Back to Bali – 10 Juni 2026 |
Ketua Forum PUSPA Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giriprasta, menekankan bahwa predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) bukanlah tujuan akhir yang harus dikejar oleh pemerintah daerah. Lebih dari itu, KLA harus mampu menghadirkan pemenuhan hak dan perlindungan anak yang nyata hingga ke tingkat keluarga dan masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan KLA tidak hanya diukur dari capaian administrasi maupun penghargaan yang diperoleh daerah, melainkan dari sejauh mana kebijakan dan program yang dijalankan mampu memberikan dampak nyata bagi tumbuh kembang anak. Ny. Seniasih juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam upaya perlindungan anak, termasuk Forum Anak, Forum GenRe, PKK, organisasi perempuan, desa adat, dunia usaha, media, hingga keluarga. Ia mengingatkan bahwa banyak persoalan sosial yang tidak selalu terdeteksi melalui mekanisme formal sehingga diperlukan kehadiran organisasi dan komunitas masyarakat yang mampu mendengar langsung aspirasi serta keluhan warga. Pemerintah Kabupaten Bangli telah meraih predikat Pratama selama tiga tahun berturut-turut dan meningkat menjadi predikat Madya pada tahun 2024. Berbagai program pendukung terus diperkuat, mulai dari layanan perlindungan perempuan dan anak, sekolah ramah anak, fasilitas kesehatan ramah anak, peningkatan kepemilikan akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga penguatan peran Forum Anak sebagai pelopor dan pelapor. Dalam sesi diskusi, peserta mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari perlindungan anak di era digital, penguatan literasi digital, hingga peningkatan kualitas pendidikan dan sarana pendukung bagi peserta didik.













