Truk Gas Meledak di Citarik, Evakuasi Sukses, Lalu Lintas Pulih Setelah Pemadaman Inovatif

Back to Bali – 27 Maret 2026 | Pada sore hari Kamis, 26 Maret 2026, sebuah truk pengangkut LPG berkapasitas 3 kilogram terbakar hebat di..

2 minutes

Read Time

Truk Gas Meledak di Citarik, Evakuasi Sukses, Lalu Lintas Pulih Setelah Pemadaman Inovatif

Back to Bali – 27 Maret 2026 | Pada sore hari Kamis, 26 Maret 2026, sebuah truk pengangkut LPG berkapasitas 3 kilogram terbakar hebat di Jalan Raya Citarik, Kampung Cibarengkok, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kebakaran tersebut mengakibatkan terhentinya arus lalu lintas utama antara Palabuhanratu dan Sukabumi serta terputusnya jaringan listrik di sekitar lokasi. Namun, berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan kepolisian, bangkai truk berhasil dievakuasi, lalu lintas kembali lancar, dan tidak terjadi ledakan yang mengancam pemukiman warga.

Waktu Kejadian dan Tindakan Awal

Petugas menerima laporan sekitar pukul 17.12 WIB, ketika kendaraan masih melaju di jalan yang padat. Tim Damkar Pos Wilayah I Palabuhanratu tiba di lokasi pada pukul 17.20 WIB. Sesampainya di tempat, mereka menemukan api menghanguskan truk serta tabung-tabung gas yang bersumber dari kebocoran. Kondisi jalan yang macet memperlambat akses, namun tim berhasil menembus kemacetan dan langsung menyiapkan peralatan pemadaman.

Strategi Pemadaman dengan Detergen

Api yang berasal dari gas LPG tidak dapat dipadamkan secara efektif dengan air biasa karena sifat gas yang mudah menyebar. Komandan Pos Damkar, Aceng Ismail, menjelaskan bahwa tim mencoba pendekatan alternatif dengan mencampur detergen ke dalam tangki pemadam. Detergen dicampur dan dikocok terlebih dahulu, kemudian disemprotkan ke titik api. Kombinasi air‑detergen berhasil menurunkan suhu api, mengurangi tekanan gas, dan akhirnya memadamkan kobaran dalam waktu sekitar satu jam.

Evakuasi dan Penanganan Lalu Lintas

Setelah api berhasil dipadamkan, tim evakuasi yang terdiri atas 30 personel kepolisian (Satlantas, Sabhara) serta satu unit water‑canon dikerahkan untuk menyingkirkan bangkai kendaraan ke bahu jalan. Proses pendinginan dan pemindahan truk memakan waktu tambahan, namun berhasil selesai sebelum tengah malam. Sementara itu, Satlantas Polres Sukabumi melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup beberapa titik strategis dan mengarahkan kendaraan wisatawan melalui jalur alternatif Cikidang, mengurangi kepadatan di area Citarik‑Bagbagan.

Dampak Lingkungan dan Keselamatan

Kebakaran memutus jaringan listrik PLN karena api menyentuh kabel overhead di atas jalan. Listrik di desa Citarik sempat padam, namun petugas PLN segera memperbaiki kerusakan setelah pemadaman selesai. Tidak ada laporan korban jiwa; sopir truk serta kernet selamat meski mengalami luka ringan. Warga sekitar sempat panik dan mengungsi ke tempat yang lebih aman, namun tidak ada ledakan yang terjadi karena tabung gas tidak meledak secara total.

Reaksi Masyarakat dan Penegakan Hukum

Kepala Desa Citarik, Ujang Sumantri, menyampaikan rasa lega atas selesainya insiden tanpa korban fatal. Ia menekankan pentingnya inspeksi rutin kendaraan muatan gas agar kejadian serupa tidak terulang. Pihak kepolisian kini membuka penyelidikan mengenai penyebab kebocoran tabung gas, dengan mempertimbangkan faktor perawatan kendaraan dan kelengkapan dokumen keselamatan.

Secara keseluruhan, penanganan kebakaran truk gas di Citarik menjadi contoh koordinasi lintas lembaga yang efektif. Penggunaan detergen sebagai agen pemadam menunjukkan inovasi praktis dalam situasi darurat. Lalu lintas kembali mengalir normal pada dini hari, jaringan listrik pulih, dan evakuasi bangkai kendaraan selesai tanpa menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan.

Dengan keberhasilan evakuasi dan pemulihan infrastruktur, masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari‑hari dengan tenang, sementara pihak berwenang terus meningkatkan standar keselamatan transportasi barang berbahaya.

About the Author

Zillah Willabella Avatar