah internasional.













