Back to Bali – 24 April 2026 | Isu mengenai seorang penyerang asal Kolombia yang menjadi andalan PSPS Biak (PSBS) kembali mengemuka. Pemain yang mencetak sepuluh gol dalam dua semester terakhir dilaporkan sedang dalam proses keluar dari klub, sementara Persebaya Surabaya dikabarkan menaruh mata pada sosok tersebut. Di tengah ketidakstabilan keuangan PSBS dan performa tim yang menurun, rumor ini menambah ketegangan menjelang pertandingan melawan Persijap Jepara pada pekan ke-29 BRI Super League.
Rumor Transfer Bintang Kolombia
Nama pemain belum secara resmi diungkap, namun spekulasi menyebut bahwa ia adalah penyerang berbakat yang berhasil menembus sepuluh gol dalam 12 penampilan terakhir. Kontraknya dengan PSBS Biak konon akan berakhir pada akhir musim ini, memberikan kebebasan bagi klub lain untuk menawar. Persebaya Surabaya, yang sedang berupaya memperkuat lini serang demi mengejar posisi menengah atas klasemen, dikabarkan telah mengirim perwakilan ke Biak untuk melakukan negosiasi awal.
Kondisi PSBS Biak Menjelang Laga Persijap
PSBS Biak saat ini berada dalam situasi yang sulit. Klub dilaporkan tengah menghadapi dugaan tunggakan gaji pemain, yang berdampak pada motivasi dan konsistensi tim. Secara statistik, PSBS telah menelan 65 kebobolan dalam 28 laga, menjadikannya pertahanan terburuk di BRI Super League. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka tidak mampu mengumpulkan poin dan terus berada di zona degradasi.
Skema formasi yang biasanya dipakai pelatih Marian Mihail adalah 4-3-3 dengan susunan pemain kunci seperti Luquinhas, Tobias Solossa, dan Heri Susanto di lini depan. Namun, absennya beberapa pemain asing dalam beberapa laga terakhir memperburuk situasi. Sementara itu, Persijap Jepara, yang dilatih oleh Mario Lemos, tengah berada dalam tren positif dengan tujuh laga beruntun tanpa kekalahan dan berada di posisi ke-14 dengan 28 poin.
Minat Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya, yang menempati posisi menengah klasemen, melihat peluang besar untuk menambah daya serang. Penyerang Kolombia yang sedang menjadi perbincangan dianggap mampu memberikan kontribusi signifikan, mengingat catatan 10 golnya. Direktur olahraga Persebaya menyatakan, “Kami selalu mencari pemain yang dapat meningkatkan kualitas tim, terutama di lini depan. Jika pemain tersebut bersedia bergabung dan kondisi keuangan kami memungkinkan, kami akan melanjutkan prosesnya.”
Selain faktor performa, aspek finansial menjadi pertimbangan utama. PSBS Biak yang mengalami masalah keuangan diperkirakan akan menurunkan harga transfer atau bahkan melepaskan pemain dengan nilai pasar yang lebih rendah untuk meredakan beban gaji.
Prediksi Pertandingan Persijap vs PSBS Biak
Pertandingan Persijap Jepara melawan PSBS Biak dijadwalkan pada Jumat, 24 April 2026, pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini. Laga ini akan disiarkan melalui Indosiar dan platform streaming Vidio. Berdasarkan analisis performa terbaru, Persijap diprediksi mampu mengendalikan pertandingan dengan skor 3-0 berkat pertahanan solid dan penyerangan yang terorganisir.
- Keunggulan Persijap: Formasi 4-2-3-1, lini belakang stabil, kiper Sendri Johansah dalam performa prima.
- Kelemahan PSBS: Pertahanan rapuh, kebobolan tinggi, pemain asing absen, serta moral yang terpengaruh masalah gaji.
Jika rumor kepindahan pemain Kolombia terkonfirmasi sebelum laga, PSBS dapat kehilangan salah satu sumber serangan utama, yang pada gilirannya memperlemah peluang mereka untuk meraih poin melawan Persijap.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya masih menunggu hasil resmi dari PSBS Biak. Jika transfer berhasil, pemain tersebut akan bergabung menjelang paruh kedua musim, memberikan dorongan penting bagi ambisi Persebaya untuk menghindari zona relegasi dan bersaing di papan tengah.
Secara keseluruhan, dinamika transfer ini menambah lapisan drama dalam kompetisi BRI Super League. Para penggemar sepak bola Indonesia kini menantikan konfirmasi resmi serta hasil pertandingan yang dapat mengubah peta persaingan kelas menengah atas liga.
Dengan situasi keuangan PSBS yang belum stabil dan minat klub besar seperti Persebaya, masa depan bintang Kolombia tersebut masih menjadi pertanyaan besar. Namun, satu hal yang pasti, performa tim di lapangan akan tetap menjadi penentu utama dalam menentukan arah kompetisi musim ini.













