Back to Bali – 02 Juni 2026 | Pembangunan hunian tetap (huntap) menjadi salah satu prioritas utama pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 2026. Percepatan pembangunan huntap penting untuk memberi kepastian bagi masyarakat terdampak, khususnya korban rumah hilang dan rusak berat, agar segera bisa menata kehidupan kembali.
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pembangunan huntap menjadi fokus penting dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Renduk) yang tengah disiapkan pemerintah.
Data Satgas PRR per 24 Mei 2026 menunjukkan pembangunan huntap di tiga provinsi terdampak terus bergerak. Dari total rencana 39.335 unit huntap, sebanyak 1.110 unit saat ini berada dalam tahap pembangunan dan 364 unit telah selesai dibangun.
Aceh menjadi provinsi dengan kebutuhan pembangunan huntap terbesar, yakni mencapai 28.910 unit. Dari jumlah tersebut, 758 unit saat ini dalam proses pembangunan dan 115 unit telah selesai dibangun.













