Back to Bali – 08 Mei 2026 | Klaten kembali menjadi sorotan publik pada awal Mei 2026 setelah sebuah sarang tawon Vespa Affinis berukuran luar biasa ditemukan di Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes. Sarang yang panjangnya mencapai 1,8 meter dan lebarnya sekitar 1 meter ini menyerupai tubuh manusia dewasa, menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar.
Menurut keterangan koordinator relawan Damai Modal Mikir (Damkir) Klaten, Tara Kus Setiawan, laporan pertama tentang keberadaan sarang tersebut diterima pada Rabu, 6 Mei, lewat laporan RT dan RW setempat. Karena lokasi sarang berada di ketinggian sekitar 15 meter pada sebuah pohon mahoni di kebun warga, tim relawan memutuskan melakukan evakuasi pada malam hari untuk meminimalisir gangguan dan bahaya bagi penduduk.
Proses Evakuasi yang Teliti
Tim Damkir memulai operasi pada pukul 22.00 WIB dan selesai sekitar 23.30 WIB. Mengingat jumlah tawon yang diperkirakan mencapai ribuan, prosedur keamanan menjadi prioritas utama. “Kami pertama-tama menyiapkan peralatan standar operasional prosedur (SOP) seperti set harness, alat pemotong khusus, serta cairan bius yang aman untuk serangga,” ujar Kus Setiawan.
Setelah tawon dibius di atas pohon, para relawan menurunkan sarang dengan hati-hati menggunakan tali penyangga. Metode ini memastikan tawon tidak terlepas atau menyerang warga di sekitar. Seluruh proses berlangsung tanpa cedera baik pada relawan maupun warga.
Ukuran dan Kondisi Sarang
Sarang yang berhasil dievakuasi memiliki dimensi kurang lebih 1,8 meter tinggi, 1 meter lebar, dan menampung ribuan induk tawon beserta larva. Kondisi cuaca pada saat itu sedang mengalami hujan berkepanjangan, yang menurut Kus Setiawan menjadi faktor pemicu perkembangan tawon di luar musim normal. “Meskipun bulan Mei belum masuk musim kawin tawon, curah hujan yang tinggi menciptakan kondisi lembab yang mempercepat siklus reproduksi,” jelasnya.
Ketua RW 09 Desa Ngemplak, Joko Sriyanto, menambahkan bahwa sarang terletak di pohon mahoni yang berada di kebun warga. “Ukuran sarang kira‑kira 1,25 meter, cukup besar untuk mengganggu aktivitas warga. Kami berterima kasih kepada tim relawan yang berhasil menurunkannya dengan aman,” ungkap Joko.
Dampak Terhadap Masyarakat
Keberadaan sarang tawon berukuran jumbo menimbulkan sejumlah risiko. Tawon Vespa Affinis dikenal memiliki sengatan yang sangat menyakitkan dan bahkan dapat menyebabkan reaksi alergi berat, bahkan kematian pada kasus terparah. Warga melaporkan adanya beberapa kasus sengatan pada minggu sebelum evakuasi, meningkatkan urgensi penanganan.
Untuk menghindari kejadian serupa, relawan Damkir mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan keberadaan sarang tawon, terutama jenis Vespa, kepada pemadam kebakaran atau tim relawan setempat. Kontak darurat yang disediakan adalah nomor WhatsApp 085293376799, layanan tanpa biaya.
Langkah Pencegahan Kedepan
- Rutin memeriksa area sekitar rumah, terutama pohon dan semak yang berpotensi menjadi sarang.
- Menghubungi pihak berwenang atau relawan setempat ketika menemukan sarang tawon berukuran besar.
- Menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi sumber makanan tawon.
- Menghindari penanganan sarang tanpa peralatan dan prosedur yang tepat.
Dengan evakuasi yang berhasil, warga Ngemplak kini dapat beraktivitas kembali tanpa rasa takut akan serangan tawon. Kasus ini menjadi contoh pentingnya koordinasi antara masyarakat, RT/RW, dan relawan dalam menangani ancaman satwa berbahaya secara cepat dan aman.
Ke depan, diharapkan pihak berwenang memperkuat sistem monitoring lingkungan untuk mengidentifikasi potensi sarang tawon secara dini, sehingga intervensi dapat dilakukan sebelum situasi menjadi kritis.













