NEC Nijmegen Kuasai Kemenangan 2-0 atas Excelsior, Mendekatkan Posisi Kedua di Eredivisie

Back to Bali – 05 April 2026 | NEC Nijmegen kembali memperlihatkan performa impresif pada laga pekan ini dengan mengalahkan Excelsior 2-0 di Stadion Van..

2 minutes

Read Time

NEC Nijmegen Kuasai Kemenangan 2-0 atas Excelsior, Mendekatkan Posisi Kedua di Eredivisie

Back to Bali – 05 April 2026 | NEC Nijmegen kembali memperlihatkan performa impresif pada laga pekan ini dengan mengalahkan Excelsior 2-0 di Stadion Van Donge & De Roo. Kemenangan tersebut tidak hanya menambah tiga poin penting bagi sang tamu, tetapi juga menempatkan mereka sejajar dengan Feyenoord pada puncak klasemen kedua dengan 53 poin. Dengan hasil ini, NEC menegaskan ambisinya untuk melaju ke posisi puncak VriendenLoterij Eredivisie.

Serangan Mematikan di Babak Pertama

Sejak peluit awal, kedua tim sama-sama menciptakan peluang berbahaya. Pada menit ke-12, Lennard Hartjes hampir membuka keunggulan Excelsior, namun tembakan kuatnya berhasil ditangkis oleh kiper NEC, Gonzalo Cretazz, yang menunjukkan refleks tajam. Di sisi lain, NEC menanggapi dengan serangan terorganisir melalui Sami Ouaissa, yang berusaha melewati Stijn van Gassel namun gagal menembus pertahanan lawan.

Tekanan terus berlanjut hingga menit ke-30, ketika Bryan Linssen menerima umpan terobosan dari Darko Nejasmic. Linssen menyalip satu defender dan mengeksekusi tembakan dari sudut sempit, berhasil mengelabui Cretazz dan mengamankan keunggulan pertama bagi NEC. Gol tersebut menjadi titik balik, karena Excelsior tampak kehilangan ritme serangan setelah kebobolan.

Dominasi Tengah Lapangan dan Gol Penutup

Setelah jeda, NEC tidak melambat. Ruben den Uil, pelatih tim, mengatur taktik menekan tinggi yang membuat Excelsior kesulitan menguasai bola. Pada menit ke-71, Ouaissa kembali berperan sebagai pengumpan utama, mengirimkan bola terobosan kepada Basar Önal yang berada di posisi strategis. Önal menutup peluang dengan tendangan halus ke sudut kanan gawang, memperlebar selisih menjadi 2-0.

Gonzalo Cretazz kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan lima penyelamatan krusial, termasuk satu tekel tinggi pada tembakan Gyan de Regt yang hampir menjadi gol penyeimbang. Penampilan gemilang sang kiper menjadi faktor kunci dalam menjaga clean sheet NEC.

Statistik Kunci Pertandingan

  • Penguasaan bola: NEC 55,0% vs Excelsior 45,0%
  • Pass akurat: NEC 81,8% vs Excelsior 73,2%
  • Tembakan tepat sasaran: NEC 5 vs Excelsior 4
  • Clearance: Excelsior 28 kali, menandakan tekanan defensif yang tinggi
  • Pemain terbaik: Gonzalo Cretazz (penjaga gawang NEC)

Implikasi Klasemen dan Tantangan Selanjutnya

Kemenangan ini menempatkan NEC pada posisi ketiga klasemen dengan selisih satu poin dari Feyenoord, yang masih memiliki satu laga lagi melawan FC Volendam. Pertarungan untuk posisi kedua semakin ketat, dan hasil akhir pekan ini akan sangat menentukan siapa yang akan menempati tempat kedua sebelum babak akhir musim.

Selanjutnya, NEC dijadwalkan menghadapi Feyenoord di kandang pada tanggal 12 April 2026. Pertandingan itu diprediksi akan menjadi ujian berat, mengingat kualitas serangan Feyenoord yang masih konsisten. Namun, dengan performa solid dan mentalitas juara yang ditunjukkan melawan Excelsior, NEC memiliki peluang untuk menantang dominasi klub Rotterdam.

Di sisi lain, Excelsior harus bangkit dari kekalahan ini. Tim akan melanjutkan perjuangan di Liga Belanda dengan agenda pertandingan melawan PEC Zwolle, dimana mereka perlu meraih poin penting untuk menghindari zona degradasi.

Secara keseluruhan, laga ini menegaskan bahwa NEC Nijmegen bukan sekadar tim penengah, melainkan kompetitor serius di puncak Eredivisie. Konsistensi dalam menyerang, pertahanan yang disiplin, serta peran kunci pemain seperti Linssen, Önal, dan Cretazz menjadi faktor utama yang akan menentukan nasib mereka di sisa musim.

About the Author

Pontus Pontus Avatar