Back to Bali – 22 April 2026 | Pertandingan putaran pertama playoff NBA antara Boston Celtics dan Philadelphia 76ers kembali memanas pada Game 2 yang berlangsung di Boston Garden. Setelah kemenangan tipis Celtics di Game 1, 76ers berhasil membalikkan keadaan dengan mengalahkan Celtics 111-97, menyamakan seri menjadi 1-1. Kemenangan ini tidak lepas dari penampilan luar biasa Tyrese Maxey, yang mencetak 30 poin, termasuk layup terbalik yang mengundang decak kagum penonton, serta serangkaian serangan mematikan yang menimbulkan kerusakan pada lini pertahanan Boston.
Penampilan Tyrese Maxey yang Membara
Maxey menunjukkan kemampuan menyerang yang mengesankan. Ia menembak dengan akurasi tinggi, mencetak 30 poin, 7 assist, dan 5 rebound. Momen paling menonjol terjadi pada kuarter keempat ketika Maxey melakukan reverse layup yang tidak hanya mengesankan secara estetika, tetapi juga menambah tekanan pada pertahanan Celtics yang sudah lemah. Selain itu, ia berhasil melakukan beberapa gerakan dribel yang mengakibatkan ankle‑breaker pada pemain cadangan Celtics, mempertegas dominasinya di lapangan.
Celtics Terdampak Cedera
Kekalahan ini juga dipengaruhi oleh masalah cedera yang menimpa beberapa pemain inti Boston. Pada pertengahan kuarter pertama, Jayson Tatum mengalami ketegangan otot yang memaksa ia keluar sementara, sementara Marcus Smart harus menahan beban tambahan di pertahanan. Kedua pemain tersebut tidak dapat kembali ke lapangan pada sisa pertandingan, sehingga beban ofensif jatuh pada Jae Crowder dan Al Horford yang tidak dapat menutup kesenjangan yang diciptakan oleh 76ers.
Statistik Kunci
- Philadelphia 76ers: 111 poin (FG 46‑98, 47,0%; 3‑PT 12‑32, 37,5%)
- Boston Celtics: 97 poin (FG 38‑92, 41,3%; 3‑PT 9‑28, 32,1%)
- Turnover: Celtics 15, 76ers 10
- Rebound: Celtics 42, 76ers 38
7 Takeaway Penting dari Game 2
- Tyrese Maxey menjadi faktor penentu dengan kemampuan mencetak poin di momen krusial.
- Celtics kehilangan momentum setelah cedera Tatum, yang mengurangi efektivitas serangan interior.
- Pertahanan 76ers berhasil menahan serangan perimeter Celtics, memaksa mereka melakukan banyak tembakan tiga angka yang kurang akurat.
- Turnover Celtics yang tinggi memberi peluang tambahan bagi 76ers dalam transisi cepat.
- Al Horford dan Crowder tidak mampu menutup celah pertahanan yang terbuka akibat absennya pemain kunci.
- Strategi pelatih Doc Rivers menekankan pertahanan zona yang berhasil mengekang penetrasi Celtics.
- Kondisi mental tim Philadelphia tampak lebih stabil, sementara Boston terlihat terguncang oleh tekanan playoff.
Analisis dan Prospek Kedepan
Keberhasilan 76ers dalam Game 2 tidak hanya berkat satu pemain bintang, melainkan juga kerja tim yang konsisten. James Harden kembali menunjukkan visi lapangan yang tajam dengan 9 assist, membantu Maxey menemukan ruang tembak. Sementara itu, Boston Celtics harus segera menemukan solusi untuk mengatasi kekosongan yang ditinggalkan oleh Tatum. Jika mereka mampu mengembalikan kestabilan pertahanan dan menurunkan angka turnover, peluang untuk meraih kemenangan di Game 3 akan meningkat.
Pelatih Brad Stevens diperkirakan akan menyesuaikan rotasi, mungkin dengan menambah menit bermain kepada pemain cadangan yang lebih cepat untuk menambah kecepatan serangan. Di sisi lain, Doc Rivers kemungkinan akan menekankan kembali pada eksekusi play set untuk mengurangi ketergantungan pada tembakan tiga angka yang belum konsisten.
Dengan seri kini seimbang, kedua tim berada pada titik kritis. Boston harus menanggapi tekanan dengan menampilkan permainan kolektif yang lebih solid, sedangkan Philadelphia berupaya mempertahankan momentum yang sudah didapatkan. Pertandingan selanjutnya dijadwalkan di Philadelphia, dan atmosfer akan menjadi kunci dalam menentukan siapa yang akan melangkah lebih jauh dalam playoff ini.
Jika Celtics dapat mengatasi masalah cedera dan menurunkan angka turnover, mereka memiliki peluang besar untuk kembali menguasai seri. Namun, jika 76ers terus menampilkan permainan agresif seperti yang ditunjukkan Maxey, mereka dapat memanfaatkan setiap celah yang muncul dan melangkah lebih jauh menuju babak selanjutnya.













