Back to Bali – 03 April 2026 | Juru tendang asal Brasil, Neymar Jr., kembali menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola Indonesia setelah menorehkan penampilan krusial bersama Santos FC melawan Remo pada putaran akhir Campeonato Brasileiro Serie A. Kemenangan 2-1 atas Remo tidak hanya mengangkat posisi Santos keluar dari empat tim terbawah, tetapi juga menambah catatan pribadi sang bintang dengan 12 kontribusi gol (7 gol dan 5 assist) sejak kembali ke tanah kelahiran pada awal musim ini.
Penampilan Memukau di Laga Santos vs Remo
Dalam pertandingan yang berlangsung di Estádio do Maracanãzinho, Neymar menampilkan visi permainan yang tajam serta kecepatan yang masih mendekati puncak kariernya. Gol pembuka yang ia cetak pada menit ke-23 memecah kebuntuan, sementara assist pada gol penentu di menit ke-68 mempertegas peranannya sebagai playmaker. Dengan hasil tersebut, Santos berhasil mengamankan tiga poin penting, menghindari zona degradasi, dan menegaskan bahwa pengalaman internasionalnya masih sangat berpengaruh di level domestik.
Strategi Ancelotti dan Persaingan Tempat di Timnas Brasil
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, tengah berada dalam proses penyusunan skuad final untuk fase akhir kualifikasi Piala Dunia 2026. Neymar, yang kini berusia 34 tahun, masih berada di ambang keputusan. Ancelotti menegaskan bahwa hanya pemain yang berada dalam kondisi fisik 100% yang akan dipanggil. Ia menyebutkan, “Jika dia mencapai kondisi 100%, maka ya, dia bisa dimasukkan. Mengapa saya tidak memanggilnya, karena dia belum dalam kondisi terbaiknya.”
Keputusan tersebut dipengaruhi oleh serangkaian masalah cedera yang dialami Neymar sejak akhir 2025, termasuk operasi tambahan pada ligamen yang memperlambat proses rehabilitasi. Meskipun demikian, Neymar telah menunjukkan komitmen tinggi dengan mengikuti program latihan khusus, memperbaiki pola hidup, dan menambah intensitas pertandingan bersama Santos.
Harapan dan Tekanan Menjelang Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 diyakini menjadi kesempatan terakhir bagi Neymar untuk menambah koleksi trofi internasional, mengingat usianya yang mendekati puncak karier. Dengan 79 gol, ia masih memegang rekor top skor sepanjang masa Timnas Brasil. Namun, persaingan posisi di timnas semakin ketat, dengan pemain muda seperti Vinícius Júnior dan Rodrygo yang terus menunjukkan performa konsisten di Liga Champions.
Legenda Brasil, Ronaldo dan Zico, secara terbuka menyuarakan dukungan mereka agar Neymar tetap dipanggil, menekankan nilai pengalaman dan kepemimpinan yang tak tergantikan. Mereka berpendapat, “Neymar memiliki kualitas yang dapat mengubah dinamika pertandingan, terutama dalam situasi krusial.”
Pengaruh Kemenangan Terhadap Karier di Santos
Kemenangan atas Remo tidak hanya meningkatkan moral tim, tetapi juga memberi Neymar panggung untuk menegaskan kembali kualitasnya. Dengan total 12 kontribusi gol di kompetisi domestik, ia menempati posisi sebagai pemain dengan kontribusi ofensif tertinggi di tim. Statistik ini menjadi argumen kuat dalam perdebatan publik mengenai pemanggilan ke timnas.
Selain itu, performa Neymar di lapangan menjadi bahan perbincangan media sosial, dengan banyak penggemar menilai bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi meski usia yang tidak lagi muda. Diskusi ini memperkuat tekanan pada Ancelotti untuk memberikan keputusan akhir sebelum daftar pemain resmi diumumkan pada akhir bulan ini.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Neymar berada pada persimpangan penting dalam kariernya. Penampilan gemilang bersama Santos melawan Remo menambah bukti bahwa ia masih dapat memberikan dampak signifikan di lapangan. Di sisi lain, tantangan fisik dan persaingan di timnas Brasil menuntut ia untuk menunjukkan kebugaran maksimal dalam waktu singkat. Jika Neymar mampu kembali ke kondisi puncak, peluangnya untuk kembali ke skuad Brasil dan berpartisipasi di Piala Dunia 2026 akan semakin besar, menjadikan musim ini sebagai fase krusial menjelang akhir karier internasional sang kapten.











