Back to Bali – 15 Juni 2026 | Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, berbagai daerah di Indonesia mulai membuka pintu pendaftaran bagi calon peserta didik baru. Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta secara resmi telah membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang sekolah negeri, SPMB Bersama, dan Sekolah Swasta Gratis mulai Senin, 15 Juni 2026. Sementara itu, di Kota Denpasar, Bali, pendaftaran jenjang SMP serentak dibuka pada tanggal yang sama untuk jalur prestasi, dan diikuti oleh jalur lainnya beberapa hari kemudian. Gebrakan ini memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Di Jakarta, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta menargetkan daya tampung total sebanyak 245.980 murid baru untuk tahun ajaran 2026/2027. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa penyelenggaraan SPMB tahun ini menerapkan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan inklusif. Ini mencakup satuan pendidikan negeri, SPMB Bersama, serta Sekolah Swasta Gratis.
Khusus untuk Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, pendaftaran dibuka di 103 sekolah yang meliputi jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB. Pendaftaran ini dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama akan membuka kuota sebesar 70% dari total daya tampung kelas awal masing-masing sekolah, sementara 30% sisanya akan dibuka pada gelombang kedua. Penting untuk dicatat bahwa pendaftaran Sekolah Swasta Gratis ini tidak dipungut biaya sama sekali, baik oleh sekolah maupun orang tua/wali calon murid baru. Calon murid yang mendaftar SPMB Jakarta reguler juga diperbolehkan mendaftar PMB Sekolah Swasta Gratis secara bersamaan. Namun, jika diterima dan melakukan daftar ulang di sekolah swasta gratis, maka calon murid tersebut tidak dapat mengikuti proses SPMB berikutnya pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya.
Informasi lebih lanjut mengenai PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta dapat diakses melalui akun Instagram @officialpmbdki dan @disdikdki.
Sementara itu, di Denpasar, Bali, pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP untuk Tahun Ajaran 2026/2027 dijadwalkan berlangsung mulai 22 Juni 2026. Orang tua dan calon murid diimbau untuk memperhatikan kuota dan daya tampung sekolah sebagai bahan pertimbangan strategi pendaftaran.
Setiap SMP Negeri di Denpasar memiliki daya tampung yang berbeda, disesuaikan dengan jumlah rombongan belajar (rombel), ketersediaan ruang kelas, dan kapasitas sekolah. Berdasarkan data tahun sebelumnya, total kuota SMP Negeri di Kota Denpasar mencapai 5.880 siswa. Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah kuota mengalami peningkatan menjadi 5.960 siswa, bertambah 80 kursi atau sekitar 1,36%. Angka ini tersebar di 17 SMP Negeri dengan sekitar 149 rombongan belajar.
Pendaftaran di Denpasar dibagi ke dalam empat jalur:
- Jalur Prestasi: Pendaftaran 22-24 Juni 2026, Pengumuman 25 Juni 2026, Daftar Ulang 6-8 Juli 2026. Alokasi kuota sebesar 35% (2.091 siswa) untuk prestasi akademik dan non-akademik.
- Jalur Mutasi & Afirmasi: Pendaftaran 29-30 Juni 2026, Pengumuman 1 Juli 2026, Daftar Ulang 6-8 Juli 2026. Alokasi kuota untuk Jalur Afirmasi sebesar 20% (1.192 siswa) dan Jalur Mutasi sebesar 5% (298 siswa).
- Jalur Domisili: Pendaftaran 1-4 Juli 2026, Pengumuman 5 Juli 2026, Daftar Ulang 6-8 Juli 2026. Alokasi kuota terbesar untuk Jalur Domisili sebesar 40% (2.379 siswa).
Bagi calon peserta didik baru dan wali murid yang ingin mengetahui rincian jumlah daya tampung di seluruh SMP Negeri Kota Denpasar, dapat mengakses petunjuk teknis (juknis) resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar.
Di sisi lain, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) juga membuka pendaftaran beasiswa untuk jenjang S1, S2, dan S3 di Universitas Indonesia (UI) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bawaslu. Pendaftaran beasiswa ini dibuka mulai 15 Juni hingga 2 Juli 2026, dengan mengikuti skema Tugas Belajar Mandiri. Syarat dan ketentuan beasiswa serta timeline pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi Bawaslu.
Proses pendaftaran yang serentak dan beragam ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan keteraturan bagi calon peserta didik serta para orang tua dalam mempersiapkan masa depan pendidikan anak-anak mereka.













