Back to Bali – 27 Maret 2026 | Umat Muslim di wilayah Bali dan Jawa Timur dapat memastikan ibadah fardu lima waktu tepat waktu pada Jumat, 27 Maret 2026 berkat publikasi resmi dari Direktorat Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama. Jadwal tersebut mencakup lima waktu sholat—Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya—dengan zona waktu setempat (WITA untuk Bali, WIB untuk Surabaya). Informasi ini penting tidak hanya bagi jamaah yang menunaikan sholat secara berjamaah, tetapi juga bagi mereka yang beribadah secara individu.
Berikut ini rangkuman jadwal salat untuk tiga kabupaten di Bali serta kota Surabaya, lengkap dengan waktu yang telah disesuaikan dengan perhitungan astronomi terkini.
| Kabupaten/Kota | Subuh | Dzuhur | Ashar | Maghrib | Isya |
|---|---|---|---|---|---|
| Denpasar (WITA) | 05:08 | 12:28 | 15:43 | 18:29 | 19:38 |
| Badung (WITA) | 05:08 | 12:28 | 15:43 | 18:30 | 19:38 |
| Gianyar (WITA) | 05:07 | 12:28 | 15:42 | 18:29 | 19:38 |
| Surabaya (WIB) | 04:18 | 11:38 | 14:52 | 17:40 | 18:48 |
Jadwal di atas telah disesuaikan dengan perbedaan letak geografis dan zona waktu, sehingga perbedaan satu menit pada maghrib di Badung dibandingkan Denpasar adalah hal yang wajar. Bagi yang berada di daerah sekitarnya, disarankan untuk memeriksa pembaruan harian yang biasanya dipublikasikan lewat aplikasi resmi Kementerian Agama atau media lokal.
Niat Salat Lima Waktu
Setiap waktu sholat diiringi dengan niat (niat) yang dibaca dalam hati sebelum memulai gerakan. Berikut rangkaian niat dalam bahasa Arab beserta terjemahannya, yang dapat diucapkan baik oleh makmum maupun imam.
- Subuh: Ushalli fardhol subhi rak’ataini mustaqbila al-qiblati ada-an ma’muman/lillahi ta’ala. (Aku berniat sholat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.)
- Dzuhur: Ushalli fardhol dzuhri arba’a rak’atain mustaqbila al-qiblati ada-an ma’muman/lillahi ta’ala. (Aku berniat sholat fardu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.)
- Ashar: Ushalli fardhol ashari arba’a rak’atain mustaqbila al-qiblati ada-an ma’muman/lillahi ta’ala. (Aku berniat sholat fardu Ashar empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.)
- Maghrib: Ushalli fardhol maghribi thalatha rak’atain mustaqbila al-qiblati ada-an ma’muman/lillahi ta’ala. (Aku berniat sholat fardu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.)
- Isya: Ushalli fardhol isyai arba’a rak’atain mustaqbila al-qiblati ada-an ma’muman/lillahi ta’ala. (Aku berniat sholat fardu Isya empat rakaat menghadap kiblat sebagai makmum/imam karena Allah Ta’ala.)
Catatan penting: jika sholat dilakukan secara sendirian, gunakan istilah “adaan”; jika sebagai makmum, gunakan “ma’muman”; dan jika memimpin sholat sebagai imam, gunakan “imaaman”.
Dengan memahami jadwal serta niat yang tepat, umat Muslim dapat melaksanakan sholat secara khusyu’ dan tepat waktu, menjaga ritme ibadah harian tanpa mengganggu aktivitas lain. Pemerintah terus memperbaharui data jadwal berdasarkan perubahan posisi matahari, sehingga warga disarankan untuk selalu mengecek sumber resmi setiap hari.
Secara keseluruhan, penyebaran informasi jadwal salat yang akurat pada Jumat 27 Maret 2026 menunjukkan komitmen Kementerian Agama dalam memfasilitasi praktik keagamaan yang terstruktur. Hal ini tidak hanya memperkuat kesadaran religius, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan di antara komunitas Muslim di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Surabaya.













