Back to Bali – 22 April 2026 | Musim 2025/2026 Liga 2 Indonesia memasuki babak akhir yang penuh tensi, khususnya di Grup B. Empat tim unggulan—PSS Sleman, Persipura Jayapura, Barito Putera, dan Kendal Tornado—saat ini beradu poin dalam perlombaan tiga tiket promosi ke Liga 1. Dengan selisih poin yang tipis dan perbedaan gol yang masih dapat berubah, hitung-hitungan terbaru menjadi sorotan utama para penggemar dan analis sepakbola.
Posisi Terkini dan Statistik Dasar
Berikut rangkuman klasemen sementara Grup B setelah putaran ke-28:
| Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| PSS Sleman | 28 | 15 | 8 | 5 | 46:27 | 53 |
| Persipura Jayapura | 28 | 14 | 9 | 5 | 44:30 | 51 |
| Barito Putera | 28 | 13 | 10 | 5 | 41:32 | 49 |
| Kendal Tornado | 28 | 12 | 11 | 5 | 38:35 | 47 |
Dengan satu laga tersisa, semua tim masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi masing-masing.
Jadwal Penutup dan Skema Kemenangan yang Diperlukan
- PSS Sleman vs. Persipura (Kandang): Pertarungan langsung antara dua pemuncak klasemen. PSS mengincar kemenangan minimal 2‑0 untuk mengamankan selisih gol yang kuat.
- Barito Putera vs. Kendal Tornado (Netral): Kedua tim bersaing untuk menutup celah poin. Barito membutuhkan kemenangan tipis, sementara Kendal harus menang dengan selisih dua gol atau lebih untuk melampaui Barito jika persaingan poin tetap.
Jika PSS Sleman menang, mereka akan mengamankan tiket pertama secara otomatis. Persipura masih memiliki harapan untuk masuk dua besar asalkan dapat mengalahkan PSS atau setidaknya meraih hasil seri dengan selisih gol yang lebih baik.
Analisis Kemungkinan Hasil
Berbagai skenario dihitung oleh para ahli statistik sepakbola:
- Skenario A – PSS menang 2‑0: Poin akhir: PSS 56, Persipura 51, Barito 49, Kendal 47. Dua tiket pertama sudah pasti PSS dan Persipura (karena Persipura akan tetap di posisi kedua).
- Skenario B – PSS seri 1‑1: Poin akhir: PSS 54, Persipura 52, Barito 49, Kendal 47. Persipura naik ke posisi kedua, PSS tetap pertama.
- Skenario C – Persipura menang 3‑1: Poin akhir: PSS 53, Persipura 54, Barito 49, Kendal 47. Persipura melampaui PSS, merebut tiket pertama, sementara PSS turun ke posisi kedua dan tetap promosi.
Barito Putera dan Kendal Tornado hanya dapat mengandalkan hasil kemenangan besar melawan masing‑masing untuk menembus tiga besar. Dalam skenario paling optimis, Barito menang 3‑0 dan Kendal kalah, maka Barito berakhir dengan 52 poin, masih di belakang Persipura (51) dan PSS (53).
Faktor Penentu: Selisih Gol dan Head‑to‑Head
Jika poin akhir berakhir sama, aturan Liga 2 mengutamakan selisih gol, kemudian hasil pertemuan langsung (head‑to‑head). Saat ini, selisih gol PSS Sleman (+19) masih lebih baik dibanding Persipura (+14). Barito Putera memiliki selisih +9, sedangkan Kendal Tornado hanya +3. Oleh karena itu, barisan tiga besar sangat dipengaruhi oleh margin kemenangan pada laga penutup.
Reaksi Manajer dan Pemain
Manajer PSS Sleman, Kas Hartadi, menyatakan bahwa timnya “siap menutup kompetisi dengan cara yang meyakinkan”. Sementara Persipura, dipimpin oleh pelatih baru yang menggantikan Paul Munster, menekankan pentingnya konsistensi defensif. Barito Putera dan Kendal Tornado, yang masing‑masing menambah satu pemain asing pada bursa transfer, menaruh harapan pada penyerang baru untuk mencetak gol krusial.
Kesimpulan
Hitung‑hitungan terbaru menegaskan bahwa tiga tiket promosi Liga 1 masih terbuka lebar, namun PSS Sleman berada di posisi paling menguntungkan. Persipura memiliki peluang besar untuk menyalip jika dapat mengalahkan PSS di laga penutup. Barito Putera dan Kendal Tornado harus mengandalkan kemenangan meyakinkan untuk tetap hidup dalam persaingan. Pertandingan-pertandingan akhir pekan ini diprediksi akan menjadi sorotan utama penggemar sepakbola di seluruh Indonesia, karena satu gol pun dapat mengubah nasib promosi tiga tim tersebut.













