Back to Bali – 08 April 2026 | JAKARTA – Krisna Bayu Oly, mantan atlet legendaris Sambo, telah dipastikan akan menjabat kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Sambo Indonesia (PP Persambi) untuk periode 2026-2030. Keputusan ini diambil setelah Musyawarah Nasional (Munas) Persambi yang dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2024 di Gedung FX Senayan, Jakarta, mengonfirmasi dukungan bulat dari seluruh 22 Pengurus Provinsi (Pengprov) Persambi.
Latar Belakang Pemilihan
Pemilihan Ketua Umum PP Persambi kali ini tidak melibatkan persaingan calon. Krisna Bayu menjadi calon tunggal setelah 22 Pengprov secara resmi menyatakan keinginan mereka untuk mempertahankan kepemimpinan Bayu. Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon (Balon), Arnold Silalahi, menyatakan bahwa dukungan tersebut mencerminkan kepercayaan penuh para pengurus provinsi terhadap visi dan pencapaian Krisna Bayu selama dua periode sebelumnya.
Dukungan 22 Pengprov
Berikut daftar lengkap 22 Pengprov yang menegaskan dukungan mereka:
- Pengprov Aceh
- Pengprov Sumatera Utara
- Pengprov Sumatera Barat
- Pengprov Riau
- Pengprov Jambi
- Pengprov Sumatera Selatan
- Pengprov Bangka Belitung
- Pengprov Bengkulu
- Pengprov Lampung
- Pengprov DKI Jakarta
- Pengprov Jawa Barat
- Pengprov Jawa Tengah
- Pengprov DI Yogyakarta
- Pengprov Jawa Timur
- Pengprov Banten
- Pengprov Bali
- Pengprov Nusa Tenggara Barat
- Pengprov Nusa Tenggara Timur
- Pengprov Kalimantan Barat
- Pengprov Kalimantan Tengah
- Pengprov Kalimantan Selatan
- Pengprov Sulawesi Utara
Daftar ini mencerminkan keseragaman dukungan lintas wilayah, mulai dari Aceh hingga Sulawesi Utara, menegaskan bahwa kebijakan dan program pengembangan Sambo yang dipimpin Krisna Bayu telah diterima secara luas.
Koordinasi Strategis dengan Lembaga Olahraga Nasional
Sebelum Munas, Krisna Bayu telah melakukan koordinasi strategis dengan dua tokoh penting dalam dunia olahraga Indonesia: Ketua Umum KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Marciano Norman dan Ketua Umum NOC (National Olympic Committee) Indonesia Raja Sapta Oktohari. Dalam pertemuan tersebut, ketiga pihak sepakat untuk memperkuat sinergi antara Persambi, KONI, dan NOC, dengan tujuan utama meningkatkan prestasi atlet Sambo di ajang internasional.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Marciano Norman dan Pak Raja Oktohari. Mereka memberikan dukungan penuh dan menekankan pentingnya peningkatan prestasi Sambo Indonesia ke depan,” ujar Krisna Bayu dalam pernyataan resmi yang diberikan pada Selasa, 7 April 2024.
Visi dan Program Kerja 2026-2030
Selama masa jabatan empat tahun ke depan, Krisna Bayu menargetkan tiga pilar utama dalam pengembangan Sambo Indonesia:
- Penguatan Infrastruktur: Membangun pusat pelatihan berstandar internasional di lima provinsi utama, serta memperluas jaringan klub Sambo di seluruh Indonesia.
- Pengembangan Atlet Muda: Membuka beasiswa pelatihan untuk 200 atlet usia 15-22 tahun, serta meningkatkan kompetisi usia junior sebagai ajang seleksi nasional.
- Internasionalisasi Kompetisi: Menggelar turnamen internasional berperingkat BWF di Jakarta dan Bali, serta menambah partisipasi tim nasional dalam kejuaraan dunia dan Asia.
Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah peraih medali pada ajang Asian Games dan Kejuaraan Dunia Sambo, sekaligus menumbuhkan popularitas olahraga ini di kalangan generasi muda.
Reaksi Komunitas dan Pengamat Olahraga
Berbagai tokoh dan praktisi olahraga memberikan respons positif terhadap kepastian kepemimpinan Krisna Bayu. Pelatih nasional Sambo, Agus Wirawan, menilai bahwa kontinuitas kepemimpinan akan mempermudah implementasi program jangka panjang. Sementara itu, analis olahraga nasional, Dian Pratama, menekankan bahwa dukungan serentak 22 Pengprov menjadi sinyal kuat bahwa Persambi berada pada jalur yang tepat untuk meningkatkan eksistensi Sambo di panggung internasional.
Dengan dukungan luas dari tingkat provinsi hingga lembaga nasional, serta rencana kerja yang terstruktur, masa depan Sambo Indonesia tampak menjanjikan. Krisna Bayu, yang sebelumnya telah memimpin Persambi selama dua periode, kini siap menapaki tantangan berikutnya demi mengukir prestasi gemilang bagi para atlet Sambo tanah air.
Pengumuman resmi mengenai kepastian jabatan Krisna Bayu diharapkan akan memicu implementasi program-program strategis dalam waktu dekat, sekaligus memperkuat posisi Persambi sebagai organisasi pengelola olahraga Sambo yang profesional dan berdaya saing tinggi.













