Bernardo Tavares Ungkap Strategi Baru, Arema vs Persebaya Jadi Pertarungan Taktik Epik!

Back to Bali – 28 April 2026 | Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, kembali menjadi sorotan menjelang derbi Jawa Timur kedua antara Arema FC dan..

2 minutes

Read Time

Bernardo Tavares Ungkap Strategi Baru, Arema vs Persebaya Jadi Pertarungan Taktik Epik!

Back to Bali – 28 April 2026 | Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, kembali menjadi sorotan menjelang derbi Jawa Timur kedua antara Arema FC dan Persebaya Surabaya. Pertandingan yang dijadwalkan pada pekan ke‑30 Liga Super 2025/2026 tidak hanya menjadi laga penentu tiga angka, melainkan juga arena ujian taktik bagi dua pelatih dengan karakter berbeda.

Latihan Mentalitas dan Persiapan Persebaya

Tavares menegaskan pentingnya mentalitas tinggi bagi timnya menjelang laga sengit melawan Arema. Ia menyebut bahwa seluruh skuad Persebaya sudah tak sabar untuk menorehkan kemenangan di derbi Jatim, menyingkirkan keraguan yang sempat muncul setelah hasil imbang 1‑1 pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo.

Setelah kekalahan yang memaksa Eduardo Perez terdepak, Tavares mengambil alih kepemimpinan dan segera menunjukkan perubahan. Kemenangan 2‑0 atas Malut United di kandang menjadi sinyal kebangkitan, sekaligus membuktikan bahwa Bajol Ijo mampu mengimplementasikan pola permainan yang lebih agresif.

Catatan Arema dan Ujian Bagi Marcos Santos

Sementara itu, Arema FC memasuki laga dengan catatan impresif. Tim berjuluk Singo Edan berhasil meraih tiga pertandingan nirbobol beruntun, termasuk hasil imbang melawan Persib Bandung. Marcos Santos, pelatih Arema, menilai pertemuan dengan Persebaya sebagai ujian taktik yang menantang, mengingat perbedaan filosofi antara kedua pelatih.

Santos menambahkan bahwa Arema harus mampu menyesuaikan strategi di lapangan, mengingat Persebaya kini tampil lebih percaya diri di bawah asuhan Tavares. Kedua pelatih diperkirakan akan mengatur formasi dan pergantian pemain secara cermat untuk memanfaatkan kelemahan lawan.

Pindah Lokasi dan Tanpa Penonton: Faktor Eksternal

Keputusan menyelenggarakan pertandingan di Bali tanpa penonton menjadi faktor eksternal yang memengaruhi kedua tim. Tavares mengakui bahwa situasi ini berada di luar kendali mereka, namun menegaskan bahwa semangat juang tidak akan berkurang meski tanpa sorakan Bonek maupun Aremania.

Penyesuaian logistik, termasuk aklimatisasi ke lapangan baru, menjadi tantangan tambahan. Namun, pelatih Persebaya menegaskan bahwa fokus utama tetap pada taktik dan konsistensi performa tim.

Strategi Taktik dan Karakter Pelatih

Menurut Tavares, kunci kemenangan terletak pada penerapan pressing tinggi dan transisi cepat, sekaligus menjaga kekompakan lini pertahanan. Ia berharap pemain sayap dapat memberikan kontribusi ofensif yang lebih tajam, memanfaatkan ruang di sisi lapangan yang sering terbuka saat Arema menekan.

Santos, di sisi lain, menekankan pentingnya kontrol bola dan pengaturan tempo permainan. Pelatih Arema berencana menggunakan formasi 4‑3‑3 yang fleksibel, dengan peran penyerang utama yang dapat beralih menjadi playmaker bila diperlukan.

Harapan Kedua Tim dan Dampak Liga

Jika Persebaya berhasil mengalahkan Arema, peluang mereka untuk naik peringkat klasemen akan meningkat signifikan, mengingat jarak poin yang masih tipis di papan tengah. Sebaliknya, kegagalan Arema dapat memutus momentum tiga kemenangan beruntun yang sedang mereka jalani.

Kedua tim menyadari bahwa hasil pertandingan tidak hanya memengaruhi posisi klasemen, melainkan juga moral pemain menjelang sisa musim. Oleh karena itu, intensitas latihan dan persiapan mental menjadi prioritas utama menjelang laga yang dijadwalkan di Bali.

Dengan segala faktor – taktik, mentalitas, dan kondisi lapangan yang unik – derbi Jatim kali ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling dramatis di Liga Super 2025/2026.

About the Author

Pontus Pontus Avatar