Back to Bali – 02 Mei 2026 | Sabtu malam, 1 Mei 2026, Stadion Internasional Kairo menjadi saksi pertempuran klasik yang selalu dinanti, Derby Kairo antara Al Ahly dan Zamalek. Dalam laga yang menegangkan, Al Ahly berhasil menumpaskan rival abadinya dengan skor tiga nol berkat aksi gemilang penyerang asal Algiers, Mohamed Bencharki, yang mencetak dua gol serta menyumbang assist pada gol ketiga. Kemenangan ini tidak hanya menambah kebanggaan bagi ‘Red Devils’, tetapi juga mengubah dinamika perburuan gelar Liga Mesir.
Babak Pertandingan
Pertandingan dimulai pukul 20.00 waktu setempat, ditayangi sorotan ribuan suporter yang membelah stadion menjadi dua warna: merah Al Ahly dan putih Zamalek. Sejak menit ke-12, Al Ahly menampilkan tekanan tinggi, memaksa pertahanan Zamalek yang tampak rapuh. Bencharki membuka keunggulan pada menit ke-27 setelah menerima umpan silang dari gelandang tengah dan menegakkan bola ke sudut atas gawang.
Gol kedua tercipta pada menit ke-54 ketika serangan balik cepat memanfaatkan kesalahan lini belakang Zamalek. Bencharki kembali menjadi penentu, kali ini menembus ruang penalti dan mengirimkan tembakan keras yang tak terjangkau kiper Zamalek. Gol ketiga muncul pada menit ke-78, ketika striker Al Ahly, Mostafa Mohamed, memanfaatkan umpan lebar dari sisi kanan dan menutup pertandingan dengan tembakan satu‑sentimeter ke sudut bawah tiang gawang.
Selama 90 menit, Zamalek tak berhasil menciptakan peluang signifikan. Upaya mereka lebih banyak terhenti oleh pertahanan Al Ahly yang disiplin dan penempatan garis offside yang tepat. Penonton menyaksikan aksi-aksi dramatis, namun tidak ada gol balasan yang berhasil mengubah arah pertandingan.
Dampak pada Poin Klasemen
Sebelum laga ini, Zamalek memimpin klasemen dengan 50 poin, tiga poin di atas Pyramids FC (47 poin) dan mengungguli Al Ahly yang berada di posisi ketiga dengan 44 poin. Kekalahan 3‑0 menurunkan harapan Zamalek untuk menambah jarak ke pemimpin, sementara Al Ahly menambah tiga poin menjadi 47, menyamai Pyramids dan mengurangi jarak ke pemimpin menjadi tiga poin.
Kemenangan ini memberikan dorongan moral bagi suporter Al Ahly yang sempat kecewa setelah kekalahan 3‑0 melawan Pyramids pada putaran sebelumnya. Dengan tiga poin tambahan, ‘Red Devils’ kembali berada dalam persaingan ketat untuk merebut gelar, terutama mengingat masih ada dua pertandingan lagi untuk masing‑masing tim.
Analisis Persaingan Gelar
Persaingan tiga tim teratas kini semakin kompleks. Jika tiga tim—Zamalek, Pyramids, dan Al Ahly—berakhir dengan poin yang sama pada akhir musim, regulasi liga mengharuskan penentuan pemenang melalui kriteria teknis berurutan. Berdasarkan data pertemuan langsung musim ini, ketiga tim memiliki catatan dua kemenangan dan dua kekalahan, menghasilkan poin mini yang identik (6 poin masing‑masing).
Selanjutnya, selisih gol pada pertemuan langsung menjadi penentu. Pyramids unggul dengan selisih +3 (5 gol untuk, 2 gol melawan), Al Ahly berada di -1 (5 gol untuk, 6 gol melawan), dan Zamalek di -2 (3 gol untuk, 5 gol melawan). Dengan skenario ini, bila terjadi seri poin akhir, Pyramids berpeluang menjadi juara, Al Ahly menjadi runner‑up, dan Zamalek turun ke posisi ketiga.
- Jika Al Ahly menang dua pertandingan tersisa, sementara Zamalek dan Pyramids masing‑masing kalah satu, ketiga tim akan berakhir dengan 53 poin.
- Jika Al Ahly menang satu dan kalah satu, dan kedua tim lain kalah dua, semua tim akan mengakhiri musim dengan 50 poin.
Dalam kedua skenario, kriteria selisih gol langsung akan menentukan juara. Oleh karena itu, setiap poin yang diperoleh pada sisa pertandingan menjadi sangat krusial, terutama bagi Zamalek yang harus menambah selisih gol untuk mengimbangi keunggulan Pyramids.
Dengan kemenangan dramatis ini, Al Ahly tidak hanya memperbaiki posisi klasemen, tetapi juga mengirimkan sinyal kuat bahwa mereka masih memiliki peluang besar untuk merebut gelar, asalkan mampu mengoptimalkan sisa laga dan memperbaiki selisih gol di pertemuan langsung.
Keputusan akhir liga masih menunggu hasil dua pertandingan terakhir, namun derby kali ini telah menambah ketegangan dan menjanjikan akhir musim yang penuh kejutan.













