Drama 90 Menit: Amad Diallo Bawa Pantai Gading Raih Kemenangan Dramatis Atas Ekuador!

Back to Bali – 15 Juni 2026 | Philadelphia – Mimpi buruk nyaris menghampiri Ekuador di laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026. Unggul dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas, La Tri justru harus menelan pil pahit setelah Amad Diallo mencetak gol kemenangan dramatis untuk Pantai Gading di menit akhir pertandingan, mengakhiri laga…

3 minutes

Read Time

Drama 90 Menit: Amad Diallo Bawa Pantai Gading Raih Kemenangan Dramatis Atas Ekuador!

Back to Bali – 15 Juni 2026 | Philadelphia – Mimpi buruk nyaris menghampiri Ekuador di laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026. Unggul dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas, La Tri justru harus menelan pil pahit setelah Amad Diallo mencetak gol kemenangan dramatis untuk Pantai Gading di menit akhir pertandingan, mengakhiri laga dengan skor 1-0.

Gol Telat yang Menyakitkan

Pertandingan yang digelar di Philadelphia Stadium ini diprediksi akan berjalan ketat, mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh demi memuluskan langkah ke babak gugur. Ekuador, yang datang dengan skuad yang dianggap sebagai yang terkuat dalam sejarah mereka, tampil mendominasi sejak awal. Namun, keberuntungan seolah enggan berpihak pada mereka. Tiga kali bola sundulan atau tembakan pemain Ekuador membentur tiang gawang, sebuah rekor tersendiri bagi tim yang mengalami kekalahan namun membentur mistar tiga kali di Piala Dunia sejak 1966.

Enner Valencia, striker andalan Ekuador, memiliki peluang emas pertama namun tendangannya masih melebar. Tak lama berselang, John Yeboah dan Nilson Angulo juga nyaris mencetak gol setelah bola tembakan mereka menghantam mistar gawang di babak pertama. Dominasi Ekuador berlanjut di babak kedua ketika Valencia kembali mengancam gawang Pantai Gading dengan tembakan keras yang membentur tiang.

Pantai Gading Tunjukkan Ketahanan dan Kedalaman Skuad

Di sisi lain, Pantai Gading menampilkan permainan fisik yang disiplin dan taktis. Meskipun lebih banyak bertahan, mereka berhasil meredam serangan demi serangan Ekuador. Beberapa kali pemain Pantai Gading harus menerima kartu kuning karena melakukan pelanggaran untuk menghentikan momentum serangan lawan.

Memasuki babak kedua, pelatih Pantai Gading melakukan beberapa pergantian pemain yang terbukti jitu. Masuknya Amad Diallo di menit ke-56 memberikan energi baru bagi lini serang tim. Ia menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Ekuador, bahkan nyaris mencetak gol melalui assist yang ia ciptakan untuk Elye Wahi, namun bola kembali membentur tiang gawang.

Menjelang akhir pertandingan, kelelahan mulai terlihat pada pemain Ekuador. Celah di lini pertahanan mereka dimanfaatkan dengan baik oleh Pantai Gading. Wilfried Singo melakukan penetrasi dari sisi kanan dan memberikan umpan matang kepada Amad Diallo yang berlari masuk ke kotak penalti. Dengan tenang, pemain Manchester United itu melepaskan tembakan kaki kiri yang sukses merobek jala gawang Ekuador, mengubah skor menjadi 1-0 di menit ke-90.

Dampak Hasil Pertandingan

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Ekuador, mengakhiri rekor 19 pertandingan tak terkalahkan mereka. Pelatih Ekuador, Sebastián Beccacece, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang dianggapnya tidak adil. “Kurangnya akurasi, detail-detail itu. Kami jauh lebih unggul di babak pertama dan di babak kedua kami juga punya peluang jelas,” ujarnya.

Sementara itu, Amad Diallo menyatakan kelegaan dan motivasi timnya. “Kami membutuhkannya. Kami datang ke sini untuk membuat sejarah. Ini adalah turnamen besar pertama bagi kami semua, dan kami sangat termotivasi,” kata pemain yang didatangkan sebagai pemain pengganti.

Hasil ini menempatkan Pantai Gading berada di puncak klasemen Grup E bersama Jerman dengan poin yang sama, setelah Jerman menang telak 7-1 atas Curacao. Peluang Pantai Gading untuk lolos ke babak 32 besar kini melonjak drastis hingga 95 persen. Sebaliknya, peluang Ekuador untuk melaju ke babak gugur turun menjadi 59 persen, dan mereka kini harus berjuang keras di dua laga sisa melawan Curacao dan Jerman.

Pertandingan selanjutnya akan menjadi krusial bagi kedua tim. Pantai Gading akan menghadapi Jerman di Toronto, sementara Ekuador akan berhadapan dengan Curacao di Kansas City pada hari Sabtu.

About the Author

Zillah Willabella Avatar