Back to Bali – 10 Mei 2026 | Inter Miami menunjukkan dominasi luar biasa pada laga pekan ini dengan mengalahkan Toronto FC 4-2 di BMO Field, menambah catatan kemenangan tandang menjadi enam beruntun. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, menjadi sorotan utama Liga Sepak Bola Amerika (MLS) setelah Lionel Messi mencatat rekor baru: menjadi pemain tercepat dalam sejarah MLS mencapai 100 kontribusi gol (gol + assist).
Messi dan Rekor 100 Kontribusi Gol
Messi, yang kini menggeluti 64 pertandingan reguler MLS, menambah satu gol dan dua assist pada laga tersebut, menjadikannya total 59 gol dan 41 assist. Rekor sebelumnya dipegang oleh Sebastian Giovinco dengan 95 kontribusi. Dengan pencapaian ini, Messi berada di depan klasemen pencetak gol dengan selisih satu gol dari pemimpin liga.
Kontribusi Messi tidak hanya berhenti pada catatan pribadi. Ia juga memberi assist kepada Luis Suárez yang mencetak gol keduanya, serta membantu Rodrigo De Paul dalam gol kesembilan Messi sendiri. De Paul juga menambah dua assist, termasuk yang membuka gol pertama Inter Miami melalui tendangan bebas pada menit ke‑44.
Performa Inter Miami dan Toronto FC
Serangan Inter Miami diatur dengan baik. Setelah memimpin 3-0 pada babak pertama berkat gol De Paul, Suarez, dan Sergio Reguilón (yang mencetak gol pertama dan menerima assist Messi), tim asuhan Robin Fraser menambah keempat gol lewat Messi pada menit ke‑75. Toronto FC hanya berhasil membalas pada menit ke‑82 dan 90 melalui Emilio Aristizábal, mencetak keduanya dalam satu menit menjelang akhir laga.
Pertahanan Toronto FC tampak rapuh, terutama setelah kehilangan beberapa pemain kunci karena cedera. Untuk menanggulangi kekurangan tersebut, klub menandatangani tiga pemain TFC II – Micah Chisholm, Fletcher Bank, dan Jahmarie Nolan – dengan kontrak jangka pendek menjelang pertandingan melawan Inter Miami.
Strategi Toronto FC: Pemanggilan Pemain Muda
- Micah Chisholm – Bek berusia 21 tahun dari Markham, Ontario, yang debut MLS melawan San Jose Earthquakes dan mencatat 45 menit bermain.
- Fletcher Bank – Gelandang 23 tahun asal Bakersfield, California, yang belum tampil di MLS tetapi memiliki tiga gol dan lima assist dalam tujuh pertandingan di MLS NEXT Pro.
- Jahmarie Nolan – Penyerang 16 tahun asal Saint Catherine, Jamaica, yang berpotensi menjadi pemain termuda yang debut di MLS, dengan catatan empat gol dan satu assist di level MLS NEXT Pro.
Panggilan ini sejalan dengan aturan MLS yang memperbolehkan masing‑masing klub menandatangani hingga empat pemain berusia 25 tahun atau lebih muda dari tim afiliasi untuk mengatasi kekurangan skuad sementara.
Chicago Fire dan Ambisi Lewandowski
Sementara Inter Miami menikmati kemenangan, klub lain di MLS, Chicago Fire, mengumumkan minat serius untuk mendatangkan penyerang asal Polandia, Robert Lewandowski, dari Barcelona. Direktur olahraga klub, Gregg Broughton, menyatakan bahwa MLS secara keseluruhan tertarik pada pemain berkualitas tinggi dan Chicago siap menawarkan paket gaji hingga $20 juta termasuk bonus, menempatkan Lewandowski di antara penggajian tertinggi liga bersama Heung‑Min Son dan Messi.
Jika transfer tersebut terwujud, dampaknya tidak hanya akan meningkatkan daya saing Chicago Fire, tetapi juga menambah profil global MLS, memperkuat citra liga sebagai tujuan menarik bagi bintang dunia pasca Piala Dunia.
Implikasi bagi Liga MLS
Serangkaian peristiwa ini menandakan fase pertumbuhan dinamis MLS. Rekor Messi menegaskan kualitas pemain bintang yang kini bersaing di liga Amerika Utara, sementara kebijakan klub untuk memanfaatkan talenta muda melalui kontrak singkat memberikan kesempatan bagi generasi berikutnya. Di sisi lain, upaya Chicago Fire untuk merekrut Lewandowski menunjukkan ambisi klub untuk meningkatkan kompetisi dan menarik perhatian internasional.
Dengan persaingan yang semakin ketat, penonton MLS dapat mengharapkan aksi-aksi menarik di sisa musim ini, baik dari bintang kelas dunia maupun pemain muda yang sedang menapaki karier profesional.
Kesimpulannya, Inter Miami terus menegaskan dominasinya lewat kemenangan melawan Toronto FC, Messi menorehkan catatan sejarah, Toronto FC beradaptasi dengan pemain muda, dan Chicago Fire mengincar bintang Eropa. Semua dinamika ini memperkaya lanskap MLS dan menambah antisipasi bagi para penggemar sepak bola di Amerika Utara.













