Boaz Solossa, Legenda Berusia 40 Tahun Tetap Unggul: Gol, Assist, dan Harapan Promosi Persipura

Back to Bali – 07 April 2026 | Di usianya yang kini menginjak empat puluh tahun, Boaz Solossa masih menjadi sosok yang menonjol di kancah..

3 minutes

Read Time

Boaz Solossa, Legenda Berusia 40 Tahun Tetap Unggul: Gol, Assist, dan Harapan Promosi Persipura

Back to Bali – 07 April 2026 | Di usianya yang kini menginjak empat puluh tahun, Boaz Solossa masih menjadi sosok yang menonjol di kancah sepak bola Indonesia. Musim 2025/2026 ia menorehkan dua gol dan tiga assist dalam 19 pertandingan Liga 2 bersama Persipura Jayapura, menjadikan total kontribusinya lima gol bagi tim. Angka ini tidak hanya mengungguli rekan‑rekan sesama penyerang Tim Nasional Indonesia dalam FIFA Series 2026, tetapi juga menegaskan peran vitalnya dalam upaya Persipura kembali ke kasta tertinggi.

Statistik Individual yang Membanggakan

Jika dibandingkan dengan lima penyerang yang dibawa pelatih Tim Nasional John Herdman ke FIFA Series 2026, Boaz menempati puncak. Ole Romany (Oxford United) dan Mauro Zijlstra (Persija Jakarta) belum mencetak satu gol maupun assist. Jens Raven (Bali United) hanya mencatat satu gol dan dua assist, sementara Ramadhan Sananta (DPMM FC) mencetak dua gol dan satu assist, dan Ragnar Oratmangoen (FCV Dender) hanya menambah satu gol. Dengan lima kontribusi gol‑assist, Boaz melampaui semua rekan tersebut, meski kompetisi Liga 2 Indonesia berada di tingkat yang lebih rendah dibanding Liga 2 Inggris, Liga 1 Belgia, atau Super League.

Peran Boaz dalam Perjuangan Persipura di Championship

Championship 2025/26 kini berada di pekan ke‑23 dengan hanya empat minggu reguler tersisa. Persipura Jayapura menempati zona promosi bersama Garudayaksa FC, berusaha mengamankan tiket naik ke Liga 1. Pada laga terbaru, Persipura berhasil mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor tipis 1‑0, gol tunggal itu dicetak oleh Boaz Solossa. Kemenangan ini tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga menegaskan kemampuan pemimpin tim untuk tampil di momen krusial.

Di grup Barat, Adhyaksa FC dan Garudayaksa FC memperebutkan puncak klasemen, sementara di grup Timur, PSS Sleman terus menguasai puncak setelah menghancurkan Persipal dengan selisih tujuh gol. Persipura berada di zona promosi, bersaing ketat dengan Garudayaksa yang hanya selisih dua poin. Setiap kemenangan menjadi sangat berharga, dan kontribusi Boaz menjadi faktor pembeda dalam persaingan tersebut.

Pengaruh Kepemimpinan dan Pengalaman

Pengalaman Boaz yang telah melintasi lebih dari dua dekade karier profesional memberinya keunggulan tak tergantikan. Meskipun usia 40 tahun biasanya dianggap akhir masa produktif bagi pemain sepak bola, Boaz terus membuktikan bahwa kualitas teknik, visi permainan, dan kemampuan mencetak gol masih tetap tajam. Ia tidak hanya menjadi pencetak gol, tetapi juga pembuat peluang melalui tiga assist yang memperlihatkan kepiawaiannya dalam membaca pergerakan rekan setim.

Kehadiran Boaz di lapangan memberikan motivasi ekstra bagi pemain muda Persipura yang masih mengembangkan bakatnya. Ia menjadi contoh nyata bahwa dedikasi, disiplin, dan cinta pada klub dapat memperpanjang karier hingga usia yang dianggap “senja”.

Prospek Ke depan

Dengan empat pekan reguler tersisa, Persipura harus mengoptimalkan setiap pertandingan untuk mengamankan posisi promosi. Jika Boaz dapat menambah gol atau assist tambahan, peluang Persipura meraih tiket Liga 1 semakin besar. Di sisi lain, kompetisi liga lain seperti Adhyaksa FC yang memimpin klasemen dengan 44 poin menunjukkan bahwa persaingan tidak akan mudah.

Selain itu, performa Boaz juga menjadi bahan perbincangan di kalangan pengamat sepak bola nasional. Kinerja unggulnya di Liga 2 menjadi bukti bahwa kualitas pemain Indonesia tidak hanya terletak pada kompetisi level atas, melainkan juga pada kemampuan bertahan dan berkontribusi di semua tingkatan kompetisi.

Secara keseluruhan, Boaz Solossa membuktikan bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk tetap bersaing di level tinggi. Dengan statistik gol dan assist yang melampaui penyerang Tim Nasional dalam FIFA Series 2026, serta peran krusialnya dalam upaya promosi Persipura, legenda ini tetap menjadi sosok yang patut diapresiasi dalam dunia sepak bola Indonesia.

About the Author

Zillah Willabella Avatar