Veda Ega Pratama Kuasai Rookie of the Year, Brian Uriarte Gagal Membalikkan Kekalahan di Spanyol 2026

Back to Bali – 27 April 2026 | Veda Ega Pratama kembali menegaskan dominasinya dalam klasemen sementara Rookie of the Year Moto3 2026 setelah mengalahkan..

Veda Ega Pratama Kuasai Rookie of the Year, Brian Uriarte Gagal Membalikkan Kekalahan di Spanyol 2026

Back to Bali – 27 April 2026 | Veda Ega Pratama kembali menegaskan dominasinya dalam klasemen sementara Rookie of the Year Moto3 2026 setelah mengalahkan Brian Uriarte di lintasan Spanyol, kandang tim Red Bull KTM Ajo. Keberhasilan Veda menambah tekanan pada Uriate yang masih berusaha mengembalikan performa setelah finis ke‑11 di Grand Prix Spanyol.

Statistik dan posisi klasemen

Setelah empat seri Moto3 2026, Veda, 17‑tahun pemuda asal Yogyakarta, telah mengumpulkan 37 poin. Ia mencatatkan lima kali finis di posisi teratas: lima di Thailand, podium di Brasil, kegagalan menyelesaikan balapan di Amerika Serikat, dan finis keenam di Spanyol. Poin tersebut menempatkannya di puncak klasemen Rookie of the Year, melampaui juara Red Bull Rookies Cup 2025, Brian Uriate yang hanya mengumpulkan 28 poin.

Di klasemen Moto3 keseluruhan, Veda menempati posisi keenam, sementara Uriate berada di urutan kesembilan. Selisih enam poin ini menjadi sorotan utama mengingat kedua rider berasal dari tim yang berbeda; Veda mengendarai Honda Team Asia, sedangkan Uriate membela Red Bull KTM Ajo.

Balapan Spanyol 2026: Kegagalan Uriate memanfaatkan grid depan

Pada Sabtu sebelum balapan, Uriate berhasil mencatatkan start dari baris kedua, tepatnya posisi kelima di grid. Sementara rekan setimnya, Alvaro Carpe, memulai dari baris pertama. Kedua rider tampil stabil selama sesi latihan dan kualifikasi, menimbulkan ekspektasi tinggi akan hasil akhir.

Namun, realita di lintasan berbeda. Carpe kehilangan ritme di tengah grup terdepan, sementara Uriate mengalami penurunan performa yang lebih signifikan. Ia terpaksa turun ke posisi ke‑11 pada garis finish, jauh dari harapan tim dan penggemar. Manajer Red Bull KTM Ajo, Niklas Ajo, mengungkapkan kekecewaannya: “Hari Minggu ini agak sedikit mengecewakan. Kami memulai dengan cukup baik pada hari Jumat dan Sabtu, tetapi sayangnya, hasil hari ini tidak sesuai harapan kami.”

Pembelaan Uriate dan prospek masa depan

Setelah hasil di Spanyol, Uriate berusaha memberikan pembelaan. Ia menekankan bahwa faktor cuaca, strategi pit stop, dan tekanan kompetitor menjadi penyebab utama turunnya performa. Selain itu, ia mengakui bahwa tim harus lebih optimal dalam pengaturan mesin dan taktik balapan untuk mengatasi keunggulan Veda yang kini didukung penuh oleh Honda Team Asia.

Peluang Uriate untuk tetap bersaing dalam perebutan Rookie of the Year masih terbuka, mengingat sisa musim masih menyisakan beberapa seri penting di Eropa. Jika ia mampu kembali ke podium, selisih poin dapat berkurang secara signifikan.

Langkah selanjutnya bagi Veda dan Uriate

  • Veda dipastikan menjadi incaran tim papan atas untuk musim 2027. Berita beredar bahwa Aspar Team sedang memantau performanya dengan serius.
  • Uriate harus memperbaiki konsistensi balap dan meningkatkan koordinasi dengan tim teknisnya, terutama dalam mengoptimalkan mesin KTM.
  • Kedua rider diprediksi akan berfokus pada peningkatan qualifying agar dapat menghindari situasi serupa di sirkuit berikutnya.

Persaingan antara Veda Ega Pratama dan Brian Uriate di Moto3 2026 menandai babak baru dalam pengembangan talenta balap motor Indonesia. Sementara Veda menatap peluang naik kelas, Uriate berupaya bangkit dari kegagalan di Spanyol agar tetap relevan dalam perebutan gelar Rookie of the Year.

About the Author

Marshauwn Marshauwn Agatho Avatar