Back to Bali – 10 Mei 2026 | San Siro kembali menjadi panggung utama Serie A pada Senin, 11 Mei 2026 dini hari WIB, saat AC Milan menjamu Atalanta dalam laga pekan ke-36. Pertandingan ini tidak sekadar soal tiga poin, melainkan pertarungan hidup‑mati untuk tiket Liga Champions. Rossoneri tengah berada di zona tekanan setelah tiga kekalahan beruntun, sementara Atalanta berambisi menutup musim di posisi Eropa.
Tekanan di Puncak Klasemen
Inter Milan telah mengamankan gelar Serie A, meninggalkan ruang kosong di puncak klasemen bagi rival sekota. AC Milan kini bersaing ketat dengan Juventus, AS Roma, dan Como untuk posisi empat besar. Dengan hanya tiga pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat krusial. Kegagalan dalam tiga pertemuan terakhir (hanya satu kemenangan) menurunkan kepercayaan diri tim.
Kondisi Tim dan Cedera Penting
Berita paling mengguncang datang dari ruang ganti: Christian Pulisic harus absen akibat cedera otot gluteal yang terjadi saat sesi latihan. Pulisic, yang mencetak delapan gol pada paruh pertama liga, menjadi salah satu motor serangan utama Milan. Tanpa kehadirannya, beban menyerang beralih kepada duo Santiago Giménez dan Rafael Leão.
Leão, yang sempat berada di bangku cadangan setelah sekian laga tanpa gol, kini dipaksa kembali ke lini depan. Pelatih Massimiliano Allegri diperkirakan akan menurunkan Leão sejak menit pertama, menjadikannya figur kunci untuk mengurai pertahanan rapat Atalanta.
Head‑to‑Head dan Statistik Pertemuan
- Atalanta belum terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Milan (empat kemenangan, dua seri).
- Pertemuan terakhir pada Oktober lalu berakhir 1‑1.
- Milan mencetak hanya satu gol dalam lima laga terakhir Serie A, rekor terburuk sejak awal April.
Statistik tersebut menegaskan bahwa Atalanta memiliki keunggulan mental dan taktik dalam duel langsung.
Strategi Taktik Allegri
Setelah kekalahan 0‑2 dari Sassuolo, Allegri menggelar rapat darurat di Milanello, menekankan perubahan mentalitas. Tanpa Pulisic, ia kemungkinan akan mengadopsi formasi lebih agresif, memanfaatkan kecepatan Giménez di sisi kanan dan kreativitas Leão di tengah. Pertahanan Milan diharapkan tetap kompak, mengingat Atalanta menampilkan pola serangan cepat melalui sayap.
Profil Atalanta
Atalanta masuk ke pertandingan ini berada di peringkat ketujuh, dengan tiga kekalahan dalam lima laga terakhir. Meskipun demikian, mereka menunjukkan pertahanan solid, tercermin dari hasil imbang 0‑0 melawan Genoa. Bintang muda Charles De Ketelaere menjadi ancaman utama, dengan performa yang menarik perhatian Bayern Munich. Jika Milan gagal menahan serangan sayapnya, De Ketelaere dapat menjadi penentu hasil.
Cara Menyaksikan Pertandingan
Bagi penonton di Indonesia, pertandingan dapat disaksikan melalui layanan streaming resmi Serie A yang menyiarkan langsung pada pukul 02:45 WIB. Penonton di Amerika Serikat dapat menonton lewat Paramount+ atau DAZN dengan komentar berbahasa Spanyol. Bagi yang berada di luar wilayah siaran, penggunaan VPN dapat membantu mengakses layanan streaming yang tersedia di negara asal.
Prediksi Akhir
Dengan tekanan tinggi, absennya Pulisic, dan catatan head‑to‑head yang tidak menguntungkan, AC Milan diprediksi akan mengalami pertandingan ketat. Kemenangan tipis 2‑1 menjadi hasil paling realistis jika Leão dapat menemukan ruang dan memanfaatkan umpan dari Giménez. Namun, jika Atalanta memanfaatkan keunggulan taktis mereka, hasil seri 1‑1 atau kemenangan tipis bagi Bergamo tidak dapat dikesampingkan.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi ujian besar bagi Massimiliano Allegri untuk menyalakan kembali mesin serangan Milan dan mengamankan tiket Liga Champions sebelum musim berakhir. Bagi Atalanta, pertandingan ini adalah kesempatan memperkuat ambisi Eropa mereka dengan mengalahkan salah satu raksasa Serie A.













