Back to Bali – 24 April 2026 | AC Milan kembali menampilkan sinyal kuat dalam bursa transfer menjelang musim kompetisi baru. Klub raksasa Serie A tampaknya telah mengidentifikasi sosok gelandang asal Belanda, Tijjani Reijnders, yang kini menjadi target utama. Dikenal sebagai playmaker dinamis di AZ Alkmaar, Reijnders dianggap mampu meniru peran “2.0” dari pemain serupa yang pernah bergabung dengan Milan tiga tahun lalu.
Profil Tijjani Reijnders
Tijjani Reijnders, usia 24 tahun, menempati posisi gelandang tengah dengan keahlian mengatur tempo permainan serta memberikan umpan-umpan terobosan. Musim terakhirnya bersama AZ Alkmaar, ia mencatat 8 gol dan 12 assist dalam 34 penampilan Liga Eredivisie, sekaligus menunjukkan tingkat akurasi umpan mencapai 78 persen. Kemampuannya dalam menguasai bola di zona tengah serta ketangguhan defensif membuatnya menjadi kandidat ideal untuk memperkuat lini tengah Milan yang kini dipenuhi pertanyaan.
Alasan Milan Menargetkan Reijnders
Manajer teknik Milan, yang baru saja menandatangani kontrak perpanjangan, menekankan pentingnya menambah kreativitas di lini tengah setelah penampilan tim yang kurang konsisten pada paruh pertama musim. “Kami membutuhkan gelandang yang tidak hanya mampu mendikte ritme permainan, tetapi juga memiliki keberanian untuk menembus pertahanan lawan,” ungkapnya dalam konferensi pers internal.
Menurut analis internal klub, Reijnders dianggap sebagai “versi modern” dari gelandang yang sebelumnya dipinjam dari klub Belanda tiga tahun lalu, yang kini telah berkembang menjadi pemain inti di Milan. Kesamaan dalam gaya permainan, kemampuan fisik, serta adaptasi cepat ke taktik Italia menjadi faktor utama yang memicu ketertarikan Milan.
Dimensi Finansial dan Negosiasi
Nilai pasar Reijnders diperkirakan berada di kisaran €35‑40 juta, dengan tambahan bonus performa. AZ Alkmaar, yang tengah berjuang untuk mempertahankan posisi di puncak klasemen Eredivisie, dikabarkan terbuka untuk menjual pemain bintang mereka asalkan mendapatkan kompensasi yang memadai. Pihak manajemen Milan telah mengirimkan tawaran awal kepada AZ, sementara tim legal kedua klub tengah menyusun kerangka kerja sama yang mencakup klausul penjualan kembali dan opsi beli tambahan.
Jika transfer ini terealisasi, Reijnders akan menjadi gelandang asing pertama Milan sejak kehadiran veteran Italia pada musim 2020‑2021. Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat kedalaman skuad, khususnya dalam menghadapi kompetisi ganda Serie A dan Liga Champions.
Reaksi Penggemar dan Media
Penggemar Milan di media sosial menyambut baik rumor tersebut, menandai postingan klub dengan tagar #ReijndersToMilan. Beberapa komentator menganggap bahwa kedatangan gelandang muda berbakat dapat menambah dimensi taktis tim, sementara yang lain menyoroti risiko adaptasi pemain asing di lingkungan Serie A yang menuntut fisik tinggi.
Media olahraga Belanda juga menilai bahwa perpindahan Reijnders ke Milan akan menjadi langkah karier yang signifikan, mengingat eksposur internasional yang lebih besar dan peluang bermain di kompetisi elit Eropa. Namun, mereka juga mengingatkan pentingnya waktu adaptasi, terutama dalam menyesuaikan kecepatan permainan dan intensitas fisik yang berbeda.
Prospek Musim Depan
Jika proses transfer selesai sebelum jendela pasar tutup pada akhir Agustus, Reijnders berpotensi langsung masuk dalam skuad utama. Pelatih Milan berencana mengintegrasikan pemain baru melalui latihan taktis intensif, serta memberikan kesempatan bermain dalam pertandingan persahabatan musim panas. Di sisi lain, persaingan internal dengan gelandang senior seperti Sandro Tonali dan Franck Kessié diperkirakan akan memacu peningkatan performa semua pemain.
Secara keseluruhan, kehadiran Tijjani Reijnders di San Siro diyakini dapat menjadi katalisator bagi AC Milan untuk kembali bersaing di puncak Serie A dan mengukir prestasi di panggung Eropa. Dengan strategi transfer yang terukur dan dukungan dari manajemen serta suporter, Milan berharap dapat menuliskan babak baru dalam sejarah klub yang penuh kebanggaan.













