Back to Bali – 30 Maret 2026 | Film keluarga bertajuk Na Willa resmi tayang pada 18 Maret 2026, menyuguhkan adaptasi novel populer karya Reda Gaudiamo. Disutradarai oleh Ryan Adriandhy, film ini menjadi salah satu pilihan utama penonton Lebaran tahun ini. Selain cerita yang menghangatkan, sorotan utama jatuh pada deretan pemain yang terdiri dari aktor senior hingga talenta muda berbakat. Berikut ulasan komprehensif tentang kedelapan pemeran utama beserta profil singkat mereka.
1. Luisa Adreena sebagai Na Willa
Luisa Adreena memerankan tokoh utama, Na Willa, seorang anak kecil dengan sifat polos, hangat, dan penuh rasa ingin tahu. Meskipun masih berusia remaja, Luisa telah menorehkan jejak kuat dalam industri film sejak usia dini. Sebelumnya ia tampil dalam film Patah Hati yang Kupilih (2025) serta serial televisi Bukan Karena Tak Cinta (2025). Asalnya dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Luisa dikenal aktif di media sosial dengan akun Instagram @luisaadreena, yang menampilkan proses syuting dan kegiatan sehari-hari.
2. Irma Rihi sebagai Mak
Irma Rihi mengisi peran Mak, sosok ibu penyabar namun tegas yang membimbing Na Willa. Karier Irma menanjak setelah penampilannya sebagai Martha dalam film Perempuan Berkelamin Darah (2023). Ia memiliki latar belakang teater dan sering terlibat dalam produksi panggung sebelum beralih ke layar lebar. Irma juga aktif di platform Instagram dengan nama pengguna @irmarihi, dimana ia berbagi tips parenting dan behind‑the‑scenes.
3. Junior Liem sebagai Pak
Junior Liem berperan sebagai Pak, ayah Na Willa yang gemar berlayar dan sering meninggalkan rumah untuk waktu yang lama. Pak selalu kembali dengan segudang buku cerita untuk dibaca bersama keluarga. Junior terakhir muncul dalam film Zodiac: Apa Bintangmu? (2023), menjadikannya kembali ke layar lebar setelah dua tahun vakum. Latar belakang Junior adalah seni bela diri, yang memberi dimensi tambahan pada karakternya yang kuat namun lembut.
4. Freya Mikhayla sebagai Farida
Freya Mikhayla mengisi peran Farida, teman bermain Na Willa yang unik karena tidak dapat mengucapkan huruf “r” dan lebih suka dipanggil Ida. Farida sering mampir ke rumah Na Willa setelah pulang sekolah. Selain Na Willa, Freya turut berpartisipasi dalam film Suzzanna: Witchcraft dan Jangan Seperti Bapak pada tahun yang sama. Ia memulai karier akting sejak usia enam tahun dan dikenal karena ekspresi komedi yang natural.
5. Azamy Syauqi sebagai Dul
Azamy Syauqi memerankan Dul, teman Na Willa yang energik dan suka mengejar kereta. Dul digambarkan sebagai anak yang serba bisa dalam permainan. Azamy memulai karier sebagai model cilik sebelum beralih ke dunia akting. Pada tahun 2023, ia muncul dalam film Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?, menambah portofolio filmnya yang semakin beragam.
6. Arsenio Rafisqy sebagai Bud
Arsenio Rafisqy mengambil peran Bud, sahabat senior dalam lingkup komunitas Geng Krembangan. Meskipun peran Bud tidak terlalu menonjol, kehadirannya menambah warna pada dinamika kelompok anak-anak. Arsenio sebelumnya pernah berperan dalam serial drama remaja Langkah Kecil (2024) dan dikenal memiliki kemampuan komedi yang natural.
7. Ira Wibowo sebagai Ny. Chang
Ira Wibowo berperan sebagai Ny. Chang, tetangga yang selalu memberikan nasihat bijak kepada Na Willa. Ira memiliki pengalaman panjang di industri televisi, terutama dalam sinetron keluarga. Pada 2025, ia membintangi serial Kasih Tak Sampai yang mendapat pujian kritis.
8. Melissa Karim sebagai Cik Mien
Melissa Karim mengisi peran Cik Mien, penjual makanan tradisional yang menjadi sahabat sekaligus mentor kuliner bagi Na Willa. Melissa sebelumnya tampil dalam film Rasa Kota (2024) dan dikenal aktif di komunitas seni rupa, yang menambah dimensi kreatif pada karakternya.
Keseluruhan, Na Willa tidak hanya menyajikan cerita keluarga yang menyentuh hati, tetapi juga menampilkan komposisi pemain yang beragam, mencakup aktor senior berpengalaman dan generasi muda berbakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menarik penonton dari berbagai kalangan, menjadikan film ini salah satu pilihan utama selama periode Lebaran.
Dengan kehadiran para pemain yang memiliki latar belakang kuat di dunia hiburan, film ini diproyeksikan meraih sukses komersial sekaligus menambah nilai budaya pada industri perfilman Indonesia.













