Back to Bali – 21 April 2026 | Persaingan di Grup B Liga 2 musim 2025/2026 semakin memanas menjelang akhir pekan penutup. Empat tim utama—PSS Sleman, Persipura Jayapura, Barito Putera, dan Kendal Tornado—menjadi kandidat utama untuk promosi ke Liga 1. Dengan hanya dua putaran lagi, hitung-hitungan poin, selisih gol, dan hasil head‑to‑head menjadi faktor penentu.
Posisi Klasemen Saat Ini
| Tim | MP | P | S | K | GM | GK | Selisih |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| PSS Sleman | 27 | 58 | 17 | 7 | 49 | 27 | +22 |
| Persipura Jayapura | 27 | 55 | 16 | 8 | 45 | 28 | +17 |
| Barito Putera | 27 | 53 | 15 | 9 | 42 | 30 | +12 |
| Kendal Tornado | 27 | 51 | 14 | 10 | 38 | 31 | +7 |
Empat tim ini menempati urutan satu sampai empat dengan selisih poin yang tipis. Tim lain terdekat, Persita Tangerang, berada di posisi lima dengan 48 poin, sehingga margin promosi tidak terlalu lebar.
Jadwal Dua Laga Terakhir
- PSS Sleman vs. Persita (kandang)
- PSS Sleman vs. Persikabo (tandang)
- Persipura vs. PSIS Semarang (kandang)
- Persipura vs. RANS Nusantara (tandang)
- Barito Putera vs. Persiraja (kandang)
- Barito Putera vs. Sulut United (tandang)
- Kendal Tornado vs. Perserang (kandang)
- Kendal Tornado vs. Persewar (tandang)
Semua tim memiliki dua kesempatan untuk menambah poin. Berikut skenario utama yang dapat mengamankan atau menelan promosi.
Skenario Promosi PSS Sleman
PSS Sleman memimpin klasemen dengan 58 poin. Jika meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang, total poin menjadi 62, cukup untuk menutup celah dengan Persipura (maksimum 61 jika menang dua laga). Bahkan jika PSS mengalami kekalahan pada kedua laga, mereka tetap berada di atas Persipura selama Persipura tidak mengamankan tiga poin penuh (misalnya satu kemenangan dan satu seri, total 58). Oleh karena itu, PSS memiliki jalur promosi paling aman.
Skenario Persipura Jayapura
Persipura berada di posisi kedua dengan 55 poin. Untuk melampaui PSS, mereka harus mengumpulkan minimal 7 poin (misalnya dua kemenangan dan satu seri, tapi hanya ada dua laga). Dengan dua kemenangan, Persipura mencapai 61 poin. Jika PSS kalah pada kedua laga, Persipura otomatis melaju. Namun, jika PSS mengumpulkan setidaknya 4 poin (satu kemenangan, satu seri), Persipura harus menang kedua laga untuk menyalip.
Skenario Barito Putera
Barito Putera, yang berada di posisi ketiga, memiliki 53 poin. Mereka membutuhkan minimal 9 poin untuk mengamankan tempat ketiga secara matematis, yang berarti tiga kemenangan—tidak realistis karena hanya dua laga tersisa. Realistisnya, dua kemenangan akan membawa mereka ke 59 poin. Dalam situasi ini, Barito akan promosi bila PSS gagal meraih lebih dari satu kemenangan dan Persipura tidak mengumpulkan poin maksimal.
Skenario Kendal Tornado
Kendal Tornado menempati posisi keempat dengan 51 poin. Dua kemenangan akan membawa mereka ke 57 poin, masih di bawah PSS (58) dan Persipura (55) jika mereka tidak menang. Jadi, Kendal harus mengandalkan kombinasi hasil buruk dari tiga tim di atas serta selisih gol yang lebih baik. Saat ini selisih gol Kendal hanya +7, jauh lebih rendah dibandingkan PSS (+22) dan Persipura (+17).
Faktor Penentu Lain
Jika terjadi kesamaan poin, aturan tie‑breaker di Liga 2 mengedepankan selisih gol, lalu jumlah gol dicetak, dan terakhir head‑to‑head. PSS Sleman memiliki keuntungan selisih gol yang signifikan, sehingga dalam skenario seri poin mereka masih berada di posisi teratas.
Selain itu, performa pemain kunci menjadi faktor penting. Penyerang utama PSS, Dimas Drajat, telah mencetak 12 gol musim ini, sementara Persipura mengandalkan talenta muda, Yohan Wahyu, yang baru saja mencetak 10 gol. Barito mengandalkan strategi serangan balik, dan Kendal menonjolkan pertahanan rapat yang berhasil menahan kebobolan.
Dengan tekanan tinggi, semua tim diprediksi akan mengadopsi taktik ofensif pada pertandingan kandang, sementara laga tandang akan lebih mengandalkan pertahanan.
Kesimpulannya, PSS Sleman berada pada posisi paling aman untuk melaju ke Liga 1, namun Persipura masih memiliki peluang besar bila mereka mengoptimalkan dua laga terakhir. Barito Putera dan Kendal Tornado harus berharap pada hasil kurang menguntungkan dari dua tim di atas serta memaksimalkan selisih gol mereka. Pertarungan akhir pekan ini menjanjikan drama yang akan menentukan nasib empat klub dalam upaya meraih tiket ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.













