Back to Bali – 12 Juni 2026 | Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Bali. Ia melakukan penempelan tanda Sensus Ekonomi 2026 pada Senin, 8 Juni 2026 sore di Jayasabha, Denpasar, dan didata oleh petugas Sensus.
Gubernur Koster mengajak seluruh masyarakat Bali agar turut menyukseskan penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026 yang akan memberikan manfaat untuk kepentingan perencanaan pembangunan ekonomi Indonesia dan Bali.
"Dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, saya titiang sudah memenuhi kewajiban memberikan data dengan fakta yang baik, jujur, dan benar," ujarnya.
Gubernur Koster juga mengajak seluruh krama Bali, baik itu pelaku usaha sampai seluruh segmen masyarakat agar menerima dan memberikan data ke tenaga Sensus Ekonomi 2026.
"Titiang nunas, ngiring sarengin Sensus Ekonomi 2026 ini agar berjalan dengan baik, lancar, dan sukses," kata Wayan Koster.
BPS Provinsi Bali telah memiliki 3.200 petugas Sensus Ekonomi yang menyebar ke kabupaten/kota di Bali. Petugas Sensus ini bersumber dari tenaga dari desa sampai mahasiswa, dan petugas yang paling banyak berada di wilayah Kabupaten Badung, Kabupaten Buleleng, serta Kota Denpasar.
Sensus Ekonomi 2026 juga akan mendata pelaku usaha di Bali yang jumlah usahanya mencapai 640 ribu lebih.













