Back to Bali – 16 April 2026 | Di tengah persaingan sengit ponsel kelas menengah ke bawah, Tecno kembali menonjolkan diri dengan meluncurkan Tecno Spark 50 4G. Dengan harga sekitar 16.999 Rupee atau setara Rp 3 jutaan, perangkat ini menawarkan kombinasi spesifikasi yang tidak kalah dari ponsel dengan harga lebih tinggi. Dirilis sebagai pelengkap seri Spark 50 yang sebelumnya sudah hadir dalam varian 5G pada Maret 2026, Spark 50 4G menekankan pada daya tahan baterai, tampilan mulus, dan kemampuan fotografi yang cukup memadai.
Spesifikasi Utama
- Layar: LCD 6,78 inci, resolusi Full HD+, refresh rate 120 Hz
- Chipset: MediaTek Helio G81, octa-core
- RAM/Storage: 4 GB RAM, 128 GB internal storage
- Baterai: 7.000 mAh, dukungan pengisian cepat 18 W
- Kamera Belakang: 50 MP (utama) + 2 MP (depth)
- Kamera Depan: 8 MP
- Sistem Operasi: Android 13 dengan UI HiOS 12.5
- Konektivitas: 4G LTE, Wi‑Fi 802.11ac, Bluetooth 5.2, GPS
Keunggulan utama perangkat ini terletak pada kapasitas baterainya yang mencapai 7.000 mAh, jauh melampaui rata‑rata ponsel kelas menengah yang biasanya berada di kisaran 4.000‑5.000 mAh. Baterai berkapasitas besar ini memungkinkan pengguna untuk melakukan aktivitas berat seperti streaming video, bermain game ringan, atau bekerja seharian tanpa harus mencari colokan listrik. Meskipun dukungan pengisian cepat masih berada di level 18 W, waktu pengisian penuh tetap dapat dicapai dalam waktu kurang dari tiga jam, sebuah nilai yang cukup kompetitif untuk segmen harga ini.
Di sisi tampilan, layar LCD berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz memberikan pengalaman visual yang lebih halus dibandingkan layar standar 60 Hz. Hal ini sangat terasa saat melakukan scrolling pada aplikasi media sosial atau bermain game kasual. Resolusi Full HD+ memastikan gambar tetap tajam, meski tidak sekelas panel AMOLED yang biasanya dibanderol pada perangkat premium.
Untuk performa, chipset MediaTek Helio G81 dipadukan dengan RAM 4 GB cukup untuk menjalankan aplikasi sehari‑hari dan beberapa game ringan tanpa lag signifikan. Prosesor octa‑core dengan arsitektur 12 nm memberikan keseimbangan antara kinerja dan efisiensi energi, sehingga baterai tetap awet meski CPU bekerja pada beban penuh.
Kualitas fotografi menjadi nilai jual lain yang tidak boleh diabaikan. Kamera utama beresolusi 50 MP dilengkapi sensor quad‑Bayer, memungkinkan foto dengan detail tinggi dalam kondisi cahaya cukup. Fitur AI scene detection membantu mengoptimalkan hasil foto secara otomatis. Kamera depan 8 MP sudah memadai untuk selfie dan video call, meski tidak menawarkan fitur kecantikan yang kompleks.
Harga Rp 3 jutaan menempatkan Spark 50 4G dalam kompetisi langsung dengan produk-produk seperti Xiaomi Redmi 12, Realme C55, dan Samsung Galaxy A14. Dibandingkan dengan kompetitor, kelebihan Spark 50 terletak pada baterai berkapasitas lebih besar, layar 120 Hz, dan kamera utama 50 MP. Kelemahan yang masih terlihat adalah ketiadaan jaringan 5G dan penggunaan panel LCD yang tidak secerah AMOLED.
Strategi peluncuran Tecno ini tampak selaras dengan tren pasar Indonesia yang menuntut perangkat dengan nilai lebih pada harga terjangkau. Konsumen kini lebih memperhatikan daya tahan baterai dan kecepatan tampilan dibandingkan hanya sekadar konektivitas 5G. Dengan menonjolkan fitur‑fitur tersebut, Tecno berupaya memperluas pangsa pasar di segmen menengah ke bawah, terutama di wilayah-wilayah dengan infrastruktur 5G yang masih terbatas.
Secara keseluruhan, Tecno Spark 50 4G hadir sebagai paket lengkap yang menyeimbangkan antara harga, performa, dan fitur. Bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan baterai, tampilan mulus, dan kemampuan fotografi yang cukup baik, perangkat ini layak dipertimbangkan sebagai pilihan utama di kelasnya.













