Back to Bali – 28 Maret 2026 | Gayo Lues, Aceh – Sebuah kasus pembunuhan yang mengejutkan terjadi di Kabupaten Gayo Lues pada dini hari 26 Maret 2026. Dr. Shanti Hastuti, seorang dokter aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di wilayah tersebut, ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya setelah menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas). Pelaku, seorang petani yang merupakan tetangga korban, berhasil diamankan oleh aparat kepolisian setelah melarikan diri menuju Jalan Lintas Blangkejeren–Kutacane.
Menurut keterangan Iptu Polres Gayo Lues, Muhamad Abidinsyah, korban berusia 38 tahun dan tinggal di Dusun Ume Paya, Desa Raklunung, Kecamatan Blangkejeren. Pada malam kejadian, pelaku yang berinisial FA berusaha memasuki rumah korban untuk melakukan pencurian. Namun, niatnya terbongkar ketika dr. Shanti mendengar suara langkah kaki di luar dan segera memeriksa situasi. Ketika FA menyadari bahwa aksinya telah diketahui, ia menurunkan senjata berupa pukulan keras yang mengakibatkan luka fatal pada korban.
Penangkapan dan Proses Hukum
Setelah kejadian, tim penyidik berhasil mengejar dan menangkap FA di depan Tugu Kota Blangkejeren. Ia kemudian dibawa ke Polres Gayo Lues untuk proses penyidikan lebih lanjut. Berdasarkan Pasal 479 Ayat (3) Undang‑Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, FA dijerat dengan dakwaan pencurian dengan pemberatan yang mengakibatkan kematian. Jika terbukti bersalah, pelaku dapat dijatuhi hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Reaksi Pihak Kepolisian
Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, menegaskan bahwa penanganan kasus ini mencerminkan keseriusan Polres Gayo Lues dalam menindak setiap tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menindak tegas pelaku kejahatan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum kami,” ujar Hyrowo dalam konferensi pers yang diadakan pada 27 Maret 2026.
Polres Gayo Lues juga berjanji akan meningkatkan kinerja dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, terutama di daerah-daerah yang rawan kriminalitas. Sebagai bagian dari upaya preventif, pihak kepolisian mengimbau warga untuk melaporkan aktivitas mencurigakan dan memperkuat rasa saling mengawasi di lingkungan masing‑masing.
Respons Masyarakat dan Dampak Sosial
Kasus pembunuhan ini menuai keprihatinan luas di kalangan masyarakat Gayo Lues. Warga sekitar menyatakan rasa kehilangan yang mendalam, mengingat dr. Shanti merupakan salah satu tenaga medis yang sangat dibutuhkan di wilayah terpencil. Beberapa tokoh masyarakat mengadakan doa bersama dan mengajak warga untuk tidak menyebarkan rumor yang dapat menambah ketegangan.
- Warga menuntut penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku.
- Komunitas medis menyerukan peningkatan keamanan bagi tenaga kesehatan di daerah perbatasan.
- Pihak berwenang diminta untuk meningkatkan patroli di wilayah pedesaan pada malam hari.
Kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang keamanan rumah tinggal tenaga publik, khususnya mereka yang berada di daerah dengan fasilitas keamanan terbatas. Pemerintah daerah diperkirakan akan meninjau kembali kebijakan perlindungan bagi ASN yang bertugas di wilayah rawan.
Dengan tersangka telah ditangkap dan proses hukum berjalan, harapan besar terletak pada penyelesaian kasus ini secara adil. Kejadian tragis ini sekaligus menjadi pelajaran penting bagi seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya kewaspadaan, serta perlunya kolaborasi antara warga dan aparat keamanan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.













