Raffinha Ucapkan Terima Kasih kepada PSIS Semarang: Klub Penyelamat Karir Musim Ini

Back to Bali – 06 Mei 2026 | Striker asal Brasil, Raffinha, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PSIS Semarang melalui unggahan di akun Instagram pribadi..

3 minutes

Read Time

Raffinha Ucapkan Terima Kasih kepada PSIS Semarang: Klub Penyelamat Karir Musim Ini

Back to Bali – 06 Mei 2026 | Striker asal Brasil, Raffinha, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PSIS Semarang melalui unggahan di akun Instagram pribadi pada Rabu, 6 Mei 2026. Di tengah sorotan Liga 2 musim 2025/2026, pemain berusia 27 tahun itu menyatakan bahwa klub Jawa Tengah telah menyelamatkan musimnya yang sebelumnya terancam kegagalan.

Awal Musim yang Sulit di PSIM Yogyakarta

Raffinha memulai kampanye 2025/2026 bersama PSIM Yogyakarta pada putaran pertama Liga 1. Dalam tiga penampilan yang ia jalani, sang penyerang tidak berhasil mencetak gol dan sering kali berada di bangku cadangan. Kinerja yang kurang bersinar memicu pertanyaan mengenai kemampuan adaptasinya di sepak bola Indonesia, mengingat ia sebelumnya bermain di level lebih tinggi di luar negeri.

Perpindahan ke PSIS Semarang dan Kebangkitan

Pada putaran kedua, PSIS Semarang mengajukan permohonan pinjaman untuk Raffinna. Keputusan klub tersebut terbukti menjadi titik balik. Selama sepuluh laga yang ia mainkan bersama Mahesa Jenar, Raffinha berhasil menorehkan empat gol, termasuk dua gol penting pada pertandingan melawan tim papan atas Liga 2.

Statistik tersebut, meski tidak menggemparkan, cukup untuk mengembalikan kepercayaan diri sang pemain. Selain mencetak gol, ia juga berkontribusi dalam empat assist, menunjukkan peranannya tidak sekadar sebagai penyelesai akhir, tetapi juga pencipta peluang bagi rekan setim.

Ucapan Terima Kasih di Media Sosial

Dalam unggahan Instagramnya, Raffinha menuliskan, “Banyak yang saya ingin katakan tapi saya hanya ingin mengatakan, terima kasih PSPS Semarang yang telah menyelamatkan musim saya.” Ia menambahkan apresiasi khusus kepada tiga orang yang ia sebut sebagai pendukung utama selama masa adaptasi: Fariz Julinar, Datu Nova, dan Wafa Amry. Ketiganya, menurut pemain Brasil tersebut, selalu memberi semangat dan kepercayaan meskipun performanya belum 100 persen.

“Terima kasih sudah membuatku tersenyum dan percaya pada pekerjaan saya, bahkan ketika saya tidak 100 persen,” ujar Raffinha. Unggahan tersebut mendapat ratusan like dan komentar positif dari suporter PSIS, yang menyambut baik kontribusi sang striker.

Dampak Positif bagi Karir dan Tim

Keberhasilan Raffinha di PSIS tidak hanya mengangkat moral pribadi, tetapi juga memberikan dorongan bagi tim. PSIS Semarang, yang berada di tengah persaingan ketat klasemen Liga 2, memperoleh tambahan daya serang yang signifikan. Empat gol Raffinha menjadi bagian penting dalam tiga kemenangan penting yang membantu klub menancapkan diri di posisi empat klasemen, selangkah lebih dekat menuju promosi ke Liga 1.

Manajemen PSIS menilai bahwa keputusan meminjam Raffinha merupakan langkah strategis yang terbukti berhasil. Kepala departemen rekrutmen, Banu Adikara, menyatakan, “Kami mencari pemain yang bisa memberikan dampak cepat, dan Raffinha memenuhi ekspektasi tersebut. Kami bangga dapat membantu pemain asing menyesuaikan diri dengan kompetisi Indonesia.”

Prospek Kedepan

Setelah kontrak pinjaman berakhir, PSIS Semarang berencana membuka pembicaraan untuk memperpanjang kerja sama dengan Raffinha. Sementara itu, PSIM Yogyakarta, klub induk, menyatakan keterbukaan untuk menilai kembali peran pemain tersebut di skuad utama, mengingat peningkatan performa yang signifikan.

Raffinha sendiri menutup unggahan dengan harapan dapat terus berkontribusi di Liga 2 dan mengembalikan nama baiknya di kancah sepak bola internasional. Ia menegaskan, “Saya bertekad untuk terus bekerja keras, tidak hanya untuk PSIS, tetapi juga untuk karir saya ke depan.”

Dengan dukungan klub, staf, dan suporter, perjalanan Raffinha di Indonesia tampak kembali ke jalur yang tepat. Bagi banyak penggemar sepak bola, kisah kebangkitan sang striker menjadi contoh bagaimana lingkungan yang mendukung dapat mengubah nasib seorang pemain di tengah tantangan kompetisi profesional.

About the Author

Zillah Willabella Avatar