Back to Bali – 12 April 2026 | Valentino Rossi, legenda MotoGP yang kini menjadi pengamat sekaligus konsultan tim, mengungkapkan pandangannya secara terbuka mengenai performa Marc Marquez menjelang musim 2026. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Rossi menekankan bahwa kehadiran Marquez di lintasan bukan hanya sekadar ancaman bagi pembalap tertentu, melainkan sebuah peringatan bagi seluruh grid balap.
Rossi Menilai Kekuatan Marquez di Musim 2026
Menurut Rossi, Marc Marquez telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal konsistensi dan kecepatan. “Dia bukan lagi pembalap yang hanya mengandalkan kecepatan di tikungan pertama. Sekarang, Marc mampu mengendalikan motor dengan stabilitas yang luar biasa sepanjang balapan,” ujar Rossi. Pernyataan tersebut didukung oleh data statistik yang menunjukkan peningkatan rata-rata lap time Marquez sebesar 0,15 detik dibandingkan musim sebelumnya.
Strategi dan Persiapan Tim
Rossi menyoroti bahwa keberhasilan Marquez tidak lepas dari kerja keras tim teknis yang terus mengembangkan motor. “Tim Honda telah melakukan iterasi pada mesin dan chassis yang memberikan respons lebih baik pada kondisi lintasan yang berubah-ubah,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa strategi pit stop yang lebih efisien menjadi faktor penentu, terutama pada sirkuit-sirkuit dengan jarak tempuh panjang.
Rivalitas yang Meningkat
Dalam konteks persaingan, Rossi memperingatkan rival-rival utama seperti Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia, dan Maverick Vinales. “Mereka harus meningkatkan fokus dan mengoptimalkan setup motor mereka. Jika tidak, Marquez akan mengambil peluang setiap kali ada sedikit kesalahan,” kata Rossi. Ia mencontohkan situasi di Grand Prix Jerman 2025, di mana Marquez berhasil memanfaatkan kesalahan pemecahan rem oleh lawannya untuk merebut posisi podium.
Pengaruh terhadap Kalender 2026
Rossi juga membahas dampak performa Marquez pada kalender MotoGP 2026. Dengan penambahan tiga sirkuit baru di Asia, tim-tim harus menyesuaikan strategi mereka untuk menghadapi kondisi cuaca yang beragam. “Marquez terbiasa berlatih di iklim tropis, jadi ia memiliki keunggulan tambahan di sirkuit-sirkuit baru tersebut,” ungkapnya.
Rekomendasi bagi Pembalap Muda
Rossi menyarankan agar pembalap muda fokus pada peningkatan teknik mengatur napas dan pemahaman aerodinamika motor. “Latihan mental sama pentingnya dengan latihan fisik. Marc adalah contoh sempurna bagaimana mental yang kuat dapat menutupi kelemahan teknis,” tuturnya.
Secara keseluruhan, pernyataan Rossi menegaskan bahwa Marc Marquez bukan hanya sekadar pembalap berpengalaman, melainkan ancaman nyata yang menuntut adaptasi cepat dari seluruh kompetitor di MotoGP 2026. Bagi para pembalap, tantangan ini menjadi panggilan untuk meningkatkan standar performa, baik dari sisi teknis maupun mental.













