De Ketelaere Bawa Belgia Menang 5-2 atas AS, Tanda Kesiapan Jelang Piala Dunia

Back to Bali – 29 Maret 2026 | Belgium menorehkan kemenangan meyakinkan 5-2 atas United States dalam laga persahabatan yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta,..

3 minutes

Read Time

De Ketelaere Bawa Belgia Menang 5-2 atas AS, Tanda Kesiapan Jelang Piala Dunia

Back to Bali – 29 Maret 2026 | Belgium menorehkan kemenangan meyakinkan 5-2 atas United States dalam laga persahabatan yang digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, pada Sabtu (28 Maret 2026). Pertandingan ini menjadi sorotan utama menjelang Piala Dunia 2026, terutama karena penampilan gemilang Charles De Ketelaere yang mencetak gol penalti ketiga Belgia, menegaskan perannya sebagai talenta muda yang kini menjadi ujung tombak serangan Merah Setan.

Gulungan skor dimulai dengan gol awal Amerika lewat Weston McKennie pada menit ke‑39, memberi USMNT keunggulan pertama dalam laga ini. Namun, Belgia segera merespons. Zeno Debast, yang baru saja menembus lini pertahanan lawan dengan tembakan keras, menyamakan kedudukan pada menit ke‑45, tepat sebelum jeda babak pertama.

Serangan Balik Belgia dan Peran De Ketelaere

Memasuki babak kedua, Belgia menambah kecepatan serangannya. Amadou Onana mencetak gol ke‑empat pada menit ke‑53, menandai debut internasionalnya dengan gol. Tak lama kemudian, pada menit ke‑59, Charles De Ketelaere mengeksekusi penalti dengan tenang setelah Tim Ream melakukan handball di dalam kotak penalti. Gol penalti ini tidak hanya menambah angka menjadi tiga bagi Belgia, tetapi juga menegaskan ketenangan De Ketelaere di situasi tekanan tinggi.

De Ketelaere, yang berusia 21 tahun, telah menjadi sorotan sejak debutnya pada Euro 2024. Pada laga ini, ia menunjukkan kemampuan teknik yang matang, kemampuan menembak dari jarak dekat, serta visi bermain yang membantu rekan‑rekannya menemukan ruang. Penampilannya kali ini menjadi bukti bahwa ia siap menjadi figur kunci bagi Belgia dalam turnamen besar yang akan datang.

Kontribusi Dodi Lukebakio dan Dominasi Red Devils

Dodi Lukebakio menutup aksi Belgia dengan dua gol, masing‑masing pada menit ke‑68 dan ke‑82, menegaskan kecepatan dan ketajaman akhir serangannya. Dengan total lima gol, Belgia memperpanjang rekor tak terkalahkannya selama 10 laga beruntun, sekaligus menambah catatan kemenangan enam kali berturut‑turut melawan AS sejak 1930.

Di sisi lain, Amerika mengalami kesulitan defensif yang signifikan. Penjaga gawang Matt Turner, yang kembali setelah absen sejak Juni 2022, harus menghadapi serangan berbahaya tanpa dukungan penuh karena sejumlah pemain kunci seperti Sergiño Dest, Chris Richards, dan Tyler Adams tidak tersedia karena cedera. Gol tambahan Amerika hanya datang pada menit ke‑87 melalui Patrick Agyemang, setelah Ricardo Pepi memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan.

Implikasi Menjelang Piala Dunia

  • Belgia menegaskan kesiapan taktis dan kedalaman skuad menjelang grup fase Piala Dunia 2026, meskipun beberapa pemain senior absen karena cedera.
  • De Ketelaere kini menambah kepercayaan diri, berpotensi menjadi starter utama dalam lini depan Belgia.
  • AS harus melakukan evaluasi defensif dan menyiapkan alternatif pemain untuk mengatasi kekosongan yang terjadi.
  • Pertandingan berikutnya Belgia akan melawan Meksiko di Chicago, sementara AS akan menghadapi Portugal di Atlanta.

Secara keseluruhan, laga ini tidak hanya menjadi ajang uji coba strategi bagi kedua tim, tetapi juga menampilkan penampilan individu yang mengesankan, terutama dari Charles De Ketelaere. Dengan gol penalti yang krusial dan peran sentral dalam mengatur serangan, De Ketelaere memperkuat posisi Belgia sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di Piala Dunia mendatang.

Para pengamat sepak bola menilai bahwa konsistensi Belgia dalam mengeksekusi peluang, serta kemampuan pemain muda seperti De Ketelaere untuk tampil di panggung internasional, menjadi faktor utama yang akan menentukan perjalanan mereka di turnamen paling bergengsi dunia.

About the Author

Pontus Pontus Avatar