Back to Bali – 10 Juni 2026 | Pimpinan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati dan Walikota se-Bali, Gubernur Wayan Koster menegaskan bahwa pembangunan Bali harus dilakukan secara terpadu dan mengesampingkan ego sektoral antarwilayah. Hal ini untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai bahwa sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah menciptakan situasi Bali yang kondusif untuk penyelenggaraan pembangunan.
Pelaksanaan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali telah menunjukkan hasil yang positif dalam program pembangunan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Prestasi tersebut tercermin dari berbagai penghargaan yang diraih Bali di tingkat nasional.
Gubernur Koster juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Provinsi Bali sangat ditentukan oleh kemajuan di tingkat kabupaten dan kota. Oleh karena itu, skema pembiayaan pembangunan harus berbasis pada kekuatan sektor unggulan di masing-masing daerah.
Ia meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi APBD agar perputaran uang di masyarakat meningkat, khususnya memasuki triwulan ketiga tahun anggaran. Untuk memperkuat upaya penurunan kemiskinan, pengangguran, inflasi, dan stunting, Gubernur meminta adanya rapat koordinasi rutin antara perangkat daerah Provinsi Bali dengan pemerintah kabupaten/kota beserta seluruh pemangku kepentingan.













