Bawaslu Temukan Data Pemilih Bermasalah Saat Uji Petik PDPB di Buleleng

Back to Bali – 05 Juni 2026 | Bawaslu Kabupaten Buleleng menemukan beberapa data pemilih yang masih perlu diperbaiki saat melakukan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 melalui metode uji petik di lapangan. Beberapa temuan di antaranya pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam daftar pemilih, pemilih yang telah…

Bawaslu Temukan Data Pemilih Bermasalah Saat Uji Petik PDPB di Buleleng

Back to Bali – 05 Juni 2026 | Bawaslu Kabupaten Buleleng menemukan beberapa data pemilih yang masih perlu diperbaiki saat melakukan pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 melalui metode uji petik di lapangan.

Beberapa temuan di antaranya pemilih yang telah meninggal dunia namun masih tercatat dalam daftar pemilih, pemilih yang telah pindah domisili tetapi masih terdaftar di daerah asal, hingga warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum masuk dalam data pemilih.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata menjelaskan pengawasan dilakukan terhadap hasil PDPB Triwulan I Tahun 2026 yang telah ditetapkan KPU Buleleng pada 2 April 2026 lalu.

“Melalui uji petik, kami memastikan apakah data yang telah dimutakhirkan benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hasilnya masih ditemukan beberapa persoalan seperti pemilih meninggal yang masih terdaftar, pemilih pindah domisili yang masih tercatat di daerah asal, serta warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih namun belum masuk dalam data pemilih,” Kata dia, Kamis 4 Juni 2026.

Carna menegaskan, akurasi data pemilih menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan. Karena itu, setiap temuan yang diperoleh dari hasil pengawasan akan menjadi bahan evaluasi agar proses pemutakhiran data berikutnya dapat berjalan lebih baik.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar