Masalah BYD Seal Milik Akbar Faizal Akhirnya Terselesaikan Damai, Ini Kronologinya

Back to Bali – 18 April 2026 | Jawa Pos – Polemik seputar mobil listrik BYD Seal milik keluarga politikus Akbar Faizal yang sempat menjadi..

3 minutes

Read Time

Masalah BYD Seal Milik Akbar Faizal Akhirnya Terselesaikan Damai, Ini Kronologinya

Back to Bali – 18 April 2026 | Jawa Pos – Polemik seputar mobil listrik BYD Seal milik keluarga politikus Akbar Faizal yang sempat menjadi sorotan media sosial pada pertengahan April 2026 kini berhasil diakhiri dengan penyelesaian damai. Kendala yang disebut sebagai “oleng joget” pada kendaraan tersebut berhasil diatasi setelah serangkaian dialog antara konsumen, dealer, perusahaan asuransi, serta pihak leasing.

Latar Belakang Keluhan

Awal kemunculan isu bermula dari unggahan Instagram Akbar Faizal yang mengekspresikan kekecewaannya atas performa BYD Seal. Ia menuliskan bahwa kendaraan tersebut mengalami gangguan yang membuatnya terasa “joget” saat dikendarai, serta menuding adanya lempar tanggung jawab di antara BYD Indonesia, dealer resmi, perusahaan leasing, dan asuransi yang terlibat. Akbar menambahkan bahwa selama kurang lebih dua bulan status mobilnya tidak jelas, bahkan setelah perbaikan di bengkel internal BYD, kondisi kendaraan justru dinilai semakin memburuk.

Respons Pihak BYD

Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, memberikan klarifikasi resmi pada Jumat, 17 April 2026. Menurut Luther, dealer resmi telah melakukan komunikasi intensif dengan semua pihak terkait, termasuk konsumen yang bersangkutan. Ia menegaskan bahwa keterbukaan dan sikap kooperatif dari semua pihak menjadi kunci utama dalam meredam polemik yang sempat mengganggu citra merek BYD di pasar Indonesia.

“Berdasarkan update terakhir, dealer telah melakukan komunikasi dengan seluruh pihak terkait termasuk konsumen secara langsung,” ujar Luther dalam pernyataan yang dikutip oleh JawaPos.com. Ia juga menambahkan, “Kami mengapresiasi keterbukaan semua pihak dalam proses tersebut, sehingga kini telah mencapai penyelesaian secara baik dan damai antara konsumen, dealer, asuransi dan leasing.”

Proses Penyelesaian

Penyelesaian damai tercapai melalui beberapa langkah konkret. Pertama, dealer resmi mengirimkan teknisi senior ke lokasi konsumen untuk melakukan inspeksi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan dan mekanik mobil. Kedua, pihak asuransi meninjau kembali klaim kerusakan yang diajukan, memastikan tidak ada tumpang tindih tanggung jawab. Ketiga, perusahaan leasing memberikan keringanan pembayaran selama masa perbaikan, sebagai bentuk itikad baik.

Setelah inspeksi, teknisi menemukan bahwa masalah utama berasal dari modul kontrol motor yang mengalami kalibrasi tidak tepat, bukan kerusakan struktural pada rangka atau baterai. Modul tersebut kemudian diganti dengan unit baru yang telah melalui uji kualitas tambahan. Akhirnya, Akbar Faizal mengonfirmasi bahwa mobilnya kembali beroperasi normal dan tidak lagi menampilkan gejala “joget”.

Reaksi Publik dan Dampak terhadap Brand

Publikasi penyelesaian ini mendapat sambutan positif di media sosial. Banyak netizen memuji sikap terbuka BYD dan dealer dalam menanggapi keluhan, serta menilai bahwa proses penyelesaian yang cepat dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap mobil listrik di Indonesia. Di sisi lain, para pengamat industri otomotif mencatat bahwa kasus ini menjadi contoh penting bagi produsen kendaraan listrik asing dalam menyesuaikan standar layanan purna jual di pasar yang masih berkembang.

Pengamat pasar otomotif, Dwi Santoso, menyatakan, “Kasus BYD Seal ini mengajarkan bahwa selain inovasi teknologi, perusahaan harus memperkuat jaringan layanan purna jual dan komunikasi yang transparan. Hal itu menjadi faktor penentu bagi konsumen yang masih ragu beralih ke kendaraan listrik.”

Komitmen Kedepan

Luther Panjaitan menegaskan kembali komitmen BYD Motor Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam penanganan keluhan pelanggan secara cepat dan tepat. Ia menambahkan bahwa dealer resmi akan terus didorong untuk mengedepankan respons yang cepat serta penanganan optimal dalam setiap keluhan konsumen.

“Kami juga akan terus memperkuat pelatihan teknisi serta menambah fasilitas service center di beberapa kota utama,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya polemik ini, BYD Seal milik Akbar Faizal kini kembali beroperasi tanpa hambatan, sekaligus memberikan pelajaran berharga bagi seluruh pemangku kepentingan dalam industri otomotif Indonesia. Penyelesaian damai ini tidak hanya menenangkan publik, tetapi juga memperkuat citra BYD sebagai pemain serius dalam ekosistem mobil listrik nasional.

About the Author

Bassey Bron Avatar