Back to Bali – 30 April 2026 | Pada Rabu malam, 29 April 2024, DICK’S Sporting Goods Park di Commerce City menjadi saksi duel sengit antar dua tim berbasis Colorado dalam laga Lamar Hunt U.S. Open Cup putaran ke-16. Colorado Rapids, tim MLS yang menjadi tuan rumah, menantang Colorado Springs Switchbacks FC, perwakilan USL Championship, dalam sebuah pertandingan yang tidak hanya menegangkan secara taktik tetapi juga sarat dengan kebanggaan negara bagian.
Latihan Intens dan Antisipasi Rivalitas In‑State
Pertemuan ini memiliki nilai lebih karena kedua tim bersaing dalam satu wilayah yang sama, menjadikan rivalitas I‑25 semakin memanas. Bagi Rapids, kemenangan berarti melaju ke perempat final kompetisi tertua di Amerika Serikat, sementara Switchbacks berambisi menorehkan kejutan besar melampaui ekspektasi mereka di level yang lebih tinggi.
Suasana Stadion dan Fasilitas Pendukung
Stadion DICK’S Sporting Goods Park dipenuhi suporter yang bersemangat, baik yang menonton langsung maupun yang mengikuti lewat siaran streaming Paramount+. Tiket tunggal masih tersedia melalui situs resmi Rapids, dan parkir di arena disediakan secara gratis, memudahkan ribuan penggemar untuk hadir. Sebelum pertandingan, pihak penyelenggara juga menekankan protokol kesehatan melalui panduan resmi, memastikan keamanan semua pihak di tengah situasi pandemi yang masih menjadi perhatian.
Susunan Pemain Colorado Rapids
- Nico Hansen (GK)
- Reggie Cannon (RB)
- Noah Cobb (CB)
- Lucas Herrington (CB)
- Miguel Navarro (LB)
- Hamzat Ojediran (RM)
- Josh Atencio (CM)
- Wayne Frederick (CM)
- Darren Yapi (LM)
- Rafael Navarro (C)
- Alexis Manyoma (FW)
Di lini depan, Zack Steffen berada di bangku cadangan siap menggantikan Hansen bila diperlukan, sementara pemain seperti Rob Holding dan Kosi Thompson menanti giliran mereka untuk mengubah dinamika pertandingan.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim memulai laga dengan intensitas tinggi. Rapids mengandalkan kecepatan sayap kanan Hamzat Ojediran dan keuletan Darren Yapi di sayap kiri untuk menciptakan peluang. Sementara Switchbacks menampilkan pressing agresif, memaksa Rapids melakukan clearing berulang kali. Hingga akhir babak pertama, skor masih tertahan 0-0, meski beberapa tembakan menguji ketangguhan kiper Nico Hansen.
Pada babak kedua, tekanan meningkat. Reggie Cannon bersama Noah Cobb berhasil menahan serangan balik Switchbacks, sementara Rafael Navarro mencoba menembus pertahanan lawan dengan gerakan melecut. Di menit ke‑78, sebuah tendangan bebas dari Josh Atencio hampir menambah keunggulan Rapids, namun bola melambung melewati tiang gawang.
Setelah waktu reguler usai tanpa gol, kedua tim melanjutkan ke perpanjangan waktu. Meskipun peluang semakin terbuka, pertahanan kedua belah pihak tetap solid, dan pertandingan berujung pada adu penalti.
Adu Penalti yang Menentukan
Dalam sorotan final, Colorado Rapids mengeksekusi lima tendangan penalti dengan sempurna, dipimpin oleh kapten Rafael Navarro yang menambah satu gol penting. Switchbacks, meski berusaha keras, gagal mengkonversi dua tendangan mereka, memberi Rapids kemenangan 5-3 dalam seri penalti. Zack Steffen, yang masuk menggantikan Hansen pada menit-menit akhir, melakukan dua penyelamatan krusial yang menjadi faktor penentu.
Reaksi Pasca Pertandingan
Pelatih Rapids mengapresiasi mentalitas juara timnya, menekankan pentingnya konsistensi dalam kompetisi knockout. “Kami tahu lawan kami tangguh, namun kesiapan mental dan kedalaman skuad membuat kami berhasil melewati tantangan ini,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga.
Sementara itu, pelatih Switchbacks mengakui kekalahan dengan sportif, menyatakan bahwa pengalaman ini akan menjadi batu loncatan bagi para pemain muda mereka untuk tampil lebih baik di kompetisi mendatang.
Implikasi ke Perempat Final
Kemenangan ini mengantarkan Colorado Rapids ke babak perempat final US Open Cup, di mana mereka akan menghadapi lawan yang masih belum ditentukan secara resmi pada saat penulisan artikel ini. Dengan momentum kemenangan di tanah sendiri, Rapids berharap dapat melaju lebih jauh, memperkuat reputasi mereka dalam turnamen bergengsi ini.
Di sisi lain, Switchbacks kembali ke liga USL Championship dengan pelajaran berharga dari laga melawan tim MLS. Mereka bertekad memperbaiki performa dan kembali menantang di kompetisi domestik.
Secara keseluruhan, pertandingan Colorado Rapids vs Colorado Springs Switchbacks FC tidak hanya memberikan hiburan sepakbola berkualitas, melainkan juga menegaskan betapa pentingnya semangat kompetitif dalam turnamen terbuka seperti US Open Cup. Kedua tim menunjukkan komitmen tinggi, menjanjikan pertarungan menarik di masa mendatang.













