Drama Late Goal Driouech Bawa PSV Jadi Juara Tak Resmi, Utrecht Tersungkur 4-3

Back to Bali – 05 April 2026 | Dalam laga penutup pekan ke-29 Eredivisie, PSV Eindhoven berhasil mengamankan gelar juara tak resmi setelah mengalahkan FC..

3 minutes

Read Time

Drama Late Goal Driouech Bawa PSV Jadi Juara Tak Resmi, Utrecht Tersungkur 4-3

Back to Bali – 05 April 2026 | Dalam laga penutup pekan ke-29 Eredivisie, PSV Eindhoven berhasil mengamankan gelar juara tak resmi setelah mengalahkan FC Utrecht dengan skor tipis 4-3 di Stadion Philips Stadion. Pertandingan yang berlangsung sengit ini menjadi sorotan utama karena dua tim saling menukar serangan sejak menit pertama, dan kemenangan datang lewat gol penentu pada menit ke-94 oleh Couhaib Driouech.

Pertandingan yang Menegangkan

Sejak peluit awal, Utrecht langsung menekan dengan gol cepat yang dicetak oleh Artem Stepanov pada menit ke-3. Tekanan mereka terus berlanjut, dan pada menit ke-12, Gjivai Zechiël menambah keunggulan menjadi 0-2. PSV tidak tinggal diam; pada menit ke-21, Ismael Saibari menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-2, sebelum kembali memimpin 2-2 pada menit ke-49 berkat gol keduanya.

Gairah pertandingan memuncak pada menit ke-52 ketika Guus Til menambah keunggulan PSV menjadi 3-2. Namun, Utrecht tidak menyerah. Jesper Karlsson berhasil menyamakan kedudukan kembali pada menit ke-82, menjadikan skor 3-3. Kedua tim tampak kelelahan namun tetap berusaha mencetak gol penentu.

Momen Krusial di Menit Akhir

Ketegangan memuncak saat pertandingan memasuki babak tambahan. Pada menit ke-94, Couhaib Driouech, yang sebelumnya belum banyak mencetak gol penting, menembakkan bola ke sudut atas gawang Utrecht, mengamankan kemenangan 4-3 untuk PSV. Gol tersebut tidak hanya menambah tiga poin penting, tetapi juga memastikan PSV berada di puncak klasemen dengan selisih poin yang membuat mereka tak terkejar oleh tim lain.

Di samping kemenangan dramatis, pertandingan ini juga mencatat beberapa insiden penting. Salah satunya adalah cedera yang dialami oleh pemain PSV, Joël Schouten, yang harus digantikan pada babak pertama karena masalah otot. Meskipun cedera tersebut menambah beban bagi skuad PSV, tim tetap mampu mempertahankan performa hingga akhir.

Dampak Kemenangan bagi PSV dan Utrecht

Dengan tiga poin tambahan, PSV secara resmi dinobatkan sebagai juara tak resmi musim ini, walaupun masih menunggu konfirmasi akhir dari liga. Kemenangan ini menegaskan konsistensi PSV sepanjang musim, meski harus melewati beberapa rintangan di fase akhir. Sementara itu, Utrecht harus kembali menelan kekalahan di rumah, meski telah menunjukkan perjuangan gigih dan mampu menahan tekanan PSV hingga menit-menit terakhir.

Pelatih PSV, Peter Bosz, mengungkapkan rasa puasnya meski harus menelan cedera pada salah satu pemain kuncinya. Ia menilai bahwa mental tim yang kuat menjadi faktor penentu kemenangan di laga yang penuh drama ini. Di sisi lain, pelatih Utrecht, John van ‘t Schip, mengakui bahwa meskipun hasil akhir tidak menguntungkan, timnya telah menunjukkan kualitas dan keberanian yang patut diapresiasi.

Para pendukung PSV di Eindhoven merayakan kemenangan dengan sorakan riuh, menyanyikan lagu-lagu klub, dan menyalakan kembang api kecil di sekitar stadion. Sementara itu, pendukung Utrecht tetap berusaha menghibur tim mereka, menekankan bahwa perjuangan mereka tidak sia-sia dan bahwa mereka akan kembali lebih kuat di sisa musim.

Dengan hasil ini, klasemen Eredivisie kini menegaskan posisi PSV di puncak, diikuti oleh Ajax dan Feyenoord yang masih bersaing ketat. Pertandingan selanjutnya bagi PSV akan menjadi ujian mempertahankan performa, sementara Utrecht akan berusaha bangkit dan memperbaiki catatan mereka di laga berikutnya.

Secara keseluruhan, laga PSV vs Utrecht menjadi contoh nyata bagaimana sepak bola dapat memunculkan drama hingga detik terakhir, dan bagaimana satu gol pada menit tambahan dapat mengubah nasib sebuah tim dalam meraih gelar juara.

About the Author

Zillah Willabella Avatar