Media China Remehkan Timnas Indonesia U-17: Prediksi Kemenangan 7-0 di Piala Asia 2026

Back to Bali – 23 April 2026 | Jelang pembukaan Piala Asia U-17 2026, sorotan publik tidak hanya tertuju pada kualitas tim-tim utama, melainkan juga..

3 minutes

Read Time

Media China Remehkan Timnas Indonesia U-17: Prediksi Kemenangan 7-0 di Piala Asia 2026

Back to Bali – 23 April 2026 | Jelang pembukaan Piala Asia U-17 2026, sorotan publik tidak hanya tertuju pada kualitas tim-tim utama, melainkan juga pada sikap media luar negeri terhadap timnas Indonesia U-17. Salah satu contoh paling menonjol datang dari China 163, portal olahraga terbesar di Tiongkok, yang secara terbuka menilai Indonesia sebagai lawan yang mudah dikalahkan. Jurnalis senior Zhang Min menulis bahwa skuad Garuda Asia diprediksi akan mengalami kekalahan telak, bahkan mengulang skor 7-0 yang pernah terjadi dalam dua laga persahabatan pada Februari 2026.

Grup B yang Disebut ‘Neraka’ Menyimpan Kejutan

Menurut hasil penyisihan grup, Indonesia ditempatkan bersama Jepang, China, dan Qatar dalam Grup B yang oleh sebagian kalangan disebut sebagai “Grup Neraka”. Meskipun demikian, media China menilai grup ini justru memberi peluang besar bagi Timnas China U-17 untuk melaju ke fase gugur dan mengamankan tiket ke Piala Dunia U-17 2026. Zhang Min menegaskan bahwa kemenangan atas Indonesia dan Qatar bukan sekadar target, melainkan target yang “sangat realistis dan dapat dicapai”.

Dasar Keyakinan Media China

Keyakinan Zhang Min didasarkan pada dua laga persahabatan yang diadakan pada Februari 2026, di mana Timnas China U-17 berhasil mencetak skor 7-0 melawan Indonesia dalam kedua pertemuan tersebut. Menurutnya, hasil tersebut mencerminkan perbedaan kualitas teknik, taktik, dan fisik antara kedua tim. “Kekuatan China jelas jauh lebih unggul dibandingkan Indonesia,” tulis Zhang Min dalam artikel di China 163, dikutip pada Kamis, 23 April 2026.

Penilaian Terhadap Qatar

Selain menargetkan kemenangan penuh atas Indonesia, China juga menaruh harapan tinggi pada pertemuan melawan Qatar. Qatar, sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2026, dipandang sebagai tim yang tidak terlalu tertekan karena fokus utama mereka adalah pengembangan pemain. Zhang Min menambahkan, “Qatar menggunakan ajang ini terutama untuk melatih dan mengembangkan pemain. Oleh karena itu, mengalahkan Qatar bukanlah target yang sulit bagi China.”

Reaksi Timnas Indonesia

  • Pelatih Timnas Indonesia U-17 menegaskan pentingnya fokus pada persiapan mental dan taktik, bukan pada komentar media luar.
  • Pemain muda Indonesia menyatakan keinginan untuk membuktikan kemampuan mereka di lapangan, meski terdengar optimis dari lawan.
  • Pihak PSSI berjanji akan memberikan dukungan penuh, termasuk fasilitas latihan dan analisis video lawan.

Dalam konferensi pers sebelum pertandingan pembuka melawan China, perwakilan PSSI menekankan bahwa tim Indonesia siap menantang segala prediksi dan akan berusaha menampilkan permainan yang mengedepankan kecepatan, kerja sama, dan kreativitas. “Kami tidak menutup mata terhadap hasil sebelumnya, namun kami percaya pada proses pembangunan tim yang berkelanjutan,” ujar sang perwakilan.

Implikasi bagi Piala Dunia U-17 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil menahan atau bahkan mengalahkan China, peluang mereka untuk melaju ke fase knockout Piala Asia akan meningkat secara signifikan. Sebaliknya, jika hasil yang diprediksi media China terjadi, Indonesia berisiko tereliminasi di fase grup, mengurangi peluang mereka untuk melaju ke Piala Dunia. Oleh karena itu, pertandingan pembuka menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para pengamat sepak bola Asia.

Terlepas dari sikap meremehkan yang ditunjukkan media China, kompetisi ini tetap menjadi ajang penting bagi pengembangan bakat muda Indonesia. Keberhasilan di level U-17 dapat menjadi fondasi bagi generasi berikutnya yang akan mengisi skuad senior di masa mendatang. Dengan persiapan yang matang dan semangat juang tinggi, Timnas Indonesia U-17 memiliki peluang untuk membuktikan bahwa prediksi negatif tidak selalu menjadi kenyataan.

Berita ini akan terus diikuti perkembangan selanjutnya, terutama setelah laga pembuka antara Indonesia dan China selesai.

About the Author

Kanya Virtudes Virtudes Avatar