Back to Bali – 22 April 2026 | Suasana di Surabaya kembali bergejolak usai Bonek (Bonekote) mengeluarkan analisis tajam mengenai pola transfer klub kebanggaannya, Persebaya Surabaya. Dalam sebuah unggahan resmi yang dibagikan pada Rabu, 22 April 2026, supporter menyoroti bahwa manajemen Green Force terlalu sering mengambil risiko dengan mendatangkan pemain asing yang belum pernah menjejakkan kaki di kompetisi domestik. Kritik ini muncul bersamaan dengan sorotan performa Pedro Matos, pemain asing yang menjadi titik fokus perbincangan di kalangan suporter.
Latar Belakang Kritik Bonek
Menurut data yang dipublikasikan oleh fanbase online @onlinepersebaya, pola rekrutmen asing Persebaya telah berlangsung selama beberapa musim terakhir tanpa menunjukkan perbaikan signifikan. Suporter menilai bahwa alih-alih mengamankan talenta yang sudah terbukti di Liga Indonesia, klub lebih memilih “berjudi” pada pemain yang masih minim pengalaman di tanah air. Salah satu kutipan yang mencuat adalah: “Lebih baik keluar sedikit lebih banyak untuk membajak pemain dari tim lawan yang sudah terbukti, daripada tiap tahun gambling ambil pemain dari luar Liga Indonesia.”
Daftar Pemain Asing yang Direkrut
Berikut rangkuman singkat tentang pemain asing yang pernah dibeli oleh Persebaya dalam tiga musim terakhir, lengkap dengan catatan singkat mengenai pengalaman mereka di kompetisi domestik sebelum bergabung:
| Pemain | Asal Negara | Pengalaman di Liga Indonesia | Kontribusi di Persebaya |
|---|---|---|---|
| Aryn Williams | Australia | Belum | Penampilan sporadis, tidak konsisten |
| Mahmoud Eid | Yordania | Belum | Sering masuk sebagai pengganti, dampak terbatas |
| Alie Sesay | Gambia | Belum | Beberapa gol penting, namun belum menjadi starter tetap |
| Taisei Marukawa | Jepang | Belum | Kontribusi ofensif yang cukup, namun adaptasi lambat |
| Bruno Moreira | Portugal | Belum | Kurang menyesuaikan taktik tim |
| Sho Yamamoto | Jepang | Belum | Penampilan baik pada beberapa laga, tetapi cedera menghambat |
| Yan Victor | Brasil | Belum | Masuk sebagai pemain rotasi, dampak minimal |
| Slavko Damjanovic | Serbia | Belum | Berhasil mencetak gol penting, namun konsistensi masih dipertanyakan |
Data tersebut memperlihatkan bahwa mayoritas pemain yang direkrut memang belum pernah bermain di Liga Indonesia sebelumnya, menegaskan tuduhan Bonek bahwa klub terlalu mengandalkan ekspektasi tinggi tanpa bukti rekam jejak lokal.
Reaksi Manajemen dan Pelatih
Bernardo Tavares, pelatih kepala Persebaya, menanggapi kritik dengan menegaskan bahwa proses scouting dilakukan secara profesional dan mengutamakan kualitas teknis pemain. Ia menambahkan bahwa adaptasi pemain asing memang membutuhkan waktu, namun klub berkomitmen memberikan dukungan penuh agar mereka dapat berkontribusi maksimal. Di sisi lain, manajemen Green Force menolak tuduhan “gambling” dan menyatakan bahwa setiap transfer telah melalui analisis statistik serta konsultasi dengan agen lokal.
Implikasi bagi Persebaya Kedepan
Jika pola ini terus berlanjut, risiko kegagalan performa di lapangan akan semakin tinggi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi posisi klasemen dan pendapatan komersial klub. Suporter mengusulkan beberapa langkah strategis, antara lain:
- Meningkatkan kolaborasi dengan klub-klub Liga Indonesia lain untuk meminjam atau membeli pemain yang sudah terbukti.
- Menetapkan batas maksimal pada jumlah pemain asing yang belum pernah berkompetisi di Tanah Air.
- Memberikan kesempatan lebih besar bagi pemain muda lokal agar dapat berkembang di tim utama.
Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kegagalan transfer dan meningkatkan kestabilan skuad.
Secara keseluruhan, sorotan Bonek menambah tekanan pada manajemen Persebaya untuk meninjau kembali kebijakan rekrutmen. Kritik yang tajam ini sekaligus menjadi panggilan bagi klub agar lebih selektif, memperhatikan pengalaman domestik, serta menyeimbangkan antara ambisi internasional dan realitas kompetisi lokal. Hanya dengan evaluasi menyeluruh, Persebaya dapat kembali mengukir prestasi yang diharapkan oleh ribuan suporter setianya.













