Back to Bali – 04 April 2026 | Yeum Hye Seon, penyerang muda tim Red Sparks, kembali menjadi sorotan media internasional setelah sebuah insiden tak terduga mengguncang dunia olahraga. Pada sebuah acara kebudayaan yang dihadiri oleh tokoh politik Indonesia, termasuk mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Yeum menyapa para hadirin dengan ucapan “Assalamualaikum” yang fasih. Gestur sederhana itu tak hanya menimbulkan keheranan, melainkan juga memicu perbincangan luas tentang toleransi, sportivitas, dan peran atlet dalam membangun jembatan budaya.
Latihan dan Karier Awal Yeung Hye Seon
Berusia 22 tahun, Yeum Hye Seon memulai kariernya di akademi sepak bola Korea Selatan pada usia 12 tahun. Dikenal karena kecepatan dan kemampuan menembak yang tajam, ia berhasil menembus tim utama Red Sparks pada usia 18 tahun. Sejak saat itu, ia menjadi salah satu pemain andalan yang sering diandalkan untuk mencetak gol krusial dalam kompetisi Liga Wanita Korea (WK League).
Insiden Salam di Depan Megawati
Pada 5 Maret 2024, Red Sparks mengadakan pertunjukan persahabatan di Jakarta sebagai bagian dari program pertukaran olahraga Asia. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Indonesia, termasuk mantan Presiden Megawati. Ketika Yeum memperkenalkan dirinya kepada publik, ia secara spontan mengucapkan “Assalamualaikum” kepada penonton Muslim, termasuk Megawati yang mendengarkan dengan penuh rasa hormat. Reaksi Megawati yang terkejut namun tersenyum menambah kehangatan momen tersebut.
Gestur tersebut tidak hanya mencerminkan kemampuan bahasa asing Yeum, tetapi juga menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai inklusif dalam dunia olahraga. Dalam wawancara singkat, Yeum menjelaskan bahwa ia belajar bahasa Indonesia dan beberapa frasa dalam bahasa Arab selama pelatihan kebudayaan yang diselenggarakan klubnya.
Dampak Media dan Publikasi
Setelah insiden tersebut, media Indonesia dan Korea melaporkan peristiwa ini dengan tajuk menarik. Salah satu outlet melaporkan, “Bikin Megawati Kaget, Pemain Andalan Red Sparks Fasih Ucap Assalamualaikum”. Liputan tersebut menyoroti tidak hanya kejutan politik, melainkan juga potensi pemasaran internasional bagi Red Sparks serta peningkatan popularitas Yeum Hye Seon di pasar Asia Tenggara.
Berita tersebut kemudian diikuti oleh diskusi di media sosial mengenai pentingnya komunikasi lintas budaya. Banyak netizen memuji Yeum sebagai contoh atlet yang mengedepankan nilai kebersamaan di atas batasan suku, agama, dan negara.
Statistik Penampilan dan Prestasi
- Jumlah penampilan di WK League: 38 pertandingan (2023-2024)
- Gol tercatat: 14 gol (rata-rata 0,37 gol per pertandingan)
- Assist: 9 assist
- Penghargaan: Pemain Muda Terbaik WK League 2023
Selain prestasi di liga domestik, Yeum juga terpilih menjadi bagian dari skuad nasional Korea Selatan untuk Piala Asia Wanita 2024. Kehadiran ia di turnamen tersebut diharapkan menambah kedalaman lini serang tim Garuda biru.
Relevansi dengan Kebudayaan Indonesia
Salam “Assalamualaikum” yang diucapkan Yeum bukan sekadar sapaan, melainkan simbol persahabatan yang menghubungkan dua budaya yang berbeda. Indonesia, dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memberi ruang bagi atlet asing untuk belajar dan menghormati tradisi lokal. Sebaliknya, Korea Selatan, yang kini semakin terbuka terhadap keragaman budaya, melihat contoh positif dari pemain mudanya yang berani mengekspresikan penghormatan tersebut.
Kejadian ini juga memberi sinyal bagi klub-klub Asia untuk meningkatkan program pertukaran budaya, termasuk pelatihan bahasa, workshop kebudayaan, dan kegiatan sosial bersama. Dengan demikian, olahraga tidak hanya menjadi arena kompetisi, melainkan pula panggung diplomasi rakyat.
Secara keseluruhan, Yeum Hye Seon berhasil mengubah momen sederhana menjadi pelajaran berharga tentang toleransi, keberanian, dan peran sosial atlet. Ke depan, ia diprediksi akan terus menorehkan prestasi di lapangan sekaligus menjadi duta budaya yang menginspirasi generasi muda di seluruh Asia.













