AC Milan Raih Goretzka? Tawaran Kontrak 5 Juta Euro Dinilai Kurang Menggoda, Goretzka Siap Tinggalkan Bayern

Back to Bali – 11 April 2026 | Jakarta, 10 April 2026 – Gelandang tengah asal Jerman, Leon Goretzka, kembali menjadi sorotan dunia transfer setelah kabar..

3 minutes

Read Time

AC Milan Raih Goretzka? Tawaran Kontrak 5 Juta Euro Dinilai Kurang Menggoda, Goretzka Siap Tinggalkan Bayern

Back to Bali – 11 April 2026 | Jakarta, 10 April 2026 – Gelandang tengah asal Jerman, Leon Goretzka, kembali menjadi sorotan dunia transfer setelah kabar bahwa AC Milan menyiapkan tawaran kontrak tiga tahun kepada pemain berusia 30 tahun itu. Proposal tersebut menyebutkan nilai gaji sekitar €5 juta per musim atau setara Rp97,5 miliar. Meskipun angka tersebut terdengar menggiurkan, sejumlah pihak menilai tawaran itu belum cukup menarik untuk mengalahkan kenyamanan Goretzka di Bayern Munich, klub yang telah memberinya 15 trofi sepanjang karier.

Latar Belakang Goretzka di Bayern Munich

Sejak bergabung dengan Bayern pada 2018, Goretzka telah menjadi bagian penting dalam lini tengah tim. Ia berkontribusi dalam empat gelar Bundesliga, dua Liga Champions, serta tiga Piala DFB, menjadikannya salah satu pemain paling berpengalaman di skuad. Pada musim 2022/2023, ia tampil dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions melawan Manchester City, namun penampilannya dinilai di bawah ekspektasi karena kesulitan bersaing dengan Rodri dari Real Madrid. Meskipun demikian, ia tetap menjadi sosok yang dihormati karena kerja keras, etos latihan, dan kepemimpinan di dalam lapangan.

AC Milan dan Rencana Rekrutmen

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menginginkan tambahan pengalaman di lini tengah untuk bersaing kembali di kompetisi Eropa. Dengan kontrak Goretzka yang akan berakhir pada akhir musim ini, klub merah-putih melihat peluang untuk memperkuat skuad tanpa harus membayar biaya transfer. Proposal tiga tahun tersebut diyakini sudah disiapkan oleh manajemen klub dan disampaikan langsung kepada pemain, memanfaatkan status free‑agent yang akan dimilikinya.

Strategi ini meniru pola kontrak yang pernah diterapkan AC Milan untuk pemain berusia di atas 30 tahun, seperti Adrien Rabiot, yang lebih menekankan pada pengalaman ketimbang usia. Manajemen Milan menyatakan bahwa mereka siap memberikan stabilitas jangka panjang bagi Goretzka, sekaligus memperkuat kedalaman skuad untuk mengejar gelar Serie A dan melaju lebih jauh di Liga Champions.

Reaksi dan Penilaian Tawaran

Meskipun nilai gaji €5 juta per musim tergolong tinggi bagi standar liga Italia, sejumlah analis menilai tawaran tersebut masih kurang kompetitif bila dibandingkan dengan paket remunerasi yang diberikan Bayern kepada pemain seniornya. Goretzka, yang diketahui memiliki ikatan kuat dengan klub dan kota Munich, diperkirakan menimbang tidak hanya faktor finansial, tetapi juga aspek kebersamaan tim, peluang bermain, dan ambisi pribadi.

Beberapa pengamat juga menyoroti bahwa keputusan Goretzka untuk meninggalkan Bayern dapat dipengaruhi oleh keinginan untuk merasakan tantangan baru di luar Jerman. Ia pernah mengungkapkan dalam wawancara sebelumnya bahwa ia menghargai pengalaman internasional dan ingin menguji dirinya di liga lain, meskipun tidak ada konfirmasi resmi mengenai keinginan tersebut.

Potensi Dampak Bagi Kedua Klub

Jika Goretzka memutuskan untuk bergabung dengan AC Milan, Bayern Munich kemungkinan harus mencari pengganti yang dapat mengisi peran multifungsi di lini tengah. Sementara itu, Milan akan memperoleh seorang pemain dengan kemampuan fisik, visi permainan, dan pengalaman kompetisi tingkat tinggi. Kehadiran Goretzka dapat memberikan keseimbangan taktis bagi Allegri, terutama dalam menghadapi tim-tim kuat di Liga Champions.

Namun, jika negosiasi gagal, Goretzka bisa memilih memperpanjang kontrak dengan Bayern atau mencari peluang di liga lain yang menawarkan paket lebih menggiurkan. Pilihan ini akan mempengaruhi dinamika transfer musim panas mendatang dan menjadi sorotan utama para penggemar sepak bola Eropa.

Dengan status free‑agent yang akan segera berlaku, minggu-minggu ke depan diprediksi akan menjadi fase kritis dalam proses negosiasi. Baik AC Milan maupun Bayern Munich diperkirakan akan mengawasi dengan saksama setiap perkembangan, sementara para suporter menantikan keputusan akhir sang gelandang berkelas dunia.

Keputusan Goretzka bukan sekadar soal angka, melainkan juga pertimbangan karier, ambisi pribadi, dan rasa kebersamaan yang telah ia bangun selama hampir satu dekade di Bayern. Apapun hasilnya, transfer ini akan menjadi salah satu sorotan utama dalam panorama sepak bola Eropa menjelang akhir musim 2025/2026.

About the Author

Pontus Pontus Avatar