Back to Bali – 26 April 2026 | Roma kembali menunjukkan kekuatan ofensifnya pada pekan ke-34 Liga Italia dengan mengalahkan Bologna 2-0 di Stadion Renato Dall’Ara, Bologna, pada Sabtu (25 April 2026). Kedua gol dicetak oleh Donyell Malen dan Neil El Aynaoui, yang masing‑masing menambah kepercayaan diri skuad Giallorossi dalam perjuangan menuju posisi empat besar.
Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi. Roma langsung mengambil inisiatif menyerang, memanfaatkan kecepatan sayap kanan Malen yang sering mengancam lini belakang Bologna. Pada menit ke‑7, serangan balik cepat berhasil berbuah gol ketika umpan terobosan El Aynaoui menemukan Malen di ruang kotak penalti. Malen menaklukkan kiper Bologna dengan tendangan kuat ke sudut kanan bawah, mengubah skor menjadi 1-0.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Roma
Setelah gol pertama, Roma terus menekan, namun pertahanan Bologna menunjukkan perlawanan gigih. Pada menit ke‑20, Malen hampir menambah gol kedua, namun tembakan kerasnya meleset tipis melewati tiang gawang. Bologna mencoba merespons melalui serangan balik, tetapi upaya mereka terhalang oleh pertahanan rapat Roma.
Menjelang akhir babak pertama, Roma menambah keunggulan pada menit tambahan pertama (45+1). Kali ini, Malen memberikan umpan silang yang akurat ke arah El Aynaoui yang berada di area penalti. El Aynaoui mengonversi bola tersebut dengan tembakan rendah ke sudut kanan gawang, memastikan skor 2-0 untuk Roma.
Babak pertama berakhir dengan Roma memimpin dua gol tanpa balas, menandakan dominasi taktik Antonio Conte yang menekankan tekanan tinggi dan transisi cepat.
Babak kedua: Upaya Bologna yang tak cukup
Memasuki babak kedua, Bologna berusaha bangkit. Penyerang Denmark Jens Odgaard menembakkan tendangan keras yang berhasil diblok oleh bek tengah Roma. Selanjutnya, gelandang Riccardo Orsolini menciptakan peluang lewat tembakan jarak jauh, namun bola memantul keras di mistar gawang Roma.
Meski Bologna meningkatkan intensitas, mereka tidak mampu memecahkan pertahanan Roma yang tetap disiplin. Penjaga gawang Rui Patricio melakukan beberapa penyelamatan penting, terutama pada serangan terdekat yang dilancarkan oleh Andrea Pinamonti pada menit ke‑68.
Seiring berjalannya waktu, Roma mengendalikan tempo pertandingan, mengatur serangan dengan kombinasi umpan pendek dan pergerakan tanpa bola. Pada menit ke‑80, Bologna kembali mencoba menekan, namun sebuah kartu kuning diberikan kepada gelandang Bologna, Marco Zamboni, setelah pelanggaran keras di area tengah lapangan.
Dengan sisa waktu yang semakin menipis, Bologna berusaha mencetak gol balasan, namun tidak ada peluang yang cukup jelas. Skor akhir 2-0 tetap bertahan hingga peluit akhir.
Dampak pada Klasemen Serie A
| Tim | Peringkat | Poin |
|---|---|---|
| AS Roma | 5 | 61 |
| Bologna | 8 | 48 |
Kemenangan ini mengangkat AS Roma ke posisi kelima klasemen sementara dengan 61 poin dari 34 pertandingan, hanya dua poin di belakang posisi empat. Sementara itu, Bologna tetap berada di peringkat kedelapan dengan 48 poin, terpaut sepuluh poin dari zona kompetisi Eropa.
Pelatih Roma, Antonio Conte, menyatakan kepuasannya atas performa tim, terutama kontribusi Malen yang kembali menunjukkan kualitasnya setelah cedera. Di sisi lain, pelatih Bologna, Thiago Motta, menilai bahwa timnya perlu memperbaiki ketepatan akhir dan konsistensi defensif jika ingin kembali bersaing di papan atas.
Secara keseluruhan, pertandingan ini menjadi bukti bahwa Roma memiliki potensi untuk bersaing di empat besar, sementara Bologna harus meningkatkan performa agar tidak terjerumus lebih jauh ke zona tengah klasemen.
Dengan sisa tiga pekan menjelang akhir musim, setiap poin menjadi krusial. Roma kini menatap laga berikutnya dengan keyakinan untuk menutup gap poin, sementara Bologna harus mencari cara cepat untuk kembali mengumpulkan hasil positif.













