Back to Bali – 11 April 2026 | Jelang penutupan bursa transfer BRI Super League 2025/2026, Persib Bandung kembali menjadi sorotan utama publik sepak bola Indonesia. Klub raksasa Kota Kembang ini dikabarkan akan menandatangani dua pemain sekaligus, satu di antaranya menimbulkan keheranan karena profilnya yang tak terduga. Langkah ini terjadi bersamaan dengan ketidakpastian masa depan pelatih asal Kroasia, Bojan Hodak, yang kontraknya akan habis pada akhir Mei 2026.
Target Transfer Persib: Dua Nama, Satu Kejutan
Menurut laporan internal klub, dua pemain yang sedang dipertimbangkan untuk bergabung adalah pemain muda berbakat asal Indonesia dan pemain asing berpengalaman yang pernah bermain di liga top Eropa. Nama pertama adalah Egy Maulana Vikri, gelandang tengah berusia 23 tahun yang telah menorehkan penampilan impresif bersama Lechia Gdańsk (Polandia) dan menjadi andalan Timnas U-23. Vikri diperkirakan akan menambah kreativitas lini tengah Persib serta menjadi opsi utama dalam skema permainan yang menitikberatkan pada penguasaan bola.
Nama kedua, yang memicu keheranan di kalangan penggemar, adalah mantan penyerang Premier League, Marko Petrovic, berusia 30 tahun. Petrovic menghabiskan tiga musim terakhir di Liga Turki, mencetak 22 gol, namun belum pernah bermain di Indonesia. Keputusan menggaet pemain berpengalaman dengan latar belakang Liga Inggris dianggap langkah strategis untuk meningkatkan daya serang Persib dan memberikan mentoring kepada pemain muda.
- Egy Maulana Vikri – Gelandang serang, 23 tahun, bekas Lechia Gdańsk.
- Marko Petrovic – Penyerang, 30 tahun, mantan Premier League, terakhir di liga Turki.
Manajemen Persib menyatakan bahwa kedua pemain tersebut akan menandatangani kontrak secara bersamaan pada minggu depan, setelah persetujuan medis selesai. Proses ini diharapkan tidak mengganggu persiapan tim menjelang fase playoff BRI Super League.
Situasi Kontrak Bojan Hodak: Antara Janji dan Keraguan
Di sisi lain, masa depan pelatih kepala Bojan Hodak masih berada dalam bayang‑bayang. Kontraknya dengan Persib secara resmi berakhir pada 30 Mei 2026, tepat setelah musim berakhir. Dalam wawancara terbaru dengan media resmi I.League pada 9 April 2026, Hodak mengungkapkan bahwa ia telah menerima tawaran perpanjangan yang “bagus” dari pemilik klub, Glenn Sugita.
Namun, pelatih tersebut menegaskan bahwa ia belum mengambil keputusan final. “Kami sedang dalam pembicaraan, mereka memberi saya penawaran yang menarik, tetapi saya masih mempertimbangkan faktor‑faktor lain dalam hidup saya,” ujar Hodak. Pernyataan ini menambah ketegangan karena keberhasilan transfer dua pemain baru sangat bergantung pada stabilitas kepelatihan.
Jika Hodak memutuskan untuk meninggalkan Persib, klub harus mencari pengganti yang dapat mengintegrasikan dua rekrutan baru secara efektif. Sebaliknya, jika perpanjangan kontrak terwujud, pelatih tersebut akan memiliki kesempatan untuk mengoptimalkan skuad yang kini lebih lengkap, sekaligus menargetkan gelar juara BRI Super League.
Analisis Dampak Strategis
Penggabungan dua pemain sekaligus memiliki implikasi taktis yang signifikan. Dengan kehadiran Vikri, Persib dapat mengadopsi formasi 4‑2‑3‑1 yang menitikberatkan pada penyerangan dari sisi sayap serta pergerakan kreatif di tengah lapangan. Sementara itu, Petrovic diharapkan menjadi target utama dalam serangan cepat, memanfaatkan kecepatan dan pengalaman internasionalnya.
Dari sisi finansial, transfer ini menandakan komitmen klub untuk meningkatkan nilai komersial melalui popularitas pemain asing dan potensi penjualan merchandise. Di sisi lain, perpanjangan kontrak Bojan Hodak dapat memberikan kepastian bagi sponsor dan pemilik klub dalam merencanakan anggaran jangka panjang.
Penggemar Persib, yang dikenal dengan sebutan “Bobotoh”, menyambut berita ini dengan antusiasme tinggi. Diskusi di media sosial menunjukkan harapan besar bahwa kombinasi pengalaman internasional dan talenta lokal akan mengangkat Persib kembali ke puncak klasemen.
Secara keseluruhan, dinamika transfer dan kebijakan kontrak pelatih ini menjadi indikator utama arah strategi Persib Bandung dalam beberapa bulan mendatang. Keberhasilan kedua elemen tersebut akan menentukan apakah klub mampu mengukir prestasi gemilang atau justru terpaksa melakukan restrukturisasi lebih dalam.
Dengan segala tantangan yang ada, Persib Bandung tetap optimis menatap masa depan, mengingat dukungan kuat dari manajemen, pemain, dan suporter. Langkah selanjutnya adalah menunggu konfirmasi resmi dari klub mengenai penandatanganan kontrak dua rekrutan dan keputusan akhir Bojan Hodak.













